<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR: KSAD Harus Intensifkan Pencarian Heli MI-17 </title><description>Peremajaan alat utama sistem persenjatan (Alutsista) TNI penting guna menghindari terjadinya kecelakaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/30/337/2085662/dpr-ksad-harus-intensifkan-pencarian-heli-mi-17</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/30/337/2085662/dpr-ksad-harus-intensifkan-pencarian-heli-mi-17"/><item><title>DPR: KSAD Harus Intensifkan Pencarian Heli MI-17 </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/30/337/2085662/dpr-ksad-harus-intensifkan-pencarian-heli-mi-17</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/30/337/2085662/dpr-ksad-harus-intensifkan-pencarian-heli-mi-17</guid><pubDate>Selasa 30 Juli 2019 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/30/337/2085662/dpr-ksad-harus-intensifkan-pencarian-heli-mi-17-lPZyTtkQl1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi helikopter (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/30/337/2085662/dpr-ksad-harus-intensifkan-pencarian-heli-mi-17-lPZyTtkQl1.jpg</image><title>Ilustrasi helikopter (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pencarian Helikopter MI-17 masih belum membuahkan hasil. DPR pun mengharapkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengintensifkan pencarian helikopter yang hilang lebih dari sebulan itu.&amp;nbsp;
&quot;Mestinya begitu (KSAD intensifkan upaya pencarian),&quot; kata Anggota Komisi I DPR RI Sukamta, Jakarta, Selasa (30/7/2019).
Sukamta menuturkan, meski kemungkinan untuk menemukan awak helikopter dalam keadaan selamat kecil. Namun, dalam proses pencarian harus tetap ditanamkan harapan kalau korban selamat.
&quot;Tentu berharap yang terbaik (bagi para awak dan penumpang Helikopter MI-17),&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;KASAD Tegaskan Pencarian Helikopter MI-17 di Papua Terus Dilakukan
Sukamta juga mendorong pentingnya peremajaan alat utama sistem persenjatan (Alutsista) TNI guna menghindari terjadinya kecelakaan.

Pengamat militer Sidratahta Mukhtar menilai proses pencarian Helikopter MI-17 memang belum maksimal. Ia menyarankan, KSAD menggandeng instansi lain dalam proses pencarian, bisa dengan Basarnas, atau lembaga pemerintah lainnya.
&quot;Saya belum lihat KSAD mengambil tindakan cepat. Belum maksimal,&quot; ujarnya.
Ia menegaskan, jangan sampai ada komunikasi yang buruk antar-instansi, karena sudah semestinya semua bersinergi. &quot;Saya menduga itu. Memang dalam banyak hal ada kaitannya dengan regenerasi di TNI yang terlalu politis yang secara strategis menghambat dalam membangun koordinasi,&quot; tuturnya.
Helikopter dengan nomor registrasi HA-5138 hilang pada Jumat 28 Juni setelah terbang dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. Helikopter mengangkut 12 orang untuk mengirim logistik prajurit.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ritual Bakar Batu Digelar untuk Temukan Helikopter TNI AD yang Hilang Kontak di Papua</description><content:encoded>JAKARTA - Pencarian Helikopter MI-17 masih belum membuahkan hasil. DPR pun mengharapkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengintensifkan pencarian helikopter yang hilang lebih dari sebulan itu.&amp;nbsp;
&quot;Mestinya begitu (KSAD intensifkan upaya pencarian),&quot; kata Anggota Komisi I DPR RI Sukamta, Jakarta, Selasa (30/7/2019).
Sukamta menuturkan, meski kemungkinan untuk menemukan awak helikopter dalam keadaan selamat kecil. Namun, dalam proses pencarian harus tetap ditanamkan harapan kalau korban selamat.
&quot;Tentu berharap yang terbaik (bagi para awak dan penumpang Helikopter MI-17),&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;KASAD Tegaskan Pencarian Helikopter MI-17 di Papua Terus Dilakukan
Sukamta juga mendorong pentingnya peremajaan alat utama sistem persenjatan (Alutsista) TNI guna menghindari terjadinya kecelakaan.

Pengamat militer Sidratahta Mukhtar menilai proses pencarian Helikopter MI-17 memang belum maksimal. Ia menyarankan, KSAD menggandeng instansi lain dalam proses pencarian, bisa dengan Basarnas, atau lembaga pemerintah lainnya.
&quot;Saya belum lihat KSAD mengambil tindakan cepat. Belum maksimal,&quot; ujarnya.
Ia menegaskan, jangan sampai ada komunikasi yang buruk antar-instansi, karena sudah semestinya semua bersinergi. &quot;Saya menduga itu. Memang dalam banyak hal ada kaitannya dengan regenerasi di TNI yang terlalu politis yang secara strategis menghambat dalam membangun koordinasi,&quot; tuturnya.
Helikopter dengan nomor registrasi HA-5138 hilang pada Jumat 28 Juni setelah terbang dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. Helikopter mengangkut 12 orang untuk mengirim logistik prajurit.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ritual Bakar Batu Digelar untuk Temukan Helikopter TNI AD yang Hilang Kontak di Papua</content:encoded></item></channel></rss>
