<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP: GBHN Tangkal Ideologi Transnasional yang Masuk Lewat Pemilu</title><description>Ahmad Basarah mengatakan ideologi transnasional menyusup masuk ke Indonesia akibat perubahan dunia yang teramat cepat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/18/337/2093536/pdip-gbhn-tangkal-ideologi-transnasional-yang-masuk-lewat-pemilu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/18/337/2093536/pdip-gbhn-tangkal-ideologi-transnasional-yang-masuk-lewat-pemilu"/><item><title>PDIP: GBHN Tangkal Ideologi Transnasional yang Masuk Lewat Pemilu</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/18/337/2093536/pdip-gbhn-tangkal-ideologi-transnasional-yang-masuk-lewat-pemilu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/18/337/2093536/pdip-gbhn-tangkal-ideologi-transnasional-yang-masuk-lewat-pemilu</guid><pubDate>Minggu 18 Agustus 2019 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/18/337/2093536/pdip-gbhn-tangkal-ideologi-transnasional-yang-masuk-lewat-pemilu-qcOmivIdbB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/18/337/2093536/pdip-gbhn-tangkal-ideologi-transnasional-yang-masuk-lewat-pemilu-qcOmivIdbB.jpg</image><title>Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Mahfud MD mendapat informasi pemerintah Arab Saudi sedang gencar menangkapi sejumlah orang radikal. Sebagian dari mereka yang belum tertangkap disebut akan lari ke Indonesia membawa uang jutaan dollar untuk menyokong tumbuh kembangnya radikalisme di Tanah Air.

Merespons itu, Wakil Ketua MPR dari PDI Perjuangan (PDIP), Ahmad Basarah mengatakan ideologi transnasional menyusup masuk ke Indonesia akibat perubahan dunia yang teramat cepat. Karena itu ia menganggap pernyataan Mahfud sebagai sinyalemen kepadanya supaya lebih waspada.

Untuk mengantisipasi bekembangnya paham radikal di Indonesia, Basarah mengatakan diperlukan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Nantinya GBHN akan menangkal upaya penetrasi ideologi transnasional yang mencoba menyusup masuk dalam pesta demokrasi lima tahunan.

Baca Juga: PDIP Ajukan Proposal Amandemen Terbatas UUD 1945

&quot;Sinyalemen Pak Mahfud ada dana jutaan dollar untuk mengembangkan ideologi transnasional itu semakin meyakinkan PDI Perjuangan perlu hadirnya haluan negara,&quot; kata Basarah usai menghadiri peringatan Hari Konstitusi di Gedung MPR, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Ketua DPP PDI Perjuangan itu berujar, dengan adanya GBHN, ideologi transnasional tidak akan menyusup masuk dalam agenda pesta demokrasi lima tahunan baik itu Pilpres maupun Pilkada. Jika GBHN sudah ada, capres-cawapres ataupun calon kepala daerah tidak boleh membuat visi-misi yang bertentangan dengan haluan negara.

&quot;Supaya ideologi transnasional tak masuk melalui agenda pemilu bangsa Indonesia terutama pilpres dan pilkada yang memberikan mandat kepada calon presiden dan wapres dan calon kepala daerah membuat visi misi sendiri,&quot; jelas Basarah.



&quot;Gimana kalau visi misi calon presiden dan calon kepala daerah dimasuki kepentingan ideologi lain yang tak sesuai dengan ideologi negara? GBHN akan memberi panduan bahwa boleh capres dan calon kepala daerah membuat program tapi tak boleh keluar dari pakem yang dibuat MPR,&quot; tukas Basarah.

Diwartakan sebelumnya, Ketua GSK Mahfud MD mendapat informasi bahwa di Arab Saudi banyak dilakukan penangkapan terhadap orang radikal. Sebagian dari mereka yang belum tertangkap disebut akan lari ke Indonesia membawa uang jutaan dollar.

Pernyataan itu dikatakan Mahfud dalam Focus Group Discussion Scenario  Planning: Indonesia yang digelar GSK di Hotel JS Luwansa, Jalan Rasuna  Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

&quot;Nah sekarang ada info di Saudi Arabia itu terjadi  penangkapan-penangkapan terhadap orang radikal. Sudah banyak tertangkap.  Tapi yang belum tertangkap itu banyak yang akan lari ke Indonesia  dengan bawa jutaan dollar,&quot; ucapnya, Jumat 16 Agustus 2018.

