<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alwi Shihab: Kelompok Radikal Bikin Propaganda Seolah-olah Pancasila Tak Islami</title><description>Alwi mengatakan, kelompok radikal berupaya memaksakan pandangannya kepada masyarakat dengan cara mengedepankan seakan Pancasila tidak Islami</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/16/337/2092934/alwi-shihab-kelompok-radikal-bikin-propaganda-seolah-olah-pancasila-tak-islami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/16/337/2092934/alwi-shihab-kelompok-radikal-bikin-propaganda-seolah-olah-pancasila-tak-islami"/><item><title>Alwi Shihab: Kelompok Radikal Bikin Propaganda Seolah-olah Pancasila Tak Islami</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/16/337/2092934/alwi-shihab-kelompok-radikal-bikin-propaganda-seolah-olah-pancasila-tak-islami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/16/337/2092934/alwi-shihab-kelompok-radikal-bikin-propaganda-seolah-olah-pancasila-tak-islami</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2019 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/16/337/2092934/alwi-shihab-kelompok-radikal-bikin-propaganda-seolah-olah-pancasila-tak-islami-dMhDcxfQlI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alwi Shihab (kedua kiri) saat FGC GSK di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/8/2019). (Foto : Fahreza Rizky/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/16/337/2092934/alwi-shihab-kelompok-radikal-bikin-propaganda-seolah-olah-pancasila-tak-islami-dMhDcxfQlI.jpg</image><title>Alwi Shihab (kedua kiri) saat FGC GSK di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/8/2019). (Foto : Fahreza Rizky/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Anggota Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Alwi Shihab mengatakan kelompok radikal berusaha untuk memaksakan pandangannya kepada khalayak. Mereka disebut menebarkan propaganda seolah-olah Pancasila tidak Islami.
Pernyataan itu dikatakan Alwi dalam Focus Group Discussion Scenario Planning: Indonesia yang digelar GSK di Hotel JS Luwansa, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
&quot;Kelompok radikal memang berusaha untuk memaksakan pandangannya kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang tak mengerti dan mudah untuk diprovokasi dengan cara mengedepankan Islam seakan Pancasila memang tidak Islami,&quot; ucap Alwi, Jumat (16/8/2019).



Alwi menegaskan, propaganda kelompok radikal yang menyebut Pancasila tidak Islami salah besar. Menurutnya, di dalam Pancasila justru terdapat nilai-nilai agama.
&quot;Justru itu problem yang ingin kami selesaikan bahwa Pancasila ini dari sejak awal sampai sekarang sama sekali tidak mengandung pemahaman atau kebijakan yang antiagama. Justru Pancasila ini bagian dari agama,&quot; katanya.
GSK, kata dia, berupaya memberi penyuluhan ke masyarakat bahwa Pancasila itu tidak bertentangan dengan Islam. Selain itu, GSK akan menegasikan pandangan kelompok radikal yang menganggap Pancasila anti-Islam.

Baca Juga : Mahfud MD Sebut Buronan Radikalisme dari Arab Akan Kabur ke Indonesia

&quot;Itu tidak benar. Kami akan mengusulkan supaya tokoh-tokoh Islam dari dunia Arab yang moderat, bisa menyampaikan pada masyarakat Indonesia. Karena kelompok radikal ini selalu mengacu pada tokoh-tokoh di negeri Arab dan menganggap tokoh-tokoh Islam di Indonesia ini tokoh yang KW 2,&quot; ucap Alwi.
&quot;Jadi kami datangkan apa yang dianggap KW 1 itu dan membantah apa yang mereka sebar luaskan di masyarakat kita,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Dituding Anti-Bendera Tauhid, Mahfud MD Gelar Sayembara Berhadiah Rp10 Juta




</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Anggota Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Alwi Shihab mengatakan kelompok radikal berusaha untuk memaksakan pandangannya kepada khalayak. Mereka disebut menebarkan propaganda seolah-olah Pancasila tidak Islami.
Pernyataan itu dikatakan Alwi dalam Focus Group Discussion Scenario Planning: Indonesia yang digelar GSK di Hotel JS Luwansa, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
&quot;Kelompok radikal memang berusaha untuk memaksakan pandangannya kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang tak mengerti dan mudah untuk diprovokasi dengan cara mengedepankan Islam seakan Pancasila memang tidak Islami,&quot; ucap Alwi, Jumat (16/8/2019).



Alwi menegaskan, propaganda kelompok radikal yang menyebut Pancasila tidak Islami salah besar. Menurutnya, di dalam Pancasila justru terdapat nilai-nilai agama.
&quot;Justru itu problem yang ingin kami selesaikan bahwa Pancasila ini dari sejak awal sampai sekarang sama sekali tidak mengandung pemahaman atau kebijakan yang antiagama. Justru Pancasila ini bagian dari agama,&quot; katanya.
GSK, kata dia, berupaya memberi penyuluhan ke masyarakat bahwa Pancasila itu tidak bertentangan dengan Islam. Selain itu, GSK akan menegasikan pandangan kelompok radikal yang menganggap Pancasila anti-Islam.

Baca Juga : Mahfud MD Sebut Buronan Radikalisme dari Arab Akan Kabur ke Indonesia

&quot;Itu tidak benar. Kami akan mengusulkan supaya tokoh-tokoh Islam dari dunia Arab yang moderat, bisa menyampaikan pada masyarakat Indonesia. Karena kelompok radikal ini selalu mengacu pada tokoh-tokoh di negeri Arab dan menganggap tokoh-tokoh Islam di Indonesia ini tokoh yang KW 2,&quot; ucap Alwi.
&quot;Jadi kami datangkan apa yang dianggap KW 1 itu dan membantah apa yang mereka sebar luaskan di masyarakat kita,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Dituding Anti-Bendera Tauhid, Mahfud MD Gelar Sayembara Berhadiah Rp10 Juta




</content:encoded></item></channel></rss>
