<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Penumpang Gelap, PA 212: Enggak Paham Kita</title><description>Slamet mengatakan, pihaknya berjuang sesuai dengan rekomendasi Ijtima Ulama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/14/605/2091748/soal-penumpang-gelap-pa-212-enggak-paham-kita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/14/605/2091748/soal-penumpang-gelap-pa-212-enggak-paham-kita"/><item><title>Soal Penumpang Gelap, PA 212: Enggak Paham Kita</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/14/605/2091748/soal-penumpang-gelap-pa-212-enggak-paham-kita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/14/605/2091748/soal-penumpang-gelap-pa-212-enggak-paham-kita</guid><pubDate>Rabu 14 Agustus 2019 13:24 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/14/605/2091748/soal-penumpang-gelap-pa-212-enggak-paham-kita-fpVAfAfByx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PA 212, Slamet Ma'arif. (Foto : Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/14/605/2091748/soal-penumpang-gelap-pa-212-enggak-paham-kita-fpVAfAfByx.jpg</image><title>Ketua Umum PA 212, Slamet Ma'arif. (Foto : Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif, mengaku tak paham soal isu &amp;ldquo;penumpang gelap&amp;rdquo; yang terlibat dalam pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2019.

&quot;Enggak paham kita. Kita berjuang-berjuang saja sesuai rekomendasi Ijtima Ulama,&quot; kata Slamet kepada Okezone, Rabu (14/8/2019).

Akan tetapi, Slamet menduga penumpang gelap yang dimaksud adalah mereka yang tidak masuk dalam bagian Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.



&quot;Hemat saya, mungkin kelompok yang tidak masuk dalam BPN kali karena kalau yang masuk dalam BPN kan terang benderang dan jelas. Jadi bukan penumpang gelap, tapi mitra yang terang hehe,&quot; tuturnya.

Meski demikian, dia meyakini &quot;penumpang gelap&quot; yang dimaksud bukanlah emak-emak ataupun ulama yang tergabung untuk mendukung Prabowo-Sandi. Slamet mendorong agar yang mengembuskan isu tersebut dapat menjelaskan secara rinci.

Baca Juga : PAN Minta Gerindra Ungkap Sosok &quot;Penumpang Gelap&quot; yang Ingin Membuat Situasi Kacau

&quot;Tanya sama yang sebut dong kan dia bilang. Bukan emak-emak dan ulama,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Wasekjen Gerindra Akui Ada Penumpang Gelap, tapi Bukan HTI




</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif, mengaku tak paham soal isu &amp;ldquo;penumpang gelap&amp;rdquo; yang terlibat dalam pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2019.

&quot;Enggak paham kita. Kita berjuang-berjuang saja sesuai rekomendasi Ijtima Ulama,&quot; kata Slamet kepada Okezone, Rabu (14/8/2019).

Akan tetapi, Slamet menduga penumpang gelap yang dimaksud adalah mereka yang tidak masuk dalam bagian Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.



&quot;Hemat saya, mungkin kelompok yang tidak masuk dalam BPN kali karena kalau yang masuk dalam BPN kan terang benderang dan jelas. Jadi bukan penumpang gelap, tapi mitra yang terang hehe,&quot; tuturnya.

Meski demikian, dia meyakini &quot;penumpang gelap&quot; yang dimaksud bukanlah emak-emak ataupun ulama yang tergabung untuk mendukung Prabowo-Sandi. Slamet mendorong agar yang mengembuskan isu tersebut dapat menjelaskan secara rinci.

Baca Juga : PAN Minta Gerindra Ungkap Sosok &quot;Penumpang Gelap&quot; yang Ingin Membuat Situasi Kacau

&quot;Tanya sama yang sebut dong kan dia bilang. Bukan emak-emak dan ulama,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Wasekjen Gerindra Akui Ada Penumpang Gelap, tapi Bukan HTI




</content:encoded></item></channel></rss>
