<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peluang Gerindra Masuk Kabinet Jokowi Dinilai Masih Terbuka Lebar</title><description>Tak menutup kemungkinan Prabowo akan mengajukan seorang profesional yang memiliki hubungan dekat dengannya untuk masuk kabinet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/18/605/2093394/peluang-gerindra-masuk-kabinet-jokowi-dinilai-masih-terbuka-lebar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/18/605/2093394/peluang-gerindra-masuk-kabinet-jokowi-dinilai-masih-terbuka-lebar"/><item><title>Peluang Gerindra Masuk Kabinet Jokowi Dinilai Masih Terbuka Lebar</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/18/605/2093394/peluang-gerindra-masuk-kabinet-jokowi-dinilai-masih-terbuka-lebar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/18/605/2093394/peluang-gerindra-masuk-kabinet-jokowi-dinilai-masih-terbuka-lebar</guid><pubDate>Minggu 18 Agustus 2019 07:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/18/605/2093394/peluang-gerindra-masuk-kabinet-jokowi-dinilai-masih-terbuka-lebar-prcCsSZ6Hz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/18/605/2093394/peluang-gerindra-masuk-kabinet-jokowi-dinilai-masih-terbuka-lebar-prcCsSZ6Hz.jpg</image><title>Prabowo Subianto (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai peluang Partai Gerindra masuk ke Kabinet Kerja Jilid II dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin masih terbuka lebar. Menurut dia, parpol  pimpinan Prabowo Subianto itu akan mendapatkan slot satu atau dua kursi menteri di dalam pemerintahan Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf.
Meski Presiden Jokowi sudah menyebut komposisi menteri dari parpol hanya 45% dan sisanya dari kalangan professional, hal itu tak menutup kemungkinan kalau Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto akan mengajukan seorang profesional, yang memiliki hubungan dekat dengan dirinya.
&amp;ldquo;Bakal ada juga nanti masuk di pos tersebut dari unsur parpol mengisi pos kabinet 55%. Unsur profesional namun kader partai politik, itu mungkin saja, dengan tidak mengurangi komposisi  45% unsur partai politik,&amp;rdquo; kata Pangi kepada Okezone, Minggu (18/8/2019).

Menurut dia, seorang profesional yang akan dikirim dari partai berlambang kepala burung garuda itu kemungkinan besar menempati pos-pos kementerian yang sekiranya saat ini prestasinya jeblok.
&amp;ldquo;Bisa saja kementerian yang langsung bersentuhan dengan  hajat hidup rakyat misalnya Menteri Pertanian, bisa membuat kita swasembada dan tak impor lagi. Bisa juga menteri ESDM. Jadi pos menteri yang kira-kira bisa menurunkan harga bahan pokok, listrik, BBM dan sebagainya.  Kementerian yang bisa mengambil keputusan menurunkan harga,&amp;rdquo; ujarnya.
Pangi meyakini, koalisi Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf pada perhelatan Pilpres 2019 dulu tak akan meradang setelah melihat sosok dari Gerindra masuk ke dalam lingkaran penguasa.

Baca Juga : Dikabarkan Diusulkan Jadi Menteri, Waketum Gerindra: Saya Hanya Pelayan di Partai
&amp;ldquo;Lagi pula menteri koalisi pengusung Jokowi juga pada akhirnya akan menerima. Awalnya mungkin protes, biasa belum menerima kok dapat ini, kok hanya dua kursi menteri dan sebagainya, lama-lama juga pada akhirnya menerima keputusan presiden,&amp;rdquo; katanya. (erh)

Baca Juga : Soal Menteri Jokowi, Gerindra Singgung Masalah Ekonomi</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai peluang Partai Gerindra masuk ke Kabinet Kerja Jilid II dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin masih terbuka lebar. Menurut dia, parpol  pimpinan Prabowo Subianto itu akan mendapatkan slot satu atau dua kursi menteri di dalam pemerintahan Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf.
Meski Presiden Jokowi sudah menyebut komposisi menteri dari parpol hanya 45% dan sisanya dari kalangan professional, hal itu tak menutup kemungkinan kalau Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto akan mengajukan seorang profesional, yang memiliki hubungan dekat dengan dirinya.
&amp;ldquo;Bakal ada juga nanti masuk di pos tersebut dari unsur parpol mengisi pos kabinet 55%. Unsur profesional namun kader partai politik, itu mungkin saja, dengan tidak mengurangi komposisi  45% unsur partai politik,&amp;rdquo; kata Pangi kepada Okezone, Minggu (18/8/2019).

Menurut dia, seorang profesional yang akan dikirim dari partai berlambang kepala burung garuda itu kemungkinan besar menempati pos-pos kementerian yang sekiranya saat ini prestasinya jeblok.
&amp;ldquo;Bisa saja kementerian yang langsung bersentuhan dengan  hajat hidup rakyat misalnya Menteri Pertanian, bisa membuat kita swasembada dan tak impor lagi. Bisa juga menteri ESDM. Jadi pos menteri yang kira-kira bisa menurunkan harga bahan pokok, listrik, BBM dan sebagainya.  Kementerian yang bisa mengambil keputusan menurunkan harga,&amp;rdquo; ujarnya.
Pangi meyakini, koalisi Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf pada perhelatan Pilpres 2019 dulu tak akan meradang setelah melihat sosok dari Gerindra masuk ke dalam lingkaran penguasa.

Baca Juga : Dikabarkan Diusulkan Jadi Menteri, Waketum Gerindra: Saya Hanya Pelayan di Partai
&amp;ldquo;Lagi pula menteri koalisi pengusung Jokowi juga pada akhirnya akan menerima. Awalnya mungkin protes, biasa belum menerima kok dapat ini, kok hanya dua kursi menteri dan sebagainya, lama-lama juga pada akhirnya menerima keputusan presiden,&amp;rdquo; katanya. (erh)

Baca Juga : Soal Menteri Jokowi, Gerindra Singgung Masalah Ekonomi</content:encoded></item></channel></rss>
