<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Arah Politik, Gerindra Tegaskan Masih 50:50</title><description>Partai Gerindra menyatakan masih dalam posisi 50:50 terkait arah politik ke depannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/17/337/2093320/soal-arah-politik-gerindra-tegaskan-masih-50-50</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/17/337/2093320/soal-arah-politik-gerindra-tegaskan-masih-50-50"/><item><title>Soal Arah Politik, Gerindra Tegaskan Masih 50:50</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/17/337/2093320/soal-arah-politik-gerindra-tegaskan-masih-50-50</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/17/337/2093320/soal-arah-politik-gerindra-tegaskan-masih-50-50</guid><pubDate>Sabtu 17 Agustus 2019 22:31 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/17/337/2093320/soal-arah-politik-gerindra-tegaskan-masih-50-50-kcELgL8KxM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/17/337/2093320/soal-arah-politik-gerindra-tegaskan-masih-50-50-kcELgL8KxM.jpg</image><title>Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya belum memutuskan sikap politik ke depan usai gelaran Pilpres 2019. Ia menerangkan, saat ini posisi Gerindra masih berada di tengah-tengah.
&quot;Posisi gerindra masih 50:50, ya di tengah. Posisinya di tengah, belum memutuskan,&quot; kata Riza saat ditemui di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8/2019).
Menurut dia, sikap politik Gerindra, apakah masuk pemerintahan atau menjadi oposisi, belum tentu diputus dalam rakernas. Setidaknya, dia menargetkan paling lambat pada September.
&quot;Mudah-mudahan bulan September ini nanti kita akan putuskan,&quot; ujar Riza.

Dia melanjutkan, pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya tidak selamanya untuk politik, apalagi sampai membawa arah partai. Namun, menurut dia, keduanya bertemu sebatas ajang silaturahmi sebagai sahabat karib.
&quot;Beliau bertemu dengan Bu Megawati yang merupakan sahabat lama, pernah jadi pasangan (di pilpres). Jadi pertemuan-pertemuan itu lebih sekadar silaturahmi. Pertemuan-pertemuan tersebut sebagai bentuk para elite harus bisa memberi contoh, memberi teladan persatuan dan kesatuan,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya belum memutuskan sikap politik ke depan usai gelaran Pilpres 2019. Ia menerangkan, saat ini posisi Gerindra masih berada di tengah-tengah.
&quot;Posisi gerindra masih 50:50, ya di tengah. Posisinya di tengah, belum memutuskan,&quot; kata Riza saat ditemui di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8/2019).
Menurut dia, sikap politik Gerindra, apakah masuk pemerintahan atau menjadi oposisi, belum tentu diputus dalam rakernas. Setidaknya, dia menargetkan paling lambat pada September.
&quot;Mudah-mudahan bulan September ini nanti kita akan putuskan,&quot; ujar Riza.

Dia melanjutkan, pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya tidak selamanya untuk politik, apalagi sampai membawa arah partai. Namun, menurut dia, keduanya bertemu sebatas ajang silaturahmi sebagai sahabat karib.
&quot;Beliau bertemu dengan Bu Megawati yang merupakan sahabat lama, pernah jadi pasangan (di pilpres). Jadi pertemuan-pertemuan itu lebih sekadar silaturahmi. Pertemuan-pertemuan tersebut sebagai bentuk para elite harus bisa memberi contoh, memberi teladan persatuan dan kesatuan,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
