<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Kebakaran di Gunung Ciremai Masih Misteri </title><description>Penyebab terjadinya kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) hingga saat ini belum diketahui.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/09/525/2089990/penyebab-kebakaran-di-gunung-ciremai-masih-misteri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/09/525/2089990/penyebab-kebakaran-di-gunung-ciremai-masih-misteri"/><item><title>Penyebab Kebakaran di Gunung Ciremai Masih Misteri </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/09/525/2089990/penyebab-kebakaran-di-gunung-ciremai-masih-misteri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/09/525/2089990/penyebab-kebakaran-di-gunung-ciremai-masih-misteri</guid><pubDate>Jum'at 09 Agustus 2019 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/09/525/2089990/penyebab-kebakaran-di-gunung-ciremai-masih-misteri-nnt9yv26ed.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ciremai (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/09/525/2089990/penyebab-kebakaran-di-gunung-ciremai-masih-misteri-nnt9yv26ed.jpg</image><title>Gunung Ciremai (Foto: Ist)</title></images><description>KUNINGAN - Penyebab terjadinya kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) hingga saat ini belum diketahui. Petugas dari kepolisian akhirnya diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
&quot;Dari teman-teman kepolisian sudah ada yang naik. Mereka akan mencoba menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran di Gunung Ciremai,&quot; ujar Kepala BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin, saat ditemui Okezone, Jumat (9/8/2019).
Disebutkan Agus, lokasi kebakaran yang berada pada lereng-lereng curam membuat pihaknya kesulitan untuk mencari tahu penyebab terjadinya kebakaran.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kebakaran di Gunung Ciremai Meluas hingga 300 Hektare&amp;nbsp;
Api yang membakar kawasan Gunung Ciremai pun semakin meluas. Bahkan, lahan yang terbakar sudah mencapai lebih dari 300 hektare.
&quot;Api semakin meluas. Diperkirakan sudah mencapai 300 hektare lebih,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Menurut Agus, kecepatan angin di lokasi kebakaran sangatlah kencang yang mengakibatkan api semakin meluas. Api yang meluas tersebut sudah hampir membentuk setengah lingkaran di sekitar kawah.
&quot;Angin cukup kencang. Api yang meluas sudah membentuk setengah lingkaran,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Karhutla di Gunung Ciremai Meluas, BPBD Siapkan Water Bombing</description><content:encoded>KUNINGAN - Penyebab terjadinya kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) hingga saat ini belum diketahui. Petugas dari kepolisian akhirnya diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
&quot;Dari teman-teman kepolisian sudah ada yang naik. Mereka akan mencoba menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran di Gunung Ciremai,&quot; ujar Kepala BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin, saat ditemui Okezone, Jumat (9/8/2019).
Disebutkan Agus, lokasi kebakaran yang berada pada lereng-lereng curam membuat pihaknya kesulitan untuk mencari tahu penyebab terjadinya kebakaran.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kebakaran di Gunung Ciremai Meluas hingga 300 Hektare&amp;nbsp;
Api yang membakar kawasan Gunung Ciremai pun semakin meluas. Bahkan, lahan yang terbakar sudah mencapai lebih dari 300 hektare.
&quot;Api semakin meluas. Diperkirakan sudah mencapai 300 hektare lebih,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Menurut Agus, kecepatan angin di lokasi kebakaran sangatlah kencang yang mengakibatkan api semakin meluas. Api yang meluas tersebut sudah hampir membentuk setengah lingkaran di sekitar kawah.
&quot;Angin cukup kencang. Api yang meluas sudah membentuk setengah lingkaran,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Karhutla di Gunung Ciremai Meluas, BPBD Siapkan Water Bombing</content:encoded></item></channel></rss>
