<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangkai Lumba-Lumba Terdampar di Bibir Pantai Pulau Penibung</title><description>Warga Desa Penibung, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat menemukan bangkai lumba-lumba terdampar di tepi pantai Pulau Penibung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/25/340/2083344/bangkai-lumba-lumba-terdampar-di-bibir-pantai-pulau-penibung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/25/340/2083344/bangkai-lumba-lumba-terdampar-di-bibir-pantai-pulau-penibung"/><item><title>Bangkai Lumba-Lumba Terdampar di Bibir Pantai Pulau Penibung</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/25/340/2083344/bangkai-lumba-lumba-terdampar-di-bibir-pantai-pulau-penibung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/25/340/2083344/bangkai-lumba-lumba-terdampar-di-bibir-pantai-pulau-penibung</guid><pubDate>Kamis 25 Juli 2019 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/25/340/2083344/bangkai-lumba-lumba-terdampar-di-bibir-pantai-pulau-penibung-bBvhEG3tGN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bangkai Lumba-Lumba Terdampar di Bibir Pantai Pulau Penimbung (foto: Ade Putra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/25/340/2083344/bangkai-lumba-lumba-terdampar-di-bibir-pantai-pulau-penibung-bBvhEG3tGN.jpg</image><title>Bangkai Lumba-Lumba Terdampar di Bibir Pantai Pulau Penimbung (foto: Ade Putra/Okezone)</title></images><description>MEMPAWAH - Warga Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat menemukan bangkai seekor lumba-lumba terdampar di tepi pantai Pulau Penibung, Selasa 23 Juli 2019.

Bangkai lumba-lumba sepanjang satu setengah meter itu mengundang perhatian warga. Puluhan orang berduyun-duyun dan silih berganti mendatangi lokasi untuk menyaksikannya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Lumba-Lumba Tak Bersirip Ditemukan Mati Hampir Membusuk di Riau
Lumba-lumba ini awalnya ditemukan seorang warga bernama M. Apriadi. Ia mengatakan, penemuan lumba-lumba tersebut bermula saat dirinya berkeliling Pulau Penibung bersama rekannya.

&quot;Lalu saya melihat tepi pantai ada seekor lumba-lumba dalam keadaan utuh namun sudah mati,&quot; kata Apriadi, Kamis (25/7/2019).

Saat diperiksa, terdapat luka di bagian tubuh lumba-lumba itu. Seperti terkena bebatuan. Kulitnya juga sudah banyak yang mengelupas. Terutama di bagian ekor.

Setelah menemukan ikan lumba-lumba tersebut dia dan rekannya langsung mencoba mengangkat dari dalam air untuk dibawa ke daratan agar tidak terapung dan membusuk.

Karena berat dan berada di bebatuan tebing yang curam dia bersama teman tidak mampu untuk menaik ikan tersebut ke daratan.

&quot;Akhirnya kami pulang dan memberitahu kepada nelayan dan warga untuk membantu mengangkat ikan yang masih berada di dalam air itu,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Heboh! Lumba-Lumba Muncul di Sungai Kualuh
Dia tak mengetahui penyebab matinya lumba-lumba tersebut. Kemungkinan, kata dia, bisa karena perbedaan kadar air, racun dan lain sebagainya.

&amp;ldquo;Kita tak mengetahui apa yang menyebabkan matinya lumba-lumba itu, mungkin ahli hewan yang dapat memastikannya,&amp;rdquo; terang dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNy8yNC80LzEyMDMyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>MEMPAWAH - Warga Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat menemukan bangkai seekor lumba-lumba terdampar di tepi pantai Pulau Penibung, Selasa 23 Juli 2019.

Bangkai lumba-lumba sepanjang satu setengah meter itu mengundang perhatian warga. Puluhan orang berduyun-duyun dan silih berganti mendatangi lokasi untuk menyaksikannya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Lumba-Lumba Tak Bersirip Ditemukan Mati Hampir Membusuk di Riau
Lumba-lumba ini awalnya ditemukan seorang warga bernama M. Apriadi. Ia mengatakan, penemuan lumba-lumba tersebut bermula saat dirinya berkeliling Pulau Penibung bersama rekannya.

&quot;Lalu saya melihat tepi pantai ada seekor lumba-lumba dalam keadaan utuh namun sudah mati,&quot; kata Apriadi, Kamis (25/7/2019).

Saat diperiksa, terdapat luka di bagian tubuh lumba-lumba itu. Seperti terkena bebatuan. Kulitnya juga sudah banyak yang mengelupas. Terutama di bagian ekor.

Setelah menemukan ikan lumba-lumba tersebut dia dan rekannya langsung mencoba mengangkat dari dalam air untuk dibawa ke daratan agar tidak terapung dan membusuk.

Karena berat dan berada di bebatuan tebing yang curam dia bersama teman tidak mampu untuk menaik ikan tersebut ke daratan.

&quot;Akhirnya kami pulang dan memberitahu kepada nelayan dan warga untuk membantu mengangkat ikan yang masih berada di dalam air itu,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Heboh! Lumba-Lumba Muncul di Sungai Kualuh
Dia tak mengetahui penyebab matinya lumba-lumba tersebut. Kemungkinan, kata dia, bisa karena perbedaan kadar air, racun dan lain sebagainya.

&amp;ldquo;Kita tak mengetahui apa yang menyebabkan matinya lumba-lumba itu, mungkin ahli hewan yang dapat memastikannya,&amp;rdquo; terang dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNy8yNC80LzEyMDMyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
