<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita TMMD di Jambi: Warga Hibahkan Lahan Gratis untuk Dibuatkan Jalan ke TNI</title><description>Siapa yang sangka dibalik pembukaan jalan sepanjang 3 kilometer dengan lebar 12 meter itu ada sejarah yang mengharukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/05/340/2088008/cerita-tmmd-di-jambi-warga-hibahkan-lahan-gratis-untuk-dibuatkan-jalan-ke-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/05/340/2088008/cerita-tmmd-di-jambi-warga-hibahkan-lahan-gratis-untuk-dibuatkan-jalan-ke-tni"/><item><title>Cerita TMMD di Jambi: Warga Hibahkan Lahan Gratis untuk Dibuatkan Jalan ke TNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/05/340/2088008/cerita-tmmd-di-jambi-warga-hibahkan-lahan-gratis-untuk-dibuatkan-jalan-ke-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/05/340/2088008/cerita-tmmd-di-jambi-warga-hibahkan-lahan-gratis-untuk-dibuatkan-jalan-ke-tni</guid><pubDate>Senin 05 Agustus 2019 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/05/340/2088008/cerita-tmmd-di-jambi-warga-hibahkan-lahan-gratis-untuk-dibuatkan-jalan-ke-tni-SA2pdIFb6P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TMMD di Jambi (Foto: Azhari/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/05/340/2088008/cerita-tmmd-di-jambi-warga-hibahkan-lahan-gratis-untuk-dibuatkan-jalan-ke-tni-SA2pdIFb6P.jpg</image><title>TMMD di Jambi (Foto: Azhari/Okezone)</title></images><description>JAMBI - Pembukaan jalan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 105 Kodim 0415/Batanghari di Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi bisa dinilai sukses dan berlangsung tidak ada kendala yang berarti.

Namun, siapa yang sangka dibalik pembukaan jalan sepanjang 3 kilometer dengan lebar 12 meter itu ada sejarah yang mengharukan. Betapa tidak, untuk membuka jalan penghubung antara RT 13 ke RT 17 itu, warga tidak menjual lahan yang dilintasinya.

Warga Ladang Peris justru sepakat untuk menghibahkan lahannya kepada pihak pemerintah setempat untuk dikerjakan melalui program TMMD.



Perihal ini diakui salah seorang warga Ladang Peris, Suroto. Menurutnya, semua itu atas permintaan masyarakat. &quot;Tanah peruntukan jalan yang dikerjakan Satgas TMMD ini adalah hasil hibah masyarakat Ladang Peris semua,&quot; jelasnya.

&quot;Alasan masyarakat simpel kok, mereka ingin mengeluarkan hasil bumi yang mereka tanam, seperti karet dan sawit sehingga dapat mempermudah akses produksi,&quot; tukas Suroto.

Dengan adanya jalan baru ini, sambungnya, bisa memperpendek waktu tempuh yang semula sekitar 7 kilometer, saat ini menjadi 3 kilometer. &quot;Yang memilki kendaraan, menjadi makin irit BBM,&quot; ungkap Suroto.

Ini juga diamini Camat Bajubang, Ichwan yang melihat warganya begitu rela sebagian tanahnya dihibahkan untuk pelebaran jalan.



&quot;Masyarakat rela dan sepakat menghibahkan tanahnya, karena mereka menilai dampak yang akan dirasakan sangat besar. Salah satunya dampak ekonomi bagi masyarakat setempat,&quot; tandasnya.

Sementera, salah seorang mahasiswi di STAI, Muara Bulian, Kabupaten  Batanghari yang berdomisili di RT 13, Desa Ladang Peris, Artifin Diani  mengucapkan banyak terima kasih atas pembukaan jalan yang dilakukan  Satgas TMMD ke 105 Kodim 0415/Batanghari.

&quot;Kondisi jalan sebelum dibuka jika musim hujan sangat susah dilalui  bang, terkadang saya harus memakai sandal jepit dari rumah karena  kondisi jalan penuh lumpur dan tidak memungkinkan memakai sepatu,&quot;  tuturnya.

Namun begitu, dia bersyukur saat ini pembangunan yang dilakukan TMMD  ini sudah hampir selesai. &quot;TNI bersama dengan masyarakat sangat antusias  bergotong-royong membangun jalan, jembatan. Terimakasih TNI ku, TMMD  emang top,&quot; tandas Diani.

Mengetahui adanya hibah tanah warga untuk pembukaan jalan, tak ayal  membuat Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Widi Rahman terharu.



