<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Massa Siap Demontrasi 3 Hari di Bandara Hong Kong, AS Keluarkan Peringatan Perjalanan</title><description>Protes awalnya menutut dicabutnya RUU Ektradisi yang memungkinkan tersangka dari Hong Kong bisa diadili di China.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/08/18/2089457/massa-siap-demontrasi-3-hari-di-bandara-hong-kong-as-keluarkan-peringatan-perjalanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/08/18/2089457/massa-siap-demontrasi-3-hari-di-bandara-hong-kong-as-keluarkan-peringatan-perjalanan"/><item><title>Massa Siap Demontrasi 3 Hari di Bandara Hong Kong, AS Keluarkan Peringatan Perjalanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/08/18/2089457/massa-siap-demontrasi-3-hari-di-bandara-hong-kong-as-keluarkan-peringatan-perjalanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/08/18/2089457/massa-siap-demontrasi-3-hari-di-bandara-hong-kong-as-keluarkan-peringatan-perjalanan</guid><pubDate>Kamis 08 Agustus 2019 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/08/18/2089457/massa-siap-demontrasi-3-hari-di-bandara-hong-kong-as-keluarkan-peringatan-perjalanan-tGGGECNvLV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Massa pro-demokrasi Hong Kong unjuk rasa di bandara. Foto/Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/08/18/2089457/massa-siap-demontrasi-3-hari-di-bandara-hong-kong-as-keluarkan-peringatan-perjalanan-tGGGECNvLV.jpg</image><title>Massa pro-demokrasi Hong Kong unjuk rasa di bandara. Foto/Reuters</title></images><description>HONG KONG - Amerika Serikat meningkatkan peringatan perjalanan bagi warganya yang akan menuju Hong Kong terkait rencana massa pro-demokrasi yang akan berunjuk rasa selama tiga hari di Bandara Hong Kong.
&quot;Protes dan konfrontasi telah meluas, di mana polisi telah mengizinkan unjuk rasa atau demonstrasi,&quot; demikian peringatan perjalanan di situs web Konsulat Jenderal AS di Hong Kong dan Makau pada Rabu mengutip Channel News Asia, Kamis (8/8/2019).

Protes direncanakan terjadi di beberapa distrik di seluruh Hong Kong pada akhir pekan ini, dimulai pada Jumat (9/8), termasuk unjuk rasa selama tiga hari di bandara internasional Hong Kong.
Protes awalnya menutut dicabutnya RUU Ektradisi yang memungkinkan tersangka dari Hong Kong bisa diadili di China.
Baca juga:&amp;nbsp;China Peringatkan Massa Pro-Demokrasi Jangan &quot;Bermain Api&quot;
Baca juga:&amp;nbsp;Transportasi di Hong Kong Kacau Dampak Protes Massa Pro-Demokrasi

Meskipun RUU itu telah ditangguhkan, para demonstran ingin RUU itu sepenuhnya ditarik dan memperluas tuntutan mereka memasukkan penyelidikan independen terhadap dugaan kebrutalan polisi, amnesti bagi pengunjuk rasa yang dituduh melakukan kerusuhan, dan pengunduran diri pemimpin Hong Kong Carrie Lam.

Hong Kong adalah bagian dari China di bawah prinsip &quot;satu negara, dua sistem&quot;, yang memastikan bahwa Hong Kong menjaga independensi peradilannya sendiri, legislatifnya sendiri dan sistem ekonomi.
kepala kantor Urusan Hong Kong dan Makau Cina mengatakan Hong Kong sedang menghadapi krisis terburuk sejak kembali ke China dari kekuasaan Inggris pada tahun 1997 akibat protes yang telah berlangsung selama dua bulan.Polisi Hong Kong telah menangkap 589 orang sejak protes dimulai pada Juni, yang termuda berusia 13 tahun.

