<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fadli Zon Kritik Mati Listrik Massal Ciri Negara Salah Urus, PPP: Lebay</title><description>Kata Arsul, mati listrik kemarin bukan salah urus negara, tapi salah urus perusahaan listriknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/06/337/2088511/fadli-zon-kritik-mati-listrik-massal-ciri-negara-salah-urus-ppp-lebay</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/06/337/2088511/fadli-zon-kritik-mati-listrik-massal-ciri-negara-salah-urus-ppp-lebay"/><item><title>Fadli Zon Kritik Mati Listrik Massal Ciri Negara Salah Urus, PPP: Lebay</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/06/337/2088511/fadli-zon-kritik-mati-listrik-massal-ciri-negara-salah-urus-ppp-lebay</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/06/337/2088511/fadli-zon-kritik-mati-listrik-massal-ciri-negara-salah-urus-ppp-lebay</guid><pubDate>Selasa 06 Agustus 2019 16:55 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/06/337/2088511/fadli-zon-kritik-mati-listrik-massal-ciri-negara-salah-urus-ppp-lebay-00XKDqxUn0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen PPP, Arsul Sani. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/06/337/2088511/fadli-zon-kritik-mati-listrik-massal-ciri-negara-salah-urus-ppp-lebay-00XKDqxUn0.jpg</image><title>Sekjen PPP, Arsul Sani. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sekjen PPP Arsul Sani meminta Wakil Ketua DPR Fadli Zon agar tak lebay alias berlebihan mengenai mati listrik massal di seluruh wilayah Jabodetabek dan sebagian Jawa Barat (Jabar) pada Minggu 4 Agustus 2019. Hal ini menyusul pernyataan Fadli yang mengatakan kejadian mati listrik itu merupakan ciri-ciri negara salah urus.

&quot;Persoalan yang disampaikan Pak Fadli Zon, dia membingkai kritiknya dalam bingkai besar yang lebay menurut saya,&quot; kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wOC8wNS8xLzEyMDQ1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Arsul menilai, kejadian pemadaman massal kemarin kesalahan sepenuhnya ada di pihak PLN karena tak mampu mengurusi manajemen dengan baik sehingga merugikan masyarakat.
&quot;Kalau soal ada yang salah urus, ya itu bukan salah urus negara ini, itu salah urus perusahaan pelistrikannya ini, itu salah urus manajeman, bukan salah urus oleh Presiden Jokowi,&quot; tuturnya.

Oleh karena itu, Arsul meminta Fadli dalam melontarkan kritikan harus terlebih dahulu melihat sesuatu berdasarkan fakta yang ada di lapangan.
&quot;Tetapi, kuantum kritiknya ini harus dilihat,&quot; ujarnya.



Diketahui sebelumnya, insiden mati listrik terjadi di seluruh wilaya Jabodetabek dan sebagian Jawa Barat pada Minggu (4/8/2019). Bahkan, pemadaman yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) itu berlangsung lama, tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Baca Juga : Investigasi Awal Mati Lampu, Polri: Tak Ada Sabotase dan Serangan Teroris

&quot;Saya kira apa yang terjadi kemarin, mati listrik tanpa peringatan tanpa pemberitahuan dan tanpa penjelasan sebelumnya, ini merupakan ciri-ciri dari sebuah negara yang salah urus,&amp;rdquo; ujar Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 5 Agustus 2019.

Baca Juga : Polri Selisik Faktor Kelalaian Terkait Mati Lampu Jabodetabek


</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sekjen PPP Arsul Sani meminta Wakil Ketua DPR Fadli Zon agar tak lebay alias berlebihan mengenai mati listrik massal di seluruh wilayah Jabodetabek dan sebagian Jawa Barat (Jabar) pada Minggu 4 Agustus 2019. Hal ini menyusul pernyataan Fadli yang mengatakan kejadian mati listrik itu merupakan ciri-ciri negara salah urus.

&quot;Persoalan yang disampaikan Pak Fadli Zon, dia membingkai kritiknya dalam bingkai besar yang lebay menurut saya,&quot; kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wOC8wNS8xLzEyMDQ1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Arsul menilai, kejadian pemadaman massal kemarin kesalahan sepenuhnya ada di pihak PLN karena tak mampu mengurusi manajemen dengan baik sehingga merugikan masyarakat.
&quot;Kalau soal ada yang salah urus, ya itu bukan salah urus negara ini, itu salah urus perusahaan pelistrikannya ini, itu salah urus manajeman, bukan salah urus oleh Presiden Jokowi,&quot; tuturnya.

Oleh karena itu, Arsul meminta Fadli dalam melontarkan kritikan harus terlebih dahulu melihat sesuatu berdasarkan fakta yang ada di lapangan.
&quot;Tetapi, kuantum kritiknya ini harus dilihat,&quot; ujarnya.



Diketahui sebelumnya, insiden mati listrik terjadi di seluruh wilaya Jabodetabek dan sebagian Jawa Barat pada Minggu (4/8/2019). Bahkan, pemadaman yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) itu berlangsung lama, tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Baca Juga : Investigasi Awal Mati Lampu, Polri: Tak Ada Sabotase dan Serangan Teroris

&quot;Saya kira apa yang terjadi kemarin, mati listrik tanpa peringatan tanpa pemberitahuan dan tanpa penjelasan sebelumnya, ini merupakan ciri-ciri dari sebuah negara yang salah urus,&amp;rdquo; ujar Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 5 Agustus 2019.

Baca Juga : Polri Selisik Faktor Kelalaian Terkait Mati Lampu Jabodetabek


</content:encoded></item></channel></rss>
