<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turis Kubur Popok Buat Pantai Boracay Ditutup Sebagian</title><description>Cuplikan dari insiden tersebut telah menyebabkan kemarahan warganet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/17/18/2093248/turis-kubur-popok-buat-pantai-boracay-ditutup-sebagian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/17/18/2093248/turis-kubur-popok-buat-pantai-boracay-ditutup-sebagian"/><item><title>Turis Kubur Popok Buat Pantai Boracay Ditutup Sebagian</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/17/18/2093248/turis-kubur-popok-buat-pantai-boracay-ditutup-sebagian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/17/18/2093248/turis-kubur-popok-buat-pantai-boracay-ditutup-sebagian</guid><pubDate>Sabtu 17 Agustus 2019 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/17/18/2093248/turis-kubur-popok-buat-pantai-boracay-ditutup-sebagian-UDDWdPZMVf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cuplikan wanita mengubur popok di pantai Boracay, Filipina. Foto/Twitter</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/17/18/2093248/turis-kubur-popok-buat-pantai-boracay-ditutup-sebagian-UDDWdPZMVf.jpg</image><title>Cuplikan wanita mengubur popok di pantai Boracay, Filipina. Foto/Twitter</title></images><description>MANILA &amp;ndash; Akibat ulah seorang turis yang mengubur popok menyebabkan pihak berwedangn menutup sebagian pantai Boracay, Fillipina.
Mengutip BBC News, Sabtu (17/8/2019), pihak berwedangn menutup wilayah pantai seluas 100 meter pada Rabu (14/8).
Cuplikan dari insiden tersebut telah menyebabkan kemarahan warganet.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;tl&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Huli sa video ang isang dayuhan na pinadudumi ang anak sa mismong Boracay beach. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/G8gq22Kty1&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/G8gq22Kty1&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; ABS-CBN News (@ABSCBNNews) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/ABSCBNNews/status/1161279992233365506?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;August 13, 2019&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Tahun lalu, Pantai Boracay ditutup untuk wisatawan selama enam bulan setelah untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral Sampah Indonesia Kotori Pantai Thailand, Sudah Menyebabkan Kematian!
Baca juga:&amp;nbsp;Berkeliaran Telanjang di Pantai, 5 Wanita dan 1 Pria Ditangkap Polisi Thailand
Video itu, yang diposting di media sosial menunjukkan seorang turis wanita mengubur sebuah benda di pasir.
Pihak berwenang bagian Pariwisata Filipina, Bernadette Romulo-Puyat mengkonfirmasi bahwa bagian pantai yang telah ditutup dan akan dibuka kembali dalam waktu 48 dan 72 jam.
&quot;Aktivitas berenang dibatasi untuk sementara karena sedang melakukan pembersihan dan mencari di mana popok dikubur. Area sekarang digali,&quot; kata dia.
Pihak berwenang sekarang berusaha untuk menemukan para wisatawan dalam video dan mengajukan tuntutan atas pelanggaran peraturan lingkungan.
Banyak orang di media sosial meminta para turis untuk menghormati pulau itu.
Tahun lalu Presiden Rodrigo Duterte mengatakan pulau Boracay berubah menjadi &quot;kolam limbah&quot; sebelum menutup pulau itu selama enam bulan.</description><content:encoded>MANILA &amp;ndash; Akibat ulah seorang turis yang mengubur popok menyebabkan pihak berwedangn menutup sebagian pantai Boracay, Fillipina.
Mengutip BBC News, Sabtu (17/8/2019), pihak berwedangn menutup wilayah pantai seluas 100 meter pada Rabu (14/8).
Cuplikan dari insiden tersebut telah menyebabkan kemarahan warganet.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;tl&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Huli sa video ang isang dayuhan na pinadudumi ang anak sa mismong Boracay beach. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/G8gq22Kty1&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/G8gq22Kty1&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; ABS-CBN News (@ABSCBNNews) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/ABSCBNNews/status/1161279992233365506?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;August 13, 2019&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Tahun lalu, Pantai Boracay ditutup untuk wisatawan selama enam bulan setelah untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral Sampah Indonesia Kotori Pantai Thailand, Sudah Menyebabkan Kematian!
Baca juga:&amp;nbsp;Berkeliaran Telanjang di Pantai, 5 Wanita dan 1 Pria Ditangkap Polisi Thailand
Video itu, yang diposting di media sosial menunjukkan seorang turis wanita mengubur sebuah benda di pasir.
Pihak berwenang bagian Pariwisata Filipina, Bernadette Romulo-Puyat mengkonfirmasi bahwa bagian pantai yang telah ditutup dan akan dibuka kembali dalam waktu 48 dan 72 jam.
&quot;Aktivitas berenang dibatasi untuk sementara karena sedang melakukan pembersihan dan mencari di mana popok dikubur. Area sekarang digali,&quot; kata dia.
Pihak berwenang sekarang berusaha untuk menemukan para wisatawan dalam video dan mengajukan tuntutan atas pelanggaran peraturan lingkungan.
Banyak orang di media sosial meminta para turis untuk menghormati pulau itu.
Tahun lalu Presiden Rodrigo Duterte mengatakan pulau Boracay berubah menjadi &quot;kolam limbah&quot; sebelum menutup pulau itu selama enam bulan.</content:encoded></item></channel></rss>