Dikatan dia, radikalisme merupakan suatu gerakan mengganti sistem  yang sudah mapan dengan cara-cara tidak demokratis. Cara tersebut  ditolak ramai-ramai oleh tokoh bangsa. Menurut Mahfud, perubahan  sesungguhnya harus dilakukan secara gradual.

&quot;Perubahan radikal itu kita tolak. Apakah kita anti perubahan? Tidak.  Kita sadar perubahan itu harus dilakukan tapi perubahan kita adalah  perubahan gradual. Sistem sudah mantap diperbaiki, berdasar sistem itu.  Yaitu sistem negara kesatuan RI berdasarkan Pancasila,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Mahfud MD mendapat informasi pemerintah Arab Saudi sedang gencar menangkapi sejumlah orang radikal. Sebagian dari mereka yang belum tertangkap disebut akan lari ke Indonesia membawa uang jutaan dollar untuk menyokong tumbuh kembangnya radikalisme di Tanah Air.

Merespons itu, Wakil Ketua MPR dari PDI Perjuangan (PDIP), Ahmad Basarah mengatakan ideologi transnasional menyusup masuk ke Indonesia akibat perubahan dunia yang teramat cepat. Karena itu ia menganggap pernyataan Mahfud sebagai sinyalemen kepadanya supaya lebih waspada.

Untuk mengantisipasi bekembangnya paham radikal di Indonesia, Basarah mengatakan diperlukan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Nantinya GBHN akan menangkal upaya penetrasi ideologi transnasional yang mencoba menyusup masuk dalam pesta demokrasi lima tahunan.

Baca Juga: PDIP Ajukan Proposal Amandemen Terbatas UUD 1945

&quot;Sinyalemen Pak Mahfud ada dana jutaan dollar untuk mengembangkan ideologi transnasional itu semakin meyakinkan PDI Perjuangan perlu hadirnya haluan negara,&quot; kata Basarah usai menghadiri peringatan Hari Konstitusi di Gedung MPR, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Ketua DPP PDI Perjuangan itu berujar, dengan adanya GBHN, ideologi transnasional tidak akan menyusup masuk dalam agenda pesta demokrasi lima tahunan baik itu Pilpres maupun Pilkada. Jika GBHN sudah ada, capres-cawapres ataupun calon kepala daerah tidak boleh membuat visi-misi yang bertentangan dengan haluan negara.

&quot;Supaya ideologi transnasional tak masuk melalui agenda pemilu bangsa Indonesia terutama pilpres dan pilkada yang memberikan mandat kepada calon presiden dan wapres dan calon kepala daerah membuat visi misi sendiri,&quot; jelas Basarah.



&quot;Gimana kalau visi misi calon presiden dan calon kepala daerah dimasuki kepentingan ideologi lain yang tak sesuai dengan ideologi negara? GBHN akan memberi panduan bahwa boleh capres dan calon kepala daerah membuat program tapi tak boleh keluar dari pakem yang dibuat MPR,&quot; tukas Basarah.

Diwartakan sebelumnya, Ketua GSK Mahfud MD mendapat informasi bahwa di Arab Saudi banyak dilakukan penangkapan terhadap orang radikal. Sebagian dari mereka yang belum tertangkap disebut akan lari ke Indonesia membawa uang jutaan dollar.

Pernyataan itu dikatakan Mahfud dalam Focus Group Discussion Scenario  Planning: Indonesia yang digelar GSK di Hotel JS Luwansa, Jalan Rasuna  Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

&quot;Nah sekarang ada info di Saudi Arabia itu terjadi  penangkapan-penangkapan terhadap orang radikal. Sudah banyak tertangkap.  Tapi yang belum tertangkap itu banyak yang akan lari ke Indonesia  dengan bawa jutaan dollar,&quot; ucapnya, Jumat 16 Agustus 2018.

Dikatan dia, radikalisme merupakan suatu gerakan mengganti sistem  yang sudah mapan dengan cara-cara tidak demokratis. Cara tersebut  ditolak ramai-ramai oleh tokoh bangsa. Menurut Mahfud, perubahan  sesungguhnya harus dilakukan secara gradual.

&quot;Perubahan radikal itu kita tolak. Apakah kita anti perubahan? Tidak.  Kita sadar perubahan itu harus dilakukan tapi perubahan kita adalah  perubahan gradual. Sistem sudah mantap diperbaiki, berdasar sistem itu.  Yaitu sistem negara kesatuan RI berdasarkan Pancasila,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
