<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tinjau Karhutla, Menteri LHK Sebut Kerusakan Taman Nasional Tesso Nilo Parah </title><description>Siti Nurbaya melakukan peninjauan langsung Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/13/340/2091371/tinjau-karhutla-menteri-lhk-sebut-kerusakan-taman-nasional-tesso-nilo-parah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/13/340/2091371/tinjau-karhutla-menteri-lhk-sebut-kerusakan-taman-nasional-tesso-nilo-parah"/><item><title>Tinjau Karhutla, Menteri LHK Sebut Kerusakan Taman Nasional Tesso Nilo Parah </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/13/340/2091371/tinjau-karhutla-menteri-lhk-sebut-kerusakan-taman-nasional-tesso-nilo-parah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/13/340/2091371/tinjau-karhutla-menteri-lhk-sebut-kerusakan-taman-nasional-tesso-nilo-parah</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2019 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/13/340/2091371/tinjau-karhutla-menteri-lhk-sebut-kerusakan-taman-nasional-tesso-nilo-parah-4PHX6Gcd4I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri LHK Siti Nurbaya (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/13/340/2091371/tinjau-karhutla-menteri-lhk-sebut-kerusakan-taman-nasional-tesso-nilo-parah-4PHX6Gcd4I.jpg</image><title>Menteri LHK Siti Nurbaya (Foto: Ist)</title></images><description>PELALAWAN - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya melakukan peninjauan langsung Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Salah satu yang ditinjau adalah kebakaran di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Dalam peninjauan melalui udara, Siti mengaku sangat prihatin dengan kondisi kawasan konservasi tempat habitat gajah Sumatera. Bahkan, ia menyebut, kebakaran di TNTN sangat parah.
&quot;Saya melihat langsung tadi pakai heli kebakaran di TNTN sangat parah,&quot; keluh  Siti usai turun dari heli dan meninjau kebakaran di Kecamatan Langgam, Pelalawan, Selasa (13/8/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Polda Kalbar Tangani 17 Kasus Karhutla, 21 Orang Jadi Tersangka

Dia menjelaskan, pantauan dari udara terdapat banyak lahan yang terbakar. Namun, kebakaran tidak hanya satu hamparan. Kepulan asap di mana- di mana di kawasan yang memang menjadi tanggung jawab Kementerian LHK.
&quot;Saat ini, kebakaran sudah masuk masuk ke tengah kawasan TNTN,&quot; imbuh Siti.
Terlihat pula kawasan habitat gajah Sumatera sudah berubah menjadi hamparan kebun kelapa sawit. &quot;Kita sudah mengantongi siapa yang punya sawit  3 hektar sapa yang punya 3.000 hektare,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;300 Meter Persegi Lahan di Gunung Batukaru Tabanan Terbakar
</description><content:encoded>PELALAWAN - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya melakukan peninjauan langsung Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Salah satu yang ditinjau adalah kebakaran di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Dalam peninjauan melalui udara, Siti mengaku sangat prihatin dengan kondisi kawasan konservasi tempat habitat gajah Sumatera. Bahkan, ia menyebut, kebakaran di TNTN sangat parah.
&quot;Saya melihat langsung tadi pakai heli kebakaran di TNTN sangat parah,&quot; keluh  Siti usai turun dari heli dan meninjau kebakaran di Kecamatan Langgam, Pelalawan, Selasa (13/8/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Polda Kalbar Tangani 17 Kasus Karhutla, 21 Orang Jadi Tersangka

Dia menjelaskan, pantauan dari udara terdapat banyak lahan yang terbakar. Namun, kebakaran tidak hanya satu hamparan. Kepulan asap di mana- di mana di kawasan yang memang menjadi tanggung jawab Kementerian LHK.
&quot;Saat ini, kebakaran sudah masuk masuk ke tengah kawasan TNTN,&quot; imbuh Siti.
Terlihat pula kawasan habitat gajah Sumatera sudah berubah menjadi hamparan kebun kelapa sawit. &quot;Kita sudah mengantongi siapa yang punya sawit  3 hektar sapa yang punya 3.000 hektare,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;300 Meter Persegi Lahan di Gunung Batukaru Tabanan Terbakar
</content:encoded></item></channel></rss>
