<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPP: Pertambahan Anggota Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Lebih dari 1 Partai</title><description>Arsul Sani meyakini tidak ada penambahan anggota koalisi secara signifikan di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/26/605/2084115/ppp-pertambahan-anggota-koalisi-jokowi-ma-ruf-tak-lebih-dari-1-partai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/26/605/2084115/ppp-pertambahan-anggota-koalisi-jokowi-ma-ruf-tak-lebih-dari-1-partai"/><item><title>PPP: Pertambahan Anggota Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Lebih dari 1 Partai</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/26/605/2084115/ppp-pertambahan-anggota-koalisi-jokowi-ma-ruf-tak-lebih-dari-1-partai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/26/605/2084115/ppp-pertambahan-anggota-koalisi-jokowi-ma-ruf-tak-lebih-dari-1-partai</guid><pubDate>Jum'at 26 Juli 2019 19:27 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/26/605/2084115/ppp-pertambahan-anggota-koalisi-jokowi-ma-ruf-tak-lebih-dari-1-partai-Waqan8llUP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembubaran TKN (Foto: Fahreza/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/26/605/2084115/ppp-pertambahan-anggota-koalisi-jokowi-ma-ruf-tak-lebih-dari-1-partai-Waqan8llUP.jpg</image><title>Pembubaran TKN (Foto: Fahreza/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani meyakini tidak ada penambahan anggota koalisi secara signifikan di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Kalau pun ada, penambahannya tak akan lebih dari parpol.
&quot;Karena itu saya melihat, kalaupun berandai-andai ada pertambahan anggota koalisi itu tidak akan lebih dari satu partai,&quot; ucap Arsul di Resto Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019).
&quot;Tapi satunya siapa nah itulah biar menjadi keputusannya Pak Jokowi tentu setelah berbicara dengan para ketum parpol,&quot; sambung dia.
Baca Juga: Hadiri Pembubaran TKN, Jokowi: Kita Belum Bahas Penambahan Partai di Koalisi

Arsul melihat Jokowi-Ma'ruf Amin menginginkan adanya checks and balances di pemerintahannya. Karena itu, ia yakin petahana akan menghargai adanya kelompok oposisi dalam rangka perkembangan demokrasi di Indonesia.
&quot;Kalau saya melihat meskipun pemerintah ingin mendapatkan dukungan yang kuat di parlemen, namun tentu Pak Jokowi-Ma'ruf dan kami semua ada kekuatan check and balances di DPR yang masih lumayan kuat,&quot; jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Harian TKN Jokowi-Ma'ruf, Moeldoko, berbicara soal 'koalisi klus-plus.' Menurut dia, tak tertutup kemungkinan KIK akan kedatangan anggota baru.
&quot;Ya bisa aja koalisi yang kemarin terbangun lalu ada tambahan lagi, itu namanya plus-plus,&quot; jelas Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 25 Juli 2019.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani meyakini tidak ada penambahan anggota koalisi secara signifikan di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Kalau pun ada, penambahannya tak akan lebih dari parpol.
&quot;Karena itu saya melihat, kalaupun berandai-andai ada pertambahan anggota koalisi itu tidak akan lebih dari satu partai,&quot; ucap Arsul di Resto Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019).
&quot;Tapi satunya siapa nah itulah biar menjadi keputusannya Pak Jokowi tentu setelah berbicara dengan para ketum parpol,&quot; sambung dia.
Baca Juga: Hadiri Pembubaran TKN, Jokowi: Kita Belum Bahas Penambahan Partai di Koalisi

Arsul melihat Jokowi-Ma'ruf Amin menginginkan adanya checks and balances di pemerintahannya. Karena itu, ia yakin petahana akan menghargai adanya kelompok oposisi dalam rangka perkembangan demokrasi di Indonesia.
&quot;Kalau saya melihat meskipun pemerintah ingin mendapatkan dukungan yang kuat di parlemen, namun tentu Pak Jokowi-Ma'ruf dan kami semua ada kekuatan check and balances di DPR yang masih lumayan kuat,&quot; jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Harian TKN Jokowi-Ma'ruf, Moeldoko, berbicara soal 'koalisi klus-plus.' Menurut dia, tak tertutup kemungkinan KIK akan kedatangan anggota baru.
&quot;Ya bisa aja koalisi yang kemarin terbangun lalu ada tambahan lagi, itu namanya plus-plus,&quot; jelas Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 25 Juli 2019.</content:encoded></item></channel></rss>