Beberapa ribu pengacara Hong Kong, berpakaian hitam menyerukan kepada pemerintah untuk menjaga independensi hukum Hong.
Australia&amp;nbsp;juga Keluarkan Peringatan
Pemerintah Australia juga mengeluarkan peringatan bagi warganya yang akan melancong ke kota bisnis tersebut, merekomendasikan mereka &amp;ldquo;berhati-hati&amp;rdquo; karena kerusuhan di kota itu meningkat.
&quot;Protes menjadi lebih tidak terduga dan diperkirakan akan terus berlanjut,&quot; kata Departemen Luar Negeri dan Perdagangan di situs web Smartraveller. &amp;ldquo;Daerah wisata telah terpengaruh. Ada risiko konfrontasi antara pengunjuk rasa dan polisi, atau orang-orang yang terkait secara kriminal, khususnya pada protes yang tidak sah.&amp;rdquo;</description><content:encoded>HONG KONG - Amerika Serikat meningkatkan peringatan perjalanan bagi warganya yang akan menuju Hong Kong terkait rencana massa pro-demokrasi yang akan berunjuk rasa selama tiga hari di Bandara Hong Kong.
&quot;Protes dan konfrontasi telah meluas, di mana polisi telah mengizinkan unjuk rasa atau demonstrasi,&quot; demikian peringatan perjalanan di situs web Konsulat Jenderal AS di Hong Kong dan Makau pada Rabu mengutip Channel News Asia, Kamis (8/8/2019).

Protes direncanakan terjadi di beberapa distrik di seluruh Hong Kong pada akhir pekan ini, dimulai pada Jumat (9/8), termasuk unjuk rasa selama tiga hari di bandara internasional Hong Kong.
Protes awalnya menutut dicabutnya RUU Ektradisi yang memungkinkan tersangka dari Hong Kong bisa diadili di China.
Baca juga:&amp;nbsp;China Peringatkan Massa Pro-Demokrasi Jangan &quot;Bermain Api&quot;
Baca juga:&amp;nbsp;Transportasi di Hong Kong Kacau Dampak Protes Massa Pro-Demokrasi

Meskipun RUU itu telah ditangguhkan, para demonstran ingin RUU itu sepenuhnya ditarik dan memperluas tuntutan mereka memasukkan penyelidikan independen terhadap dugaan kebrutalan polisi, amnesti bagi pengunjuk rasa yang dituduh melakukan kerusuhan, dan pengunduran diri pemimpin Hong Kong Carrie Lam.

Hong Kong adalah bagian dari China di bawah prinsip &quot;satu negara, dua sistem&quot;, yang memastikan bahwa Hong Kong menjaga independensi peradilannya sendiri, legislatifnya sendiri dan sistem ekonomi.
kepala kantor Urusan Hong Kong dan Makau Cina mengatakan Hong Kong sedang menghadapi krisis terburuk sejak kembali ke China dari kekuasaan Inggris pada tahun 1997 akibat protes yang telah berlangsung selama dua bulan.Polisi Hong Kong telah menangkap 589 orang sejak protes dimulai pada Juni, yang termuda berusia 13 tahun.

Beberapa ribu pengacara Hong Kong, berpakaian hitam menyerukan kepada pemerintah untuk menjaga independensi hukum Hong.
Australia&amp;nbsp;juga Keluarkan Peringatan
Pemerintah Australia juga mengeluarkan peringatan bagi warganya yang akan melancong ke kota bisnis tersebut, merekomendasikan mereka &amp;ldquo;berhati-hati&amp;rdquo; karena kerusuhan di kota itu meningkat.
&quot;Protes menjadi lebih tidak terduga dan diperkirakan akan terus berlanjut,&quot; kata Departemen Luar Negeri dan Perdagangan di situs web Smartraveller. &amp;ldquo;Daerah wisata telah terpengaruh. Ada risiko konfrontasi antara pengunjuk rasa dan polisi, atau orang-orang yang terkait secara kriminal, khususnya pada protes yang tidak sah.&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