&quot;Saya jadi terharu, bagaimana bisa masyarakat dengan sukarela, tanpa  ada suatu paksaan, untuk menghibahkan lahannya kepada pemerintah  daerah,&amp;rdquo; ujar Dansatgas TMMD ini.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan TMMD ini, masyarakat akan terbantu  dalam segala aspek, baik infrastuktur, ekonomi dan waktu. Nantinya,  secara ekonomis harganya akan semakin meningkat.

&amp;ldquo;Karena salah satu tujuan kita mengadakan TMMD, yakni untuk  mempercepat pembangunan di daerah pedesaan, kawasan tertinggal dan  daerah-daerah yang terisolir,&amp;rdquo; tukas Widi, Senin (5/7/2019).

Dia menambahkan, seperti yang dikatakan Penanggungjawab Operasional   TMMD KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa, yang mengajak seluruh pihak yang   terlibat untuk menyatukan visi, misi dan persepsi agar kegiatan   kolektif yang telah diprogramkan tersebut dapat mencapai sasaran yang   diharapkan.

Sebagai program terpadu lintas sektoral, katanya, maka kekuatan utama   TMMD terletak pada sinergitas antar lembaga dan koordinasi yang erat   antar unsur pelaksana disemua tataran.

&amp;ldquo;Bila sinergitas dan komitmen yang kuat tersebut terjalin dengan   baik, Insya Allah tujuan kita untuk mempercepat pembangunan di daerah   pedesaan, kawasan tertinggal dan daerah-daerah yang terisolir di   Nusantara akan tercapai,&amp;rdquo; tandas Widi berharap.

Terpisah, Tim Dinas Pisikologi TNI AD yang dipimpin Kolonel Caj Riza   Pahlevi yang meninjau langsung perkembangan program TMMD yang sudah   berjalan.

&amp;ldquo;Ini sudah luar biasalah, patut ditiru daerah-daerah lain, bahwa kehadiran TNI bermanfaat bagi rakyat,&amp;rdquo; katanya.



Dia juga berharap agar lebih dikembangkan lagi supaya lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya kehadiran TNI ini.

Tidak itu saja, Riza juga menyampaikan rasa hormat kepada Pemda   Batanghari telah bersedia mendukung demi terwujudnya kesejahtraan   rakyat.

&amp;ldquo;Perkembangan yang sudah kita lihat, pembukaan akses jalan merupakan   pionir bahwa setelah dibuka akan dilanjutkan dengan pengembangan lebih   berkualitaslah,&amp;rdquo; harap Riza.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Batanghari Zulkifli, yang   dihubungi mengatakan, kerjasama antara pemda dan juga TNI ini tidak   hanya berhenti disini tapi berkelanjutan.

&amp;ldquo;Setelah jalan baru dibuka oleh TNI melalui pogram TMMD, selanjutnya   dilanjuti dengan memasuki dengan SK kabupaten. Maka kedepan, kita bisa   anggarkan,&amp;rdquo; tegasnya.

Dia juga berharap pogram ini tetap berjalan, karena sangat bermanfaat   bagi masyarakat. &amp;ldquo;Bagi pemerintah daerah, ini sangat membantu. Dan  kita  sangat berterimakasih kepada TNI,&amp;rdquo; imbuh Zulkifli.

</description><content:encoded>JAMBI - Pembukaan jalan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 105 Kodim 0415/Batanghari di Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi bisa dinilai sukses dan berlangsung tidak ada kendala yang berarti.

Namun, siapa yang sangka dibalik pembukaan jalan sepanjang 3 kilometer dengan lebar 12 meter itu ada sejarah yang mengharukan. Betapa tidak, untuk membuka jalan penghubung antara RT 13 ke RT 17 itu, warga tidak menjual lahan yang dilintasinya.

Warga Ladang Peris justru sepakat untuk menghibahkan lahannya kepada pihak pemerintah setempat untuk dikerjakan melalui program TMMD.



Perihal ini diakui salah seorang warga Ladang Peris, Suroto. Menurutnya, semua itu atas permintaan masyarakat. &quot;Tanah peruntukan jalan yang dikerjakan Satgas TMMD ini adalah hasil hibah masyarakat Ladang Peris semua,&quot; jelasnya.

&quot;Alasan masyarakat simpel kok, mereka ingin mengeluarkan hasil bumi yang mereka tanam, seperti karet dan sawit sehingga dapat mempermudah akses produksi,&quot; tukas Suroto.

Dengan adanya jalan baru ini, sambungnya, bisa memperpendek waktu tempuh yang semula sekitar 7 kilometer, saat ini menjadi 3 kilometer. &quot;Yang memilki kendaraan, menjadi makin irit BBM,&quot; ungkap Suroto.

Ini juga diamini Camat Bajubang, Ichwan yang melihat warganya begitu rela sebagian tanahnya dihibahkan untuk pelebaran jalan.



