<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pencari Suaka di Penampungan Kalideres Desak UNHCR Percepat Proses Kepindahan</title><description>Pencari suaka di penampungan Kalideres meminta UNHCR mempercepat proses kepindahan mereka ke negara tujuan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/03/338/2087355/pencari-suaka-di-penampungan-kalideres-desak-unhcr-percepat-proses-kepindahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/03/338/2087355/pencari-suaka-di-penampungan-kalideres-desak-unhcr-percepat-proses-kepindahan"/><item><title>Pencari Suaka di Penampungan Kalideres Desak UNHCR Percepat Proses Kepindahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/03/338/2087355/pencari-suaka-di-penampungan-kalideres-desak-unhcr-percepat-proses-kepindahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/03/338/2087355/pencari-suaka-di-penampungan-kalideres-desak-unhcr-percepat-proses-kepindahan</guid><pubDate>Sabtu 03 Agustus 2019 22:31 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/03/338/2087355/pencari-suaka-di-penampungan-kalideres-desak-unhcr-percepat-proses-kepindahan-95zQMa2qyz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pencari suaka di penampungan Kalideres. (Foto: Alviansyah/Antaranews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/03/338/2087355/pencari-suaka-di-penampungan-kalideres-desak-unhcr-percepat-proses-kepindahan-95zQMa2qyz.jpg</image><title>Pencari suaka di penampungan Kalideres. (Foto: Alviansyah/Antaranews)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pencari suaka di lokasi penampungan bekas Kodim Kalideres, Jakarta Barat, mendesak Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) mempercepat proses administrasi untuk kepindahan mereka.
&quot;Indonesia bukan negara tujuan kami, di sini hanya transit saja. Yang kami inginkan, PBB bisa segera urus kepindahan kami ke negara penerima suaka,&quot; ujar Hamid, salah satu pencari suaka asal Sudan, Sabtu (3/8/2019), seperti dikutip dari Antaranews.
Baca juga:   Pencari Suaka di Kebon Sirih Dipindah ke Kalideres&amp;nbsp;
 
Para pencari suaka seperti halnya Hamid mengharapkan bisa segera diproses kepindahan ke negara-negara penerima suaka seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

&quot;Memang Indonesia tidak menandatangani Konvensi Jenewa Tahun 1951 tentang Pengungsi, sehingga kami di sini tidak bisa bekerja dan hanya menunggu bantuan,&quot; ujar Hamid.
Baca juga:   Dipindah ke Kalideres, Ratusan Pencari Suaka Menempati 6 Tenda Besar&amp;nbsp;
 
Ia mengatakan, UNHCR sebagai lembaga tertinggi untuk masalah pengungsi semestinya mempercepat pemenuhan hak-hak pengungsi mendapatkan tempat tinggal, pekerjaan, dan pendidikan.
Tak hanya itu, Hamid mengharapkan agar proses tersebut berlangsung segera, supaya tidak ada pengungsi di Kalideres yang singgah bertahun-tahun di Indonesia.Selain Hamid, pengungsi asal Afghanistan bernama Ali Reza juga menginginkan UNHCR mempercepat proses penerimaan suaka sembari mencarikan tempat tinggal sementara yang layak.
&quot;Ya, kami ingin proses penerimaan suaka cepat, dan sekarang kami butuh tempat tinggal. Paling tidak membangun satu tempat untuk kami,&quot; ujar Ali.
Baca juga:   Ratusan Pengungsi Suaka Berobat ke Puskesmas Kalideres&amp;nbsp;
 
Pengungsi yang sudah enam tahun berada di Indonesia itu hanya bisa pasrah, tidak bisa pulang ke negaranya tanpa kejelasan status dan pekerjaan.

&quot;Kalau enggak ada proses di sini, kami tidak tahu harus berapa lama lagi. Saya dari mana makan kalau tidak boleh kerja, tidak ada tempat tinggal,&quot; ungkap Ali.
Baca juga:    Soal Pencari Suaka, Pemprov DKI Tunggu Instruksi UNHCR&amp;nbsp;
 
Hingga kini jumlah pengungsi di Kalideres sebanyak 1.127 orang. Dewasa sebanyak 851 orang dan anak-anak 276 orang.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pencari suaka di lokasi penampungan bekas Kodim Kalideres, Jakarta Barat, mendesak Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) mempercepat proses administrasi untuk kepindahan mereka.
&quot;Indonesia bukan negara tujuan kami, di sini hanya transit saja. Yang kami inginkan, PBB bisa segera urus kepindahan kami ke negara penerima suaka,&quot; ujar Hamid, salah satu pencari suaka asal Sudan, Sabtu (3/8/2019), seperti dikutip dari Antaranews.
Baca juga:   Pencari Suaka di Kebon Sirih Dipindah ke Kalideres&amp;nbsp;
 
Para pencari suaka seperti halnya Hamid mengharapkan bisa segera diproses kepindahan ke negara-negara penerima suaka seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

&quot;Memang Indonesia tidak menandatangani Konvensi Jenewa Tahun 1951 tentang Pengungsi, sehingga kami di sini tidak bisa bekerja dan hanya menunggu bantuan,&quot; ujar Hamid.
Baca juga:   Dipindah ke Kalideres, Ratusan Pencari Suaka Menempati 6 Tenda Besar&amp;nbsp;
 
Ia mengatakan, UNHCR sebagai lembaga tertinggi untuk masalah pengungsi semestinya mempercepat pemenuhan hak-hak pengungsi mendapatkan tempat tinggal, pekerjaan, dan pendidikan.
Tak hanya itu, Hamid mengharapkan agar proses tersebut berlangsung segera, supaya tidak ada pengungsi di Kalideres yang singgah bertahun-tahun di Indonesia.Selain Hamid, pengungsi asal Afghanistan bernama Ali Reza juga menginginkan UNHCR mempercepat proses penerimaan suaka sembari mencarikan tempat tinggal sementara yang layak.
&quot;Ya, kami ingin proses penerimaan suaka cepat, dan sekarang kami butuh tempat tinggal. Paling tidak membangun satu tempat untuk kami,&quot; ujar Ali.
Baca juga:   Ratusan Pengungsi Suaka Berobat ke Puskesmas Kalideres&amp;nbsp;
 
Pengungsi yang sudah enam tahun berada di Indonesia itu hanya bisa pasrah, tidak bisa pulang ke negaranya tanpa kejelasan status dan pekerjaan.

&quot;Kalau enggak ada proses di sini, kami tidak tahu harus berapa lama lagi. Saya dari mana makan kalau tidak boleh kerja, tidak ada tempat tinggal,&quot; ungkap Ali.
Baca juga:    Soal Pencari Suaka, Pemprov DKI Tunggu Instruksi UNHCR&amp;nbsp;
 
Hingga kini jumlah pengungsi di Kalideres sebanyak 1.127 orang. Dewasa sebanyak 851 orang dan anak-anak 276 orang.</content:encoded></item></channel></rss>
