<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Enzo WNI Blasteran Prancis Sempat Bimbang Pilih Kewarganegaraan</title><description>Enzo Zenz Allie yang lolos jadi calon Taruna Akmil TNI sempat bimbang dan galau saat memilih kewarganegaraan</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/07/337/2089054/enzo-wni-blasteran-prancis-sempat-bimbang-pilih-kewarganegaraan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/07/337/2089054/enzo-wni-blasteran-prancis-sempat-bimbang-pilih-kewarganegaraan"/><item><title>Enzo WNI Blasteran Prancis Sempat Bimbang Pilih Kewarganegaraan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/07/337/2089054/enzo-wni-blasteran-prancis-sempat-bimbang-pilih-kewarganegaraan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/07/337/2089054/enzo-wni-blasteran-prancis-sempat-bimbang-pilih-kewarganegaraan</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2019 19:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rasyid Ridho </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/07/337/2089054/enzo-wni-blasteran-prancis-sempat-bimbang-pilih-kewarganegaraan-ik4l43hbD3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Enzo Zenz Allie (Foto: Rasyid/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/07/337/2089054/enzo-wni-blasteran-prancis-sempat-bimbang-pilih-kewarganegaraan-ik4l43hbD3.jpg</image><title>Enzo Zenz Allie (Foto: Rasyid/Okezone)</title></images><description>SERANG - Enzo Zenz Allie, remaja blasteran Indonesia-Perancis yang lolos jadi calon Taruna Akmil TNI sempat bimbang dan galau saat memilih kewarganegaraan. Namun, kecintaannya terhadap tanah kelahirannya membuat Enzo mantap menjadi WNI.
&quot;Sempat galau memilih antara Perancis atau Indonesia, karena masih ada keluarganya di Perancis, tapi mantap memilih jadi WNI karena keinginan yang kuat jadi prajurit TNI,&quot; kata Kepala Sekolah SMA Pesantren Unggul Al Bayan, Anyer, Serang, Banten Deden Ramdhani ditemui kantornya, Rabu (7/8/2019).
Baca Juga: Pesantren Bantah Enzo Calon Taruna Akmil Gabung Ormas HTI

Kecintaannya terhadap Indonesia diwujudkan dengan gigihnya Enzo memperlancar dan memahami bahasa Indonesia selama mengenyam pendidikan di Ponpes Al Bayan. Apalagi, dorongan dan keinginan Enzo yang ingin menjadi anggota TNI.
&quot;Informasi dari ibunya, Enzo sejak TK sudah ingin menjadi prajurit TNI, dia senang kalau foto sama anggota TNI,&quot; jelasnya.
Pihak pesantren menjamin Enzo tidak terpapar paham radikalisme seperti isu yang beredar. &quot;Setiap Senin upacara bendera, pelajaran PPKN ada, bahasa Indonesia ada. Saya jamin Enzo bersih (paham radikal),&quot; tegas Deden.</description><content:encoded>SERANG - Enzo Zenz Allie, remaja blasteran Indonesia-Perancis yang lolos jadi calon Taruna Akmil TNI sempat bimbang dan galau saat memilih kewarganegaraan. Namun, kecintaannya terhadap tanah kelahirannya membuat Enzo mantap menjadi WNI.
&quot;Sempat galau memilih antara Perancis atau Indonesia, karena masih ada keluarganya di Perancis, tapi mantap memilih jadi WNI karena keinginan yang kuat jadi prajurit TNI,&quot; kata Kepala Sekolah SMA Pesantren Unggul Al Bayan, Anyer, Serang, Banten Deden Ramdhani ditemui kantornya, Rabu (7/8/2019).
Baca Juga: Pesantren Bantah Enzo Calon Taruna Akmil Gabung Ormas HTI

Kecintaannya terhadap Indonesia diwujudkan dengan gigihnya Enzo memperlancar dan memahami bahasa Indonesia selama mengenyam pendidikan di Ponpes Al Bayan. Apalagi, dorongan dan keinginan Enzo yang ingin menjadi anggota TNI.
&quot;Informasi dari ibunya, Enzo sejak TK sudah ingin menjadi prajurit TNI, dia senang kalau foto sama anggota TNI,&quot; jelasnya.
Pihak pesantren menjamin Enzo tidak terpapar paham radikalisme seperti isu yang beredar. &quot;Setiap Senin upacara bendera, pelajaran PPKN ada, bahasa Indonesia ada. Saya jamin Enzo bersih (paham radikal),&quot; tegas Deden.</content:encoded></item></channel></rss>
