<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Insiden Kapal Nelayan, Indonesia dan Vietnam Dorong Penyelesaian Negosiasi Batas Maritim </title><description>Beberapa insiden yang melibatkan kapal nelayan Vietnam telah terjadi di wilayah laut Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/31/18/2085897/cegah-insiden-kapal-nelayan-indonesia-dan-vietnam-dorong-penyelesaian-negosiasi-batas-maritim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/07/31/18/2085897/cegah-insiden-kapal-nelayan-indonesia-dan-vietnam-dorong-penyelesaian-negosiasi-batas-maritim"/><item><title>Cegah Insiden Kapal Nelayan, Indonesia dan Vietnam Dorong Penyelesaian Negosiasi Batas Maritim </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/07/31/18/2085897/cegah-insiden-kapal-nelayan-indonesia-dan-vietnam-dorong-penyelesaian-negosiasi-batas-maritim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/07/31/18/2085897/cegah-insiden-kapal-nelayan-indonesia-dan-vietnam-dorong-penyelesaian-negosiasi-batas-maritim</guid><pubDate>Rabu 31 Juli 2019 14:26 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/31/18/2085897/cegah-insiden-kapal-nelayan-indonesia-dan-vietnam-dorong-penyelesaian-negosiasi-batas-maritim-EGUaWqzUNI.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu RI, Retno Marsudi dan Menlu Vietnam, Pham Binh Minh dalam pertemuan di Bangkok, 30 Juli 2019. (Foto: Dok. Kemlu RI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/31/18/2085897/cegah-insiden-kapal-nelayan-indonesia-dan-vietnam-dorong-penyelesaian-negosiasi-batas-maritim-EGUaWqzUNI.jpeg</image><title>Menlu RI, Retno Marsudi dan Menlu Vietnam, Pham Binh Minh dalam pertemuan di Bangkok, 30 Juli 2019. (Foto: Dok. Kemlu RI)</title></images><description>BANGKOK - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno L.P. Marsudi pada Selasa, 30 Juli melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri merangkap Deputi Perdana Menteri Viet Nam, Pham Binh Minh, di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN di Bangkok, Thailand.
Pertemuan di Bangkok membahas sebuah isu utama yaitu upaya penyelesaian negosiasi batas maritim (Zona Ekonomi Eksklusif/ZEE) antara Indonesia dan Vietnam. Saat pertemuan tersebut berlangsung, sebuah pertemuan lain yang sifatnya lebih teknis juga digelar di Jakarta, membahas upaya percepatan penyelesaian negosiasi.
BACA JUGA: Viral KRI Ditabrak Kapal Pencuri Ikan Vietnam di Laut Natuna
Dalam pertemuan tersebut, kedua menlu menyambut baik kesepakatan mengenai metodologi untuk perundingan, yang diharapkan akan mempermudah penyelesaian negosiasi. Keduanya juga menyepakati perlunya percepatan penyelesaian penyusulan Provisional Arrangement (PA)  untuk mengatur sementara  wilayah tumpang tindih guna menghindari  kemungkinan munculnya insiden kapal-kapal nelayan di wilayah-wilayah tersebut.
Disamping isu batas maritim, kedua Menlu juga membahas situasi di Laut China Selatan. Secara konsisten Indonesia menyampaikan bahwa perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan perlu terus dijaga.
BACA JUGA: Begini Kronologi Penangkapan 4 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna
Pertemuan ini merupakan bagian dari kegiatan Menlu RI menghadiri rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN dan juga Pertemuan dengan Mitra Wicara ASEAN (AMM/PMC) yang dilaksanakan pada 30 Juli - 2 Agustus 2019 di Bangkok, Thailand.
</description><content:encoded>BANGKOK - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno L.P. Marsudi pada Selasa, 30 Juli melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri merangkap Deputi Perdana Menteri Viet Nam, Pham Binh Minh, di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN di Bangkok, Thailand.
Pertemuan di Bangkok membahas sebuah isu utama yaitu upaya penyelesaian negosiasi batas maritim (Zona Ekonomi Eksklusif/ZEE) antara Indonesia dan Vietnam. Saat pertemuan tersebut berlangsung, sebuah pertemuan lain yang sifatnya lebih teknis juga digelar di Jakarta, membahas upaya percepatan penyelesaian negosiasi.
BACA JUGA: Viral KRI Ditabrak Kapal Pencuri Ikan Vietnam di Laut Natuna
Dalam pertemuan tersebut, kedua menlu menyambut baik kesepakatan mengenai metodologi untuk perundingan, yang diharapkan akan mempermudah penyelesaian negosiasi. Keduanya juga menyepakati perlunya percepatan penyelesaian penyusulan Provisional Arrangement (PA)  untuk mengatur sementara  wilayah tumpang tindih guna menghindari  kemungkinan munculnya insiden kapal-kapal nelayan di wilayah-wilayah tersebut.
Disamping isu batas maritim, kedua Menlu juga membahas situasi di Laut China Selatan. Secara konsisten Indonesia menyampaikan bahwa perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan perlu terus dijaga.
BACA JUGA: Begini Kronologi Penangkapan 4 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna
Pertemuan ini merupakan bagian dari kegiatan Menlu RI menghadiri rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN dan juga Pertemuan dengan Mitra Wicara ASEAN (AMM/PMC) yang dilaksanakan pada 30 Juli - 2 Agustus 2019 di Bangkok, Thailand.
</content:encoded></item></channel></rss>
