<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKB Usulkan BNPB Menjadi Kementerian</title><description>Ada beberapa usulan untuk menggabungkan beberapa kementerian jelang pembentukan kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/02/337/2086978/pkb-usulkan-bnpb-menjadi-kementerian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/02/337/2086978/pkb-usulkan-bnpb-menjadi-kementerian"/><item><title>PKB Usulkan BNPB Menjadi Kementerian</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/02/337/2086978/pkb-usulkan-bnpb-menjadi-kementerian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/02/337/2086978/pkb-usulkan-bnpb-menjadi-kementerian</guid><pubDate>Jum'at 02 Agustus 2019 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/02/337/2086978/pkb-usulkan-bpnb-menjadi-kementerian-lexMbB1Hxt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cak Imin (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/02/337/2086978/pkb-usulkan-bpnb-menjadi-kementerian-lexMbB1Hxt.jpg</image><title>Cak Imin (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan usulan kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin agar meningkatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi sebuah Kementerian.
&quot;Meningkatkan BNPB menjadi kementerian penanggulangan bencana. Itu usulan kita,&quot; kata Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/8/2019).
Memang ada beberapa usulan untuk menggabungkan beberapa kementerian jelang pembentukan kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin.  Seperti mengusulkan Kementrian Industri kembali digabungkan dengan Kementrian Perindustrian.

Baca Juga: PKB Ngarep Kadernya Duduki Kursi Menteri di 3 Kementerian
Wakil Ketua MPR ini pun mengaku tak setuju ihwal adanya rencana penggabungan kembali dua Kementrian seperti dahulu.
&quot;Kurang pas. Karena fokus perdagangan itu lebih eskpor. Sementara industri mengurusi dalam negeri,&quot; jelasnya.
Cak Imin juga mengharapkan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin nantinya Kementrian Dalam Negeri tak digabungakan dengan Kementrian Desa.
Selain itu mengenai adanya dorongan agar Jaksa Agung berasal dari latar belakang non parpol dia menyerahkan sepenuhnya kepada hak prerogatif Presiden.
&quot;Ah itu terserah presiden saja deh. Kita enggak tahu,&quot; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan usulan kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin agar meningkatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi sebuah Kementerian.
&quot;Meningkatkan BNPB menjadi kementerian penanggulangan bencana. Itu usulan kita,&quot; kata Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/8/2019).
Memang ada beberapa usulan untuk menggabungkan beberapa kementerian jelang pembentukan kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin.  Seperti mengusulkan Kementrian Industri kembali digabungkan dengan Kementrian Perindustrian.

Baca Juga: PKB Ngarep Kadernya Duduki Kursi Menteri di 3 Kementerian
Wakil Ketua MPR ini pun mengaku tak setuju ihwal adanya rencana penggabungan kembali dua Kementrian seperti dahulu.
&quot;Kurang pas. Karena fokus perdagangan itu lebih eskpor. Sementara industri mengurusi dalam negeri,&quot; jelasnya.
Cak Imin juga mengharapkan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin nantinya Kementrian Dalam Negeri tak digabungakan dengan Kementrian Desa.
Selain itu mengenai adanya dorongan agar Jaksa Agung berasal dari latar belakang non parpol dia menyerahkan sepenuhnya kepada hak prerogatif Presiden.
&quot;Ah itu terserah presiden saja deh. Kita enggak tahu,&quot; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
