<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Zahra Jadi Paskibraka DKI Jakarta: Hanya Seumur Hidup Sekali, Saya Sangat Bangga!</title><description>Anggota Paskibraka DKI Jakarta, Khaliza Cut A mengaku tidak menyangka dapat menjadi salah satu pasukan pengibar bendara merah putih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/17/338/2093169/cerita-zahra-jadi-paskibraka-dki-jakarta-hanya-seumur-hidup-sekali-saya-sangat-bangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/17/338/2093169/cerita-zahra-jadi-paskibraka-dki-jakarta-hanya-seumur-hidup-sekali-saya-sangat-bangga"/><item><title>Cerita Zahra Jadi Paskibraka DKI Jakarta: Hanya Seumur Hidup Sekali, Saya Sangat Bangga!</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/17/338/2093169/cerita-zahra-jadi-paskibraka-dki-jakarta-hanya-seumur-hidup-sekali-saya-sangat-bangga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/17/338/2093169/cerita-zahra-jadi-paskibraka-dki-jakarta-hanya-seumur-hidup-sekali-saya-sangat-bangga</guid><pubDate>Sabtu 17 Agustus 2019 11:53 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/17/338/2093169/cerita-zahra-jadi-paskibraka-dki-jakarta-hanya-seumur-hidup-sekali-saya-sangat-bangga-QS7038pmlK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Khaliza Cut A. Alias Zahra, Salah Seorang Pasukan Paskibraka DKI Jakarta yang Bertugas Mengibarkan Bendera Merah Putih di Kawasan Reklamasi, Pulau Maju, Jakarta Utara, Sabtu 17 Agustus 2010. (foto: Fardiansyah/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/17/338/2093169/cerita-zahra-jadi-paskibraka-dki-jakarta-hanya-seumur-hidup-sekali-saya-sangat-bangga-QS7038pmlK.jpg</image><title>Khaliza Cut A. Alias Zahra, Salah Seorang Pasukan Paskibraka DKI Jakarta yang Bertugas Mengibarkan Bendera Merah Putih di Kawasan Reklamasi, Pulau Maju, Jakarta Utara, Sabtu 17 Agustus 2010. (foto: Fardiansyah/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Salah seorang anggota Paskibraka DKI Jakarta, Khaliza Cut A mengaku tidak menyangka dapat menjadi salah satu pasukan pengibar bendara merah putih di HUT Ke-74 RI yang digelar di kawasan Reklamasi, Pulau Maju, Jakarta Utara.

&quot;Menjadi Paskibraka DKI adalah suatu kehormatan. Karena jadi Paskibraka itu hanya seumur hidup sekali. Saya sangat bangga bisa jadi bagian di Paskibraka DKI,&quot; kata Zahra kepada wartawan, di Kawasan Reklamasi Pulau Maju, Jakarta, Sabtu (17/8/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dikibarkan Tim Merah, Pembawa Baki Cantik Itu Bernama Salma El Mutafaqqiha&amp;nbsp;

Zahra sapaan akrab Khaliza Cut A mengaku, untuk menjadi anggota Paskibraka diperlukan pengorbanan dan perjuangan yang sangat besar, salah satunya harus membiasakan diri untuk bisa bangun pagi.

&quot;Saya kan orangnya enggak bisa bangun pagi. Tapi di sini lebih mandiri disiplin dan menghargai orang lain. Berani di depan umum banyak hal yang dipelajari di Paskibraka,&quot; ucap Zahra.

Siswi kelas XI Labscholl Rawamangun, Jakarta Timur ini bertekad selain mengejar cita-citanya menjadi dokter, juga  ingin tetap aktif di organisasi Paskibra.

&quot;Saya akan tetap aktif di Paskribra, ini tugas pertama saya di organisasi. Saya akan terus aktif akan melanjut cita-cita,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;HUT Ke-74 RI, Istana Pajang 2 Mobil Era Soeharto hingga Tampilkan Musik Bambu Hitada
</description><content:encoded>JAKARTA - Salah seorang anggota Paskibraka DKI Jakarta, Khaliza Cut A mengaku tidak menyangka dapat menjadi salah satu pasukan pengibar bendara merah putih di HUT Ke-74 RI yang digelar di kawasan Reklamasi, Pulau Maju, Jakarta Utara.

&quot;Menjadi Paskibraka DKI adalah suatu kehormatan. Karena jadi Paskibraka itu hanya seumur hidup sekali. Saya sangat bangga bisa jadi bagian di Paskibraka DKI,&quot; kata Zahra kepada wartawan, di Kawasan Reklamasi Pulau Maju, Jakarta, Sabtu (17/8/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dikibarkan Tim Merah, Pembawa Baki Cantik Itu Bernama Salma El Mutafaqqiha&amp;nbsp;

Zahra sapaan akrab Khaliza Cut A mengaku, untuk menjadi anggota Paskibraka diperlukan pengorbanan dan perjuangan yang sangat besar, salah satunya harus membiasakan diri untuk bisa bangun pagi.

&quot;Saya kan orangnya enggak bisa bangun pagi. Tapi di sini lebih mandiri disiplin dan menghargai orang lain. Berani di depan umum banyak hal yang dipelajari di Paskibraka,&quot; ucap Zahra.

Siswi kelas XI Labscholl Rawamangun, Jakarta Timur ini bertekad selain mengejar cita-citanya menjadi dokter, juga  ingin tetap aktif di organisasi Paskibra.

&quot;Saya akan tetap aktif di Paskribra, ini tugas pertama saya di organisasi. Saya akan terus aktif akan melanjut cita-cita,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;HUT Ke-74 RI, Istana Pajang 2 Mobil Era Soeharto hingga Tampilkan Musik Bambu Hitada
</content:encoded></item></channel></rss>
