<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BMKG Akan Tambah Alat Pendeteksi Gempa di Sulteng   </title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan menambah alat pendeteksi gempa di Provinsi Sulawesi Tengah.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/03/340/2087239/bmkg-akan-tambah-alat-pendeteksi-gempa-di-sulteng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/03/340/2087239/bmkg-akan-tambah-alat-pendeteksi-gempa-di-sulteng"/><item><title> BMKG Akan Tambah Alat Pendeteksi Gempa di Sulteng   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/03/340/2087239/bmkg-akan-tambah-alat-pendeteksi-gempa-di-sulteng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/03/340/2087239/bmkg-akan-tambah-alat-pendeteksi-gempa-di-sulteng</guid><pubDate>Sabtu 03 Agustus 2019 12:21 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/03/340/2087239/bmkg-akan-tambah-alat-pendeteksi-gempa-di-sulteng-eIaP0FgCx9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/03/340/2087239/bmkg-akan-tambah-alat-pendeteksi-gempa-di-sulteng-eIaP0FgCx9.jpg</image><title>Foto Ilustrasi shutterstock</title></images><description>
PALU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan menambah alat pendeteksi gempa di Provinsi Sulawesi Tengah.

&quot;Pemasangan alat itu dalam rangka mitigasi bencana,&quot; kata seorang petugas dari bagian data dan informasi BMKG Palu, Hendri, seperti dilansir Antaranews, Sabtu (3/8/2019).

Kata Hendri, alat pendeteksi gempa sebanyak 12 unit tersebut akan dipasang di sejumlah titik di kabupaten di Provinsi Sulteng. Kabupaten yang akan mendapatkan alat pendeteksi gempa antara lain Motrowali, Parigi Moutong, Donggala, Banggai, Buol dan Kabupaten Poso.
&amp;nbsp;Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi Pasca-Gempa Banten
Pemasangan alat dimaksud, kata dia, masih akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah masing-masing. Ia menjelaskan, alat pendeteksi gempa yang akan dipasang di beberapa kabupaten di Sulteng terbagi dalam dua versi.
&amp;nbsp;
Tujuh dari 12 alat pendeteksi gempa untuk mengamati sesar Palu Koro dan sesar Matano. Sementara lima lagi, kata dia, untuk mengamati gempa yang terjadi pada satu Pulau Sulawesi.

Hendri mengatakan selama ini alat pendeteksi gempa sudah dipasang di Kabupaten Sigi sebanyak empat unit.
&amp;nbsp;Baca juga: Dampak Gempa Banten, 113 Rumah dan 1 Tempat Ibadah Rusak
Sulteng pernah diguncang gempa bumi berskala besar pada 28 September 2018 dengan magnitudo 7,4 mengakibatkan tsunami dan juga likuefaksi di beberapa wilayah di Kabupaten Donggala, Kota Palu dan Sigi.

Akibat gempa tersebut sekitar empat ribu orang meninggal dunia dan ratusan lainnya hilang. Bencana alam tersebut juga banyak merusak rumah-rumah penduduk, bangunan perkantoran, SPBU, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, prasarana jalan, jembatan dan jaringan irigasi di Kabupaten Sigi yang hingga kini belum juga berfungsi.

Ribuan KK petani yang selama ini bergantung pada hasil-hasil pertanian, khususnya padi sawah di Kecamatan Gumbasa, tanambulava, Dolo, Sigibiromaru sampai sekarang tidak bisa lagi mengembangkan tanaman padi karena irigasi masih rusak.</description><content:encoded>
PALU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan menambah alat pendeteksi gempa di Provinsi Sulawesi Tengah.

&quot;Pemasangan alat itu dalam rangka mitigasi bencana,&quot; kata seorang petugas dari bagian data dan informasi BMKG Palu, Hendri, seperti dilansir Antaranews, Sabtu (3/8/2019).

Kata Hendri, alat pendeteksi gempa sebanyak 12 unit tersebut akan dipasang di sejumlah titik di kabupaten di Provinsi Sulteng. Kabupaten yang akan mendapatkan alat pendeteksi gempa antara lain Motrowali, Parigi Moutong, Donggala, Banggai, Buol dan Kabupaten Poso.
&amp;nbsp;Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi Pasca-Gempa Banten
Pemasangan alat dimaksud, kata dia, masih akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah masing-masing. Ia menjelaskan, alat pendeteksi gempa yang akan dipasang di beberapa kabupaten di Sulteng terbagi dalam dua versi.
&amp;nbsp;
Tujuh dari 12 alat pendeteksi gempa untuk mengamati sesar Palu Koro dan sesar Matano. Sementara lima lagi, kata dia, untuk mengamati gempa yang terjadi pada satu Pulau Sulawesi.

Hendri mengatakan selama ini alat pendeteksi gempa sudah dipasang di Kabupaten Sigi sebanyak empat unit.
&amp;nbsp;Baca juga: Dampak Gempa Banten, 113 Rumah dan 1 Tempat Ibadah Rusak
Sulteng pernah diguncang gempa bumi berskala besar pada 28 September 2018 dengan magnitudo 7,4 mengakibatkan tsunami dan juga likuefaksi di beberapa wilayah di Kabupaten Donggala, Kota Palu dan Sigi.

Akibat gempa tersebut sekitar empat ribu orang meninggal dunia dan ratusan lainnya hilang. Bencana alam tersebut juga banyak merusak rumah-rumah penduduk, bangunan perkantoran, SPBU, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, prasarana jalan, jembatan dan jaringan irigasi di Kabupaten Sigi yang hingga kini belum juga berfungsi.

Ribuan KK petani yang selama ini bergantung pada hasil-hasil pertanian, khususnya padi sawah di Kecamatan Gumbasa, tanambulava, Dolo, Sigibiromaru sampai sekarang tidak bisa lagi mengembangkan tanaman padi karena irigasi masih rusak.</content:encoded></item></channel></rss>
