<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beijing Kecam Tawaran Suaka Taiwan untuk Demonstran Pro-Demokrasi Hong Kong  </title><description>Tawaran suaka itu disampaikan Presiden Taiwan bulan lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/19/18/2093853/beijing-kecam-tawaran-suaka-taiwan-untuk-demonstran-pro-demokrasi-hong-kong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/19/18/2093853/beijing-kecam-tawaran-suaka-taiwan-untuk-demonstran-pro-demokrasi-hong-kong"/><item><title>Beijing Kecam Tawaran Suaka Taiwan untuk Demonstran Pro-Demokrasi Hong Kong  </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/19/18/2093853/beijing-kecam-tawaran-suaka-taiwan-untuk-demonstran-pro-demokrasi-hong-kong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/19/18/2093853/beijing-kecam-tawaran-suaka-taiwan-untuk-demonstran-pro-demokrasi-hong-kong</guid><pubDate>Senin 19 Agustus 2019 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/19/18/2093853/beijing-kecam-tawaran-suaka-taiwan-untuk-demonstran-pro-demokrasi-hong-kong-dc6ljjEvcH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/19/18/2093853/beijing-kecam-tawaran-suaka-taiwan-untuk-demonstran-pro-demokrasi-hong-kong-dc6ljjEvcH.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>BEIJING &amp;ndash; China mengungkapkan kemarahannya kepada Taiwan atas tawaran Taipei untuk memberikan suaka politik kepada peserta gerakan pro-demokrasi Hong Kong.
Pada Senin, Juru Bicara Kabinet China untuk Kantor Urusan Taiwan, Ma Xiaoguang mengatakan bahwa tawaran itu akan &quot;menutupi kejahatan sekelompok kecil militan yang melakukan kekerasan&quot; dan mendorong &quot;keberanian mereka untuk merusak Hong Kong dan mengubah Taiwan menjadi surga bagi mereka &amp;lsquo;karena menghindari hukum&quot;. Demikian diwartakan Associated Press, Senin (19/8/2019).
BACA JUGA: China Tidak Akan Duduk Manis jika Situasi Hong Kong Memburuk
Pemerintah Taiwan, pulau otonomi yang dianggap oleh China sebagai wilayahnya sendiri, sangat mendukung protes di Hong Kong, dan mahasiswa Hong Kong di Taiwan mengadakan acara selama akhir pekan untuk menyatakan dukungan mereka. Presiden Taiwan telah mengajukan tawaran suaka bulan lalu, meskipun tidak jelas apakah permintaan telah diterima.
BACA JUGA: China Sebut Aksi Pedemo di Bandara Hong Kong seperti Teroris
Ma menuntut pemerintah Taiwan &quot;berhenti merusak aturan hukum&quot; di Hong Kong, berhenti mencampuri urusan daerah otonomi itu dan tidak &quot;memaafkan penjahat&quot;.
</description><content:encoded>BEIJING &amp;ndash; China mengungkapkan kemarahannya kepada Taiwan atas tawaran Taipei untuk memberikan suaka politik kepada peserta gerakan pro-demokrasi Hong Kong.
Pada Senin, Juru Bicara Kabinet China untuk Kantor Urusan Taiwan, Ma Xiaoguang mengatakan bahwa tawaran itu akan &quot;menutupi kejahatan sekelompok kecil militan yang melakukan kekerasan&quot; dan mendorong &quot;keberanian mereka untuk merusak Hong Kong dan mengubah Taiwan menjadi surga bagi mereka &amp;lsquo;karena menghindari hukum&quot;. Demikian diwartakan Associated Press, Senin (19/8/2019).
BACA JUGA: China Tidak Akan Duduk Manis jika Situasi Hong Kong Memburuk
Pemerintah Taiwan, pulau otonomi yang dianggap oleh China sebagai wilayahnya sendiri, sangat mendukung protes di Hong Kong, dan mahasiswa Hong Kong di Taiwan mengadakan acara selama akhir pekan untuk menyatakan dukungan mereka. Presiden Taiwan telah mengajukan tawaran suaka bulan lalu, meskipun tidak jelas apakah permintaan telah diterima.
BACA JUGA: China Sebut Aksi Pedemo di Bandara Hong Kong seperti Teroris
Ma menuntut pemerintah Taiwan &quot;berhenti merusak aturan hukum&quot; di Hong Kong, berhenti mencampuri urusan daerah otonomi itu dan tidak &quot;memaafkan penjahat&quot;.
</content:encoded></item></channel></rss>
