<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: APBN 2020 Fokus untuk Investasi SDM</title><description>Jokowi mengatakan, APBN 2020 akan fokus untuk investasi pembangunan SDM besar-besaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/05/337/2087936/jokowi-apbn-2020-fokus-untuk-investasi-sdm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/05/337/2087936/jokowi-apbn-2020-fokus-untuk-investasi-sdm"/><item><title>Jokowi: APBN 2020 Fokus untuk Investasi SDM</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/05/337/2087936/jokowi-apbn-2020-fokus-untuk-investasi-sdm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/05/337/2087936/jokowi-apbn-2020-fokus-untuk-investasi-sdm</guid><pubDate>Senin 05 Agustus 2019 15:52 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/05/337/2087936/jokowi-apbn-2020-fokus-untuk-investasi-sdm-PLR1EyPPa4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/05/337/2087936/jokowi-apbn-2020-fokus-untuk-investasi-sdm-PLR1EyPPa4.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 akan fokus digunakan untuk investasi pembangunan sumber daya manusia (SDM).

&quot;Anggaran kita ke depan yaitu lebih fokus untuk investasi pembangunan SDM besar-besaran!&quot; kata Jokowi dalam sidang Kabinet Paripurna bertajuk 'Rancangan Undang-Undang beserta Nota Keuangan RAPBN Tahun Anggaran 2020' di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Kepala Negara berharap, arah penggunaan APBN 2020 bisa digunakan sebagai instrumen utama akselerasi daya saing ekonomi negara. Terutama, lanjut dia, daya saing di bidang ekspor dan investasi.



&quot;Saya juga minta dipastikan di RAPBN 2020 dikelola secara fokus, dikelola terarah, dan bisa tepat sasaran, dan manfaat dirasakan rakyat,&quot; katanya.

Menurut Jokowi, investasi pembangunan SDM sudah tidak bisa ditunda lagi. Ia pun memastikan negara akan hadir guna meningkatkan daya saing bangsa Indonesia.

Baca Juga : Jokowi Ingin RAPBN 2020 Mampu Antisipasi Ketidakpastian Ekonomi Dunia

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, pemerintah akan mulai melakukan pembangunan SDM mulai dari sejak dalam kandungan, bayi, sampai anak-anak guna memperhatikan masa-masa emas dalam pertumbuhan masyarakatnya.

&quot;Jangan sampai ada kenaikan angka stunting,&quot; tuturnya.



</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 akan fokus digunakan untuk investasi pembangunan sumber daya manusia (SDM).

&quot;Anggaran kita ke depan yaitu lebih fokus untuk investasi pembangunan SDM besar-besaran!&quot; kata Jokowi dalam sidang Kabinet Paripurna bertajuk 'Rancangan Undang-Undang beserta Nota Keuangan RAPBN Tahun Anggaran 2020' di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Kepala Negara berharap, arah penggunaan APBN 2020 bisa digunakan sebagai instrumen utama akselerasi daya saing ekonomi negara. Terutama, lanjut dia, daya saing di bidang ekspor dan investasi.



&quot;Saya juga minta dipastikan di RAPBN 2020 dikelola secara fokus, dikelola terarah, dan bisa tepat sasaran, dan manfaat dirasakan rakyat,&quot; katanya.

Menurut Jokowi, investasi pembangunan SDM sudah tidak bisa ditunda lagi. Ia pun memastikan negara akan hadir guna meningkatkan daya saing bangsa Indonesia.

Baca Juga : Jokowi Ingin RAPBN 2020 Mampu Antisipasi Ketidakpastian Ekonomi Dunia

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, pemerintah akan mulai melakukan pembangunan SDM mulai dari sejak dalam kandungan, bayi, sampai anak-anak guna memperhatikan masa-masa emas dalam pertumbuhan masyarakatnya.

&quot;Jangan sampai ada kenaikan angka stunting,&quot; tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