&quot;Masyarakat rela dan sepakat menghibahkan tanahnya, karena mereka menilai dampak yang akan dirasakan sangat besar. Salah satunya dampak ekonomi bagi masyarakat setempat,&quot; tandasnya.

Sementera, salah seorang mahasiswi di STAI, Muara Bulian, Kabupaten  Batanghari yang berdomisili di RT 13, Desa Ladang Peris, Artifin Diani  mengucapkan banyak terima kasih atas pembukaan jalan yang dilakukan  Satgas TMMD ke 105 Kodim 0415/Batanghari.

&quot;Kondisi jalan sebelum dibuka jika musim hujan sangat susah dilalui  bang, terkadang saya harus memakai sandal jepit dari rumah karena  kondisi jalan penuh lumpur dan tidak memungkinkan memakai sepatu,&quot;  tuturnya.

Namun begitu, dia bersyukur saat ini pembangunan yang dilakukan TMMD  ini sudah hampir selesai. &quot;TNI bersama dengan masyarakat sangat antusias  bergotong-royong membangun jalan, jembatan. Terimakasih TNI ku, TMMD  emang top,&quot; tandas Diani.

Mengetahui adanya hibah tanah warga untuk pembukaan jalan, tak ayal  membuat Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Widi Rahman terharu.



&quot;Saya jadi terharu, bagaimana bisa masyarakat dengan sukarela, tanpa  ada suatu paksaan, untuk menghibahkan lahannya kepada pemerintah  daerah,&amp;rdquo; ujar Dansatgas TMMD ini.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan TMMD ini, masyarakat akan terbantu  dalam segala aspek, baik infrastuktur, ekonomi dan waktu. Nantinya,  secara ekonomis harganya akan semakin meningkat.

&amp;ldquo;Karena salah satu tujuan kita mengadakan TMMD, yakni untuk  mempercepat pembangunan di daerah pedesaan, kawasan tertinggal dan  daerah-daerah yang terisolir,&amp;rdquo; tukas Widi, Senin (5/7/2019).

Dia menambahkan, seperti yang dikatakan Penanggungjawab Operasional   TMMD KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa, yang mengajak seluruh pihak yang   terlibat untuk menyatukan visi, misi dan persepsi agar kegiatan   kolektif yang telah diprogramkan tersebut dapat mencapai sasaran yang   diharapkan.

Sebagai program terpadu lintas sektoral, katanya, maka kekuatan utama   TMMD terletak pada sinergitas antar lembaga dan koordinasi yang erat   antar unsur pelaksana disemua tataran.

&amp;ldquo;Bila sinergitas dan komitmen yang kuat tersebut terjalin dengan   baik, Insya Allah tujuan kita untuk mempercepat pembangunan di daerah   pedesaan, kawasan tertinggal dan daerah-daerah yang terisolir di   Nusantara akan tercapai,&amp;rdquo; tandas Widi berharap.

Terpisah, Tim Dinas Pisikologi TNI AD yang dipimpin Kolonel Caj Riza   Pahlevi yang meninjau langsung perkembangan program TMMD yang sudah   berjalan.

&amp;ldquo;Ini sudah luar biasalah, patut ditiru daerah-daerah lain, bahwa kehadiran TNI bermanfaat bagi rakyat,&amp;rdquo; katanya.



Dia juga berharap agar lebih dikembangkan lagi supaya lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya kehadiran TNI ini.

Tidak itu saja, Riza juga menyampaikan rasa hormat kepada Pemda   Batanghari telah bersedia mendukung demi terwujudnya kesejahtraan   rakyat.

&amp;ldquo;Perkembangan yang sudah kita lihat, pembukaan akses jalan merupakan   pionir bahwa setelah dibuka akan dilanjutkan dengan pengembangan lebih   berkualitaslah,&amp;rdquo; harap Riza.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Batanghari Zulkifli, yang   dihubungi mengatakan, kerjasama antara pemda dan juga TNI ini tidak   hanya berhenti disini tapi berkelanjutan.

&amp;ldquo;Setelah jalan baru dibuka oleh TNI melalui pogram TMMD, selanjutnya   dilanjuti dengan memasuki dengan SK kabupaten. Maka kedepan, kita bisa   anggarkan,&amp;rdquo; tegasnya.

Dia juga berharap pogram ini tetap berjalan, karena sangat bermanfaat   bagi masyarakat. &amp;ldquo;Bagi pemerintah daerah, ini sangat membantu. Dan  kita  sangat berterimakasih kepada TNI,&amp;rdquo; imbuh Zulkifli.

</content:encoded></item></channel></rss>
