<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JK : Bukan Tak Mungkin Gerindra-PDIP Berkoalisi</title><description>Kalau Gerindra-PDIP kan sudah pernah berkoalisi. Malah 2009 berpasagan. Ibu Mega (calon) presiden, Prabowo wakilnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/30/605/2085475/jk-bukan-tak-mungkin-gerindra-pdip-berkoalisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/30/605/2085475/jk-bukan-tak-mungkin-gerindra-pdip-berkoalisi"/><item><title>JK : Bukan Tak Mungkin Gerindra-PDIP Berkoalisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/30/605/2085475/jk-bukan-tak-mungkin-gerindra-pdip-berkoalisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/30/605/2085475/jk-bukan-tak-mungkin-gerindra-pdip-berkoalisi</guid><pubDate>Selasa 30 Juli 2019 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/30/605/2085475/jk-bukan-tak-mungkin-gerindra-pdip-berkoalisi-TM7Y9LtwaY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Jusuf Kalla</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/30/605/2085475/jk-bukan-tak-mungkin-gerindra-pdip-berkoalisi-TM7Y9LtwaY.jpg</image><title>Wapres Jusuf Kalla</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK mengatakan, bukan tidak mungkin Gerindra dan PDI Perjuangan (PDIP) berkoalisi dalam satu pemerintahan.

Apalagi, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto pernah berpasangan di Pilpres 2009.

&quot;Kalau Gerindra-PDIP kan sudah pernah berkoalisi. Malah 2009 berpasagan. Ibu Mega (calon) presiden, Prabowo wakilnya. Bahwa itu berkoalisi bukannya tak mungkin. Sudah pernah,&quot; ujar JK di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (30/7/2019).



Namun, keputusan berkoalisinya Gerindra-PDIP tergantung Prabowo dan Jokowi. Ia menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada pihak terkait.

&quot;Tentang apakah itu Gerindra masuk koalisi, itu terserah Pak Jokowi dan Pak Prabowo, dan juga koalisi pemerintah yang ada,&quot; kata JK.

Baca Juga: JK: Azwar Hasan Bukan Pendukung Gerakan Radikal Islam
Baca Juga: JK Ingatkan Potensi Kerawanan Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan

JK mengibaratkan koalisi seperti perkawinan. Dalam perkawinan harus mendapat persetujuan pihak keluarga.

&quot;Karena kalau mau kawin kan harus ada persetujuan yang kawin dan keluarga dekat. Anggaplah partai itu keluarga dekat. Kalau keluarga tak setuju, ya susah juga kawin,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK mengatakan, bukan tidak mungkin Gerindra dan PDI Perjuangan (PDIP) berkoalisi dalam satu pemerintahan.

Apalagi, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto pernah berpasangan di Pilpres 2009.

&quot;Kalau Gerindra-PDIP kan sudah pernah berkoalisi. Malah 2009 berpasagan. Ibu Mega (calon) presiden, Prabowo wakilnya. Bahwa itu berkoalisi bukannya tak mungkin. Sudah pernah,&quot; ujar JK di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (30/7/2019).



Namun, keputusan berkoalisinya Gerindra-PDIP tergantung Prabowo dan Jokowi. Ia menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada pihak terkait.

&quot;Tentang apakah itu Gerindra masuk koalisi, itu terserah Pak Jokowi dan Pak Prabowo, dan juga koalisi pemerintah yang ada,&quot; kata JK.

Baca Juga: JK: Azwar Hasan Bukan Pendukung Gerakan Radikal Islam
Baca Juga: JK Ingatkan Potensi Kerawanan Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan

JK mengibaratkan koalisi seperti perkawinan. Dalam perkawinan harus mendapat persetujuan pihak keluarga.

&quot;Karena kalau mau kawin kan harus ada persetujuan yang kawin dan keluarga dekat. Anggaplah partai itu keluarga dekat. Kalau keluarga tak setuju, ya susah juga kawin,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
