<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buka Rapat Paripurna, Ketua DPR Singgung Pertemuan Jokowi dan Prabowo</title><description>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo juga membaca pantun saat membuka Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I 2019-2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/16/337/2092810/buka-rapat-paripurna-ketua-dpr-singgung-pertemuan-jokowi-dan-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/16/337/2092810/buka-rapat-paripurna-ketua-dpr-singgung-pertemuan-jokowi-dan-prabowo"/><item><title>Buka Rapat Paripurna, Ketua DPR Singgung Pertemuan Jokowi dan Prabowo</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/16/337/2092810/buka-rapat-paripurna-ketua-dpr-singgung-pertemuan-jokowi-dan-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/16/337/2092810/buka-rapat-paripurna-ketua-dpr-singgung-pertemuan-jokowi-dan-prabowo</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2019 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/16/337/2092810/buka-rapat-paripurna-ketua-dpr-singgung-pertemuan-jokowi-dan-prabowo-f18MU5j8Z4.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Sidang Tahunan MPR, DPD, DPR 2019 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Arif/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/16/337/2092810/buka-rapat-paripurna-ketua-dpr-singgung-pertemuan-jokowi-dan-prabowo-f18MU5j8Z4.jpeg</image><title>Sidang Tahunan MPR, DPD, DPR 2019 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Arif/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPR RI Bambang Soesatyo membuka Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I 2019-2020 dalam rangka penyampaian pidato Presiden mengenai RUU APBN 2020 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).
Dalam pidatonya, Bamsoet &amp;ndash;sapaan akrab Bambang&amp;mdash;menyinggung pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto pasca-Pilpres 2019 yang menurutnya bagus untuk rekonsiliasi politik.
&amp;ldquo;Sekarang saatnya kita memasuki babak baru dalam pemerintahan Indonesia. Rekonsiliasi politik pasca-pemilu merupakan bagian penting untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan demi terciptanya stabilitas politik dan pemerintahan yang efektif pada periode mendatang,&amp;rdquo; kata Bamsoet.
&amp;ldquo;Dalam kaitan itu, atas nama pimpinan dan anggota DPR RI, kami  memberikan apresiasi atas pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subiyanto beberapa waktu yang lalu,&amp;rdquo; lanjut politikus Golkar itu.
Prabowo dan Jokowi bertemu di MRT Jakarta pasca-Pilpres 2019 (Biro Pers Setpres)
Menurutnya, pertemuan kedua calon presiden yang bertarung di Pilpres 2019 tersebut, akan membawa keteduhan di masyarakat.
&amp;ldquo;Insya Allah situasi masyarakat akan lebih teduh dan normal kembali sehingga mereka dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan nasional,&amp;rdquo; ujar Bamsoet.
Menurutnya Indonesia baru saja melewati agenda politik yang sangat menentukan dalam kehidupan bangsa dan negara yaitu Pemilu Serentak 2019.
Baca juga: Pidato Lengkap Presiden Jokowi di Sidang Bersama DPD dan DPR 2019
&amp;ldquo;Walaupun diwarnai dengan persaingan yang sangat tajam, sampai terjadi keterbelahan masyarakat selama Pilpres, tetapi semua itu akhirnya dapat kita lalui dengan aman dan damai,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;ldquo;Ini menandakan adanya kedewasaan politik bangsa kita dalam berdemokrasi. Sekaligus melengkapi keberhasilan Pilkada serentak 2017 dan 2018 yang juga berlangsung dengan aman dan damai.&amp;rdquo;
Baca juga: Pidato Lengkap Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR 2019
Menurutnya tantangan dihadapi Indonesia ke depan terbentang luas. Indonesia, lanjut dia, harus mengejar ketertingalannya, dengan berlari lebih cepat untuk meraih kemajuan.
Pimpinan DPR RI mendukung tema yang dipilih oleh pemerintah dalam merayakan HUT ke 74 RI, yaitu &amp;lsquo;SDM Unggul, Indonesia Maju&amp;rsquo;.
&amp;ldquo;Kami yakin hanya dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, bangsa kita akan mampu melakukan lompatan jauh ke depan, sehingga pada peringatan satu abad kemerdekaan Republik Indonesia, pada tahun 2045 nanti, Indonesia akan masuk dalam barisan 5 besar Negara-negara maju di dunia.&amp;rdquo;
Di awal berpidato pembukaan rapat paripurna, Bamsoet membacakan sebuah pantun:

