<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bupati Pandeglang: Segera Naik ke Bukit, Jangan Pentingkan Barang-Barang!</title><description>Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta kepada masyarakat Pandeglang di pesisir pantai segera mengungsi ke perbukitan</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/02/337/2087051/bupati-pandeglang-segera-naik-ke-bukit-jangan-pentingkan-barang-barang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/02/337/2087051/bupati-pandeglang-segera-naik-ke-bukit-jangan-pentingkan-barang-barang"/><item><title>Bupati Pandeglang: Segera Naik ke Bukit, Jangan Pentingkan Barang-Barang!</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/02/337/2087051/bupati-pandeglang-segera-naik-ke-bukit-jangan-pentingkan-barang-barang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/02/337/2087051/bupati-pandeglang-segera-naik-ke-bukit-jangan-pentingkan-barang-barang</guid><pubDate>Jum'at 02 Agustus 2019 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Rasyid Ridho </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/02/337/2087051/bupati-pandeglang-segera-naik-ke-bukit-jangan-pentingkan-barang-barang-SANzeiFoof.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/02/337/2087051/bupati-pandeglang-segera-naik-ke-bukit-jangan-pentingkan-barang-barang-SANzeiFoof.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>SERANG - Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta kepada masyarakat Pandeglang di pesisir pantai segera mengungsi ke perbukitan, pasca gempa 7,4.SR mengguncang wilayah Banten, dan berpotensi tsunami, Jumat (2/8/2019) malam.

&quot;Saya minta warga jangan panik dan segera mengungsi ke perbukitan dan jangan dulu mementingkan barang-barang,&quot; kata Irna saat dikonfirmasi.

Irna mengaku sudah berkordinasi dengan para kepala desa dan camat setempat di wilayah pesisir pantai, untuk mengevakuasi warga ke dataran tinggi.

Baca Juga: Gempa M 7,4 di Banten, Berikut 5 Daerah Siaga dan Waspada

&quot;Saya koordinasi dengan camat, Sekda, Polisi serta kepala desa untuk membantu warga evakuasi mengungsi ke dataran tinggi, minimal 200 meter dari pantai,&quot; ungkapnya.

Sejauh ini pantauan di lokasi, kata Irna, wilayah Kecamatan Sumur mati listrik akibat gempa, kendati warga sudah dievakuasi. &quot;Sumur mati lampu, semuanya sudah keperbukitan kami berharap masyarakat tidak panik,&quot; tegasnya.



Ia juga terus berkordinasi dengan BMKG dan BNPB Pusat untuk terus memantau status siaga berpotensi tsunami di wilayah Pandeglang. &quot;Kami sudah koordinasi dengan BMKG terus memantau statusnya,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>SERANG - Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta kepada masyarakat Pandeglang di pesisir pantai segera mengungsi ke perbukitan, pasca gempa 7,4.SR mengguncang wilayah Banten, dan berpotensi tsunami, Jumat (2/8/2019) malam.

&quot;Saya minta warga jangan panik dan segera mengungsi ke perbukitan dan jangan dulu mementingkan barang-barang,&quot; kata Irna saat dikonfirmasi.

Irna mengaku sudah berkordinasi dengan para kepala desa dan camat setempat di wilayah pesisir pantai, untuk mengevakuasi warga ke dataran tinggi.

Baca Juga: Gempa M 7,4 di Banten, Berikut 5 Daerah Siaga dan Waspada

&quot;Saya koordinasi dengan camat, Sekda, Polisi serta kepala desa untuk membantu warga evakuasi mengungsi ke dataran tinggi, minimal 200 meter dari pantai,&quot; ungkapnya.

Sejauh ini pantauan di lokasi, kata Irna, wilayah Kecamatan Sumur mati listrik akibat gempa, kendati warga sudah dievakuasi. &quot;Sumur mati lampu, semuanya sudah keperbukitan kami berharap masyarakat tidak panik,&quot; tegasnya.



Ia juga terus berkordinasi dengan BMKG dan BNPB Pusat untuk terus memantau status siaga berpotensi tsunami di wilayah Pandeglang. &quot;Kami sudah koordinasi dengan BMKG terus memantau statusnya,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
