<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nyoman Dhamantra Minta Jatah Rp39,6 Miliar dari Pengurusan Impor 20.000 Ton Bawang Putih</title><description>I Nyoman diduga meminta komitmen fee Rp1.700 hingga Rp1.800 per 1 kilogram bawang putih yang diimpor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/09/337/2089615/nyoman-dhamantra-minta-jatah-rp39-6-miliar-dari-pengurusan-impor-20-000-ton-bawang-putih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/09/337/2089615/nyoman-dhamantra-minta-jatah-rp39-6-miliar-dari-pengurusan-impor-20-000-ton-bawang-putih"/><item><title>Nyoman Dhamantra Minta Jatah Rp39,6 Miliar dari Pengurusan Impor 20.000 Ton Bawang Putih</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/09/337/2089615/nyoman-dhamantra-minta-jatah-rp39-6-miliar-dari-pengurusan-impor-20-000-ton-bawang-putih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/09/337/2089615/nyoman-dhamantra-minta-jatah-rp39-6-miliar-dari-pengurusan-impor-20-000-ton-bawang-putih</guid><pubDate>Jum'at 09 Agustus 2019 00:41 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/09/337/2089615/nyoman-dhamantra-minta-jatah-rp39-6-miliar-dari-pengurusan-impor-20-000-ton-bawang-putih-EJWxfmkANX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyidik KPK tunjukkan barang bukti OTT suap impor bawang putih dengan tersangka I Nyoman Dhamantra. (Foto : Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/09/337/2089615/nyoman-dhamantra-minta-jatah-rp39-6-miliar-dari-pengurusan-impor-20-000-ton-bawang-putih-EJWxfmkANX.jpg</image><title>Penyidik KPK tunjukkan barang bukti OTT suap impor bawang putih dengan tersangka I Nyoman Dhamantra. (Foto : Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan anggota komisi VI DPR Fraksi PDI-Perjuangan, I Nyoman Dhamantra, sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019.

Selain I Nyoman Dhamantra, KPK menetapkan lima orang lainnya, yaitu, orang kepercayaan I Nyoman, Mirawati Basri, serta empat pihak swasta, Afung, Doddy Wahyudi, Zulfikar, dan Elviyanto.

&amp;lrm;Dalam perkara ini, I Nyoman diduga meminta komitmen fee Rp1.700 hingga Rp1.800 per 1 kilogram bawang putih yang diimpor. Komitmen fee tersebut rencananya digunakan untuk mengurus perizinan kuota impor 20.000 ton bawang putih.



Selain komitmen fee tersebut, I Nyoman telah menyepakati adanya permintaan awal sebesar Rp3,6 miliar untuk mengurus izin impor bawang putih. Namun, dari Rp3,6 miliar baru terealisasi Rp2,1 miliar untuk I Nyoman.

&quot;&amp;lrm;Angka yang disepakati pada awalnya adalah Rp3,6 miliar dan komitmen fee Rp1.700-Rp1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor. Komitmen fee tersebut akan digunakan untuk mengurusi kuota impor 20.000 Ton bawang putih untuk beberapa perusahaan,&quot; kata Ketua KPK, Agus Rahardjo saat konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

Baca Juga : KPK Tetapkan Politikus PDIP Tersangka Kasus Impor Bawang Putih

Dari 20.000 ton bawang putih yang akan diimpor, I Nyoman akan mendapatkan komitmen&amp;lrm; fee sebesar Rp36 miliar ditambah permintaan awal Rp3,6 miliar. Sehingga, total uang yang akan diterima I Nyoman sebesar Rp39,6 miliar jika berhasi merealisasikan 20.00 ton bawang putih.

Baca Juga : Kronologi OTT Politikus PDI-P Terkait Kasus Dugaan Suap Impor Bawang

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan anggota komisi VI DPR Fraksi PDI-Perjuangan, I Nyoman Dhamantra, sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019.

Selain I Nyoman Dhamantra, KPK menetapkan lima orang lainnya, yaitu, orang kepercayaan I Nyoman, Mirawati Basri, serta empat pihak swasta, Afung, Doddy Wahyudi, Zulfikar, dan Elviyanto.

&amp;lrm;Dalam perkara ini, I Nyoman diduga meminta komitmen fee Rp1.700 hingga Rp1.800 per 1 kilogram bawang putih yang diimpor. Komitmen fee tersebut rencananya digunakan untuk mengurus perizinan kuota impor 20.000 ton bawang putih.



Selain komitmen fee tersebut, I Nyoman telah menyepakati adanya permintaan awal sebesar Rp3,6 miliar untuk mengurus izin impor bawang putih. Namun, dari Rp3,6 miliar baru terealisasi Rp2,1 miliar untuk I Nyoman.

&quot;&amp;lrm;Angka yang disepakati pada awalnya adalah Rp3,6 miliar dan komitmen fee Rp1.700-Rp1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor. Komitmen fee tersebut akan digunakan untuk mengurusi kuota impor 20.000 Ton bawang putih untuk beberapa perusahaan,&quot; kata Ketua KPK, Agus Rahardjo saat konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

Baca Juga : KPK Tetapkan Politikus PDIP Tersangka Kasus Impor Bawang Putih

Dari 20.000 ton bawang putih yang akan diimpor, I Nyoman akan mendapatkan komitmen&amp;lrm; fee sebesar Rp36 miliar ditambah permintaan awal Rp3,6 miliar. Sehingga, total uang yang akan diterima I Nyoman sebesar Rp39,6 miliar jika berhasi merealisasikan 20.00 ton bawang putih.

Baca Juga : Kronologi OTT Politikus PDI-P Terkait Kasus Dugaan Suap Impor Bawang

</content:encoded></item></channel></rss>
