<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Amankan 5 Orang saat OTT, KPK: Salah Satunya Direktur Angkasa Pura II</title><description>Febri belum mau merinci siapa nama direktur AP II yang dimaksud.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/01/337/2086164/amankan-5-orang-saat-ott-kpk-salah-satunya-direktur-angkasa-pura-ii</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/01/337/2086164/amankan-5-orang-saat-ott-kpk-salah-satunya-direktur-angkasa-pura-ii"/><item><title>Amankan 5 Orang saat OTT, KPK: Salah Satunya Direktur Angkasa Pura II</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/01/337/2086164/amankan-5-orang-saat-ott-kpk-salah-satunya-direktur-angkasa-pura-ii</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/01/337/2086164/amankan-5-orang-saat-ott-kpk-salah-satunya-direktur-angkasa-pura-ii</guid><pubDate>Kamis 01 Agustus 2019 02:14 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/01/337/2086164/amankan-5-orang-saat-ott-kpk-salah-satunya-direktur-angkasa-pura-ii-qDF8b3paCg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/01/337/2086164/amankan-5-orang-saat-ott-kpk-salah-satunya-direktur-angkasa-pura-ii-qDF8b3paCg.jpg</image><title>Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan lima orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan  PT Angkasa Pura II dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI)&amp;lrm;.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan salah satu dari kelima orang yang ditangkap merupakan direktur di PT Angkasa Pura II.
&quot;Saya kira secara spesifik yang bisa saya sampaikan sekarang unsurnya ya jadi ada unsur direksi atau salah satu direktur di PT AP II,&quot; kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (1/8/2019).
Febri belum mau merinci siapa nama direktur AP II yang dimaksud. Saat ini pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan.
&quot;Kami tentu perlu melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut termasuk mengonfirmasi misalnya terkait dugaan pemberian atau penerimaan uang dari pihak-pihak yang diamankan dalam perkara ini,&quot; ucapnya.

Namun ia menduga, penangkapan itu sendiri diduga lantaran salah satu direksi PT Angkasa Pura II menerima suap terkait proyek yang sedang dikerjakan PT INTI.
&quot;Kami menduga transaksi itu terkait tentu saja dengan pekerjaan atau proyek yang sedang dilakukan di PT AP II, ini akan kami dalami lebih lanjut nantinya,&quot; terangnya.
Dalam OTT ini tambahnya, KPK juga menyita sejumlah uang yang diduga suap. Uang yang disita dalam operasi senyap tersebut sekitar 90 ribu dolar Singapura atau setara Rp1 miliar.
&quot;Ada uang juga dalam bentuk dolar Singapura sekitar lebih dari 90 ribuan dolar Singapura ya atau equivalen (sama dengan) sekitar Rp1 miliar,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan lima orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan  PT Angkasa Pura II dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI)&amp;lrm;.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan salah satu dari kelima orang yang ditangkap merupakan direktur di PT Angkasa Pura II.
&quot;Saya kira secara spesifik yang bisa saya sampaikan sekarang unsurnya ya jadi ada unsur direksi atau salah satu direktur di PT AP II,&quot; kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (1/8/2019).
Febri belum mau merinci siapa nama direktur AP II yang dimaksud. Saat ini pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan.
&quot;Kami tentu perlu melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut termasuk mengonfirmasi misalnya terkait dugaan pemberian atau penerimaan uang dari pihak-pihak yang diamankan dalam perkara ini,&quot; ucapnya.

Namun ia menduga, penangkapan itu sendiri diduga lantaran salah satu direksi PT Angkasa Pura II menerima suap terkait proyek yang sedang dikerjakan PT INTI.
&quot;Kami menduga transaksi itu terkait tentu saja dengan pekerjaan atau proyek yang sedang dilakukan di PT AP II, ini akan kami dalami lebih lanjut nantinya,&quot; terangnya.
Dalam OTT ini tambahnya, KPK juga menyita sejumlah uang yang diduga suap. Uang yang disita dalam operasi senyap tersebut sekitar 90 ribu dolar Singapura atau setara Rp1 miliar.
&quot;Ada uang juga dalam bentuk dolar Singapura sekitar lebih dari 90 ribuan dolar Singapura ya atau equivalen (sama dengan) sekitar Rp1 miliar,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
