<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Digoyang 11 Kali Gempa saat Listrik di Jakarta Padam</title><description>Gunung Anak Krakatau masih waspada.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/05/337/2087797/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-listrik-di-jakarta-padam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/05/337/2087797/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-listrik-di-jakarta-padam"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Digoyang 11 Kali Gempa saat Listrik di Jakarta Padam</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/05/337/2087797/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-listrik-di-jakarta-padam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/05/337/2087797/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-listrik-di-jakarta-padam</guid><pubDate>Senin 05 Agustus 2019 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/05/337/2087797/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-listrik-di-jakarta-padam-FWjQr423ft.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau (Foto Dispar Banten)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/05/337/2087797/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-listrik-di-jakarta-padam-FWjQr423ft.jpg</image><title>Gunung Anak Krakatau (Foto Dispar Banten)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Anak Krakatau dilanda 11 kali gempa pada Minggu 4 Agustus kemarin atau saat Jakarta dan sebagian Jawa Barat juga Banten mengalami pemadaman listrik. Namun, gunung api di Selat Sunda, Lampung itu hingga kini masih berstatus waspada atau level II.
&amp;ldquo;Dari kemarin hingga pagi ini visual Gunungapi tertutup Kabut 0-III. Asap kawah utama tidak teramati,&amp;rdquo; lapor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) seperti dikutip dari laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Senin (5/8/2019).
Melalui rekaman seismograf pada 4 Agustus 2019, gunung setinggi 157 meter dari permukaan laut (mdpl) itu mengalami 11 kali gempa dengan rincian, tiga gempa embusan, dua kali gempa low-frequency, satu kali gempa vulkanik dangkal, empat gempa vulkanik dalam dan sekali gempa harmonik.
&amp;ldquo;Tremor menerus dengan amplitudo dominan 8 mm,&amp;rdquo; sebut PVMBG.
Pada Juli 2019, erupsi Gunung Anak Krakatau masih terjadi tetapi dengan intensitas yang semakin menurun.
Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau.
VONA terakhir Gunung Anak Kratau terkirim kode warna Orange, terbit 3 Agustus 2019 pukul 09.45 WIB. Tinggi kolom asap tidak teramati.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Anak Krakatau dilanda 11 kali gempa pada Minggu 4 Agustus kemarin atau saat Jakarta dan sebagian Jawa Barat juga Banten mengalami pemadaman listrik. Namun, gunung api di Selat Sunda, Lampung itu hingga kini masih berstatus waspada atau level II.
&amp;ldquo;Dari kemarin hingga pagi ini visual Gunungapi tertutup Kabut 0-III. Asap kawah utama tidak teramati,&amp;rdquo; lapor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) seperti dikutip dari laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Senin (5/8/2019).
Melalui rekaman seismograf pada 4 Agustus 2019, gunung setinggi 157 meter dari permukaan laut (mdpl) itu mengalami 11 kali gempa dengan rincian, tiga gempa embusan, dua kali gempa low-frequency, satu kali gempa vulkanik dangkal, empat gempa vulkanik dalam dan sekali gempa harmonik.
&amp;ldquo;Tremor menerus dengan amplitudo dominan 8 mm,&amp;rdquo; sebut PVMBG.
Pada Juli 2019, erupsi Gunung Anak Krakatau masih terjadi tetapi dengan intensitas yang semakin menurun.
Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau.
VONA terakhir Gunung Anak Kratau terkirim kode warna Orange, terbit 3 Agustus 2019 pukul 09.45 WIB. Tinggi kolom asap tidak teramati.
</content:encoded></item></channel></rss>