Kapal berangkat penumpang melambai
 
Semoga selamat ke seberang sana
 
Mari menuju indonesia damai
 
Dalam keberagamaan nusa dan bangsa
 
Hari cerah langit biru
 
Pergi ke hutan berburu rusa
 
Dirgahayu indonesiaku
 
Tetap semangat dan merdeka
 
&amp;nbsp;
 
Pagi pagi pergi membabat
 
Parang dibawa naik sepeda
 
Karena berkat pejuang hebat
 
Indonesia raih keutuhan merdeka
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPR RI Bambang Soesatyo membuka Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I 2019-2020 dalam rangka penyampaian pidato Presiden mengenai RUU APBN 2020 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).
Dalam pidatonya, Bamsoet &amp;ndash;sapaan akrab Bambang&amp;mdash;menyinggung pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto pasca-Pilpres 2019 yang menurutnya bagus untuk rekonsiliasi politik.
&amp;ldquo;Sekarang saatnya kita memasuki babak baru dalam pemerintahan Indonesia. Rekonsiliasi politik pasca-pemilu merupakan bagian penting untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan demi terciptanya stabilitas politik dan pemerintahan yang efektif pada periode mendatang,&amp;rdquo; kata Bamsoet.
&amp;ldquo;Dalam kaitan itu, atas nama pimpinan dan anggota DPR RI, kami  memberikan apresiasi atas pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subiyanto beberapa waktu yang lalu,&amp;rdquo; lanjut politikus Golkar itu.
Prabowo dan Jokowi bertemu di MRT Jakarta pasca-Pilpres 2019 (Biro Pers Setpres)
Menurutnya, pertemuan kedua calon presiden yang bertarung di Pilpres 2019 tersebut, akan membawa keteduhan di masyarakat.
&amp;ldquo;Insya Allah situasi masyarakat akan lebih teduh dan normal kembali sehingga mereka dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan nasional,&amp;rdquo; ujar Bamsoet.
Menurutnya Indonesia baru saja melewati agenda politik yang sangat menentukan dalam kehidupan bangsa dan negara yaitu Pemilu Serentak 2019.
Baca juga: Pidato Lengkap Presiden Jokowi di Sidang Bersama DPD dan DPR 2019
&amp;ldquo;Walaupun diwarnai dengan persaingan yang sangat tajam, sampai terjadi keterbelahan masyarakat selama Pilpres, tetapi semua itu akhirnya dapat kita lalui dengan aman dan damai,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;ldquo;Ini menandakan adanya kedewasaan politik bangsa kita dalam berdemokrasi. Sekaligus melengkapi keberhasilan Pilkada serentak 2017 dan 2018 yang juga berlangsung dengan aman dan damai.&amp;rdquo;
Baca juga: Pidato Lengkap Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR 2019
Menurutnya tantangan dihadapi Indonesia ke depan terbentang luas. Indonesia, lanjut dia, harus mengejar ketertingalannya, dengan berlari lebih cepat untuk meraih kemajuan.
Pimpinan DPR RI mendukung tema yang dipilih oleh pemerintah dalam merayakan HUT ke 74 RI, yaitu &amp;lsquo;SDM Unggul, Indonesia Maju&amp;rsquo;.
&amp;ldquo;Kami yakin hanya dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, bangsa kita akan mampu melakukan lompatan jauh ke depan, sehingga pada peringatan satu abad kemerdekaan Republik Indonesia, pada tahun 2045 nanti, Indonesia akan masuk dalam barisan 5 besar Negara-negara maju di dunia.&amp;rdquo;
Di awal berpidato pembukaan rapat paripurna, Bamsoet membacakan sebuah pantun:

Kapal berangkat penumpang melambai
 
Semoga selamat ke seberang sana
 
Mari menuju indonesia damai
 
Dalam keberagamaan nusa dan bangsa
 
Hari cerah langit biru
 
Pergi ke hutan berburu rusa
 
Dirgahayu indonesiaku
 
Tetap semangat dan merdeka
 
&amp;nbsp;
 
Pagi pagi pergi membabat
 
Parang dibawa naik sepeda
 
Karena berkat pejuang hebat
 
Indonesia raih keutuhan merdeka
</content:encoded></item></channel></rss>
