<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PAN Harap Pertemuan Prabowo-Megawati Bukan Berbagi Kekuasaan </title><description>Saleh berharap pertemuan kedua tokoh nasional itu tak diartikan sebagai upaya untuk bagi-bagi kursi dan jabatan pasca-pilpres</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/25/605/2083277/pan-harap-pertemuan-prabowo-megawati-bukan-berbagi-kekuasaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/25/605/2083277/pan-harap-pertemuan-prabowo-megawati-bukan-berbagi-kekuasaan"/><item><title>PAN Harap Pertemuan Prabowo-Megawati Bukan Berbagi Kekuasaan </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/25/605/2083277/pan-harap-pertemuan-prabowo-megawati-bukan-berbagi-kekuasaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/25/605/2083277/pan-harap-pertemuan-prabowo-megawati-bukan-berbagi-kekuasaan</guid><pubDate>Kamis 25 Juli 2019 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/25/605/2083277/pan-harap-pertemuan-prabowo-megawati-bukan-berbagi-kekuasaan-2mlDqEBrdL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo bertemu Megawati di Teuku Umar, Jakarta (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/25/605/2083277/pan-harap-pertemuan-prabowo-megawati-bukan-berbagi-kekuasaan-2mlDqEBrdL.jpg</image><title>Prabowo bertemu Megawati di Teuku Umar, Jakarta (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesai Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dia berharap pertemuan itu membawa dampak besar bagi masyarakat.
&amp;ldquo;Semoga pertemuan itu membawa dampak besar bagi masyarakat,&amp;rdquo; tutur Saleh kepada Okezone di Jakarta, Kamis (25/7/2019).
Saleh juga berharap pertemuan kedua tokoh nasional itu tak diartikan sebagai upaya untuk bagi-bagi kursi dan jabatan pasca-pilpres.
&amp;ldquo;Diharapkan juga agar pertemuan itu bukan soal bagi-bagi kursi dan jabatan. Sebab, terlalu simplistis jika pertemuan tokoh-tokoh penting hanya bicara soal itu,&amp;rdquo; tegasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Prabowo dan Megawati Bertemu, Alumni 212: Tak Ada Makan Siang Gratis&amp;nbsp;

Memang diakuinya, langkah politik pasca-Pilpres 2019 kemarin sedang ditunggu masyarakat. Pasalnya, hingga sekarang, mantan Danjen Kopassus enggan menyerukan sikap politiknya.

&amp;ldquo;Prabowo juga mesti menyadari bahwa langkah dan sikap politiknya sedang diamati dan ditunggu masyarakat. Karena itu, alangkah indahnya jika Prabowo mendengar suara, aspirasi, dan masukan mereka,&amp;rdquo; ujar Saleh.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pasca-Politik Nasi Goreng Megawati, Prabowo di Antara Kekuasaan dan Elektoral 2024</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesai Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dia berharap pertemuan itu membawa dampak besar bagi masyarakat.
&amp;ldquo;Semoga pertemuan itu membawa dampak besar bagi masyarakat,&amp;rdquo; tutur Saleh kepada Okezone di Jakarta, Kamis (25/7/2019).
Saleh juga berharap pertemuan kedua tokoh nasional itu tak diartikan sebagai upaya untuk bagi-bagi kursi dan jabatan pasca-pilpres.
&amp;ldquo;Diharapkan juga agar pertemuan itu bukan soal bagi-bagi kursi dan jabatan. Sebab, terlalu simplistis jika pertemuan tokoh-tokoh penting hanya bicara soal itu,&amp;rdquo; tegasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Prabowo dan Megawati Bertemu, Alumni 212: Tak Ada Makan Siang Gratis&amp;nbsp;

Memang diakuinya, langkah politik pasca-Pilpres 2019 kemarin sedang ditunggu masyarakat. Pasalnya, hingga sekarang, mantan Danjen Kopassus enggan menyerukan sikap politiknya.

&amp;ldquo;Prabowo juga mesti menyadari bahwa langkah dan sikap politiknya sedang diamati dan ditunggu masyarakat. Karena itu, alangkah indahnya jika Prabowo mendengar suara, aspirasi, dan masukan mereka,&amp;rdquo; ujar Saleh.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pasca-Politik Nasi Goreng Megawati, Prabowo di Antara Kekuasaan dan Elektoral 2024</content:encoded></item></channel></rss>
