<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Tahun Lebih di Riau, Imigran Minta Diterbangkan ke Negara Ketiga</title><description>Kita sudah lebih enam tahun berada di Riau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/19/340/2093833/6-tahun-lebih-di-riau-imigran-minta-diterbangkan-ke-negara-ketiga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/19/340/2093833/6-tahun-lebih-di-riau-imigran-minta-diterbangkan-ke-negara-ketiga"/><item><title>6 Tahun Lebih di Riau, Imigran Minta Diterbangkan ke Negara Ketiga</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/19/340/2093833/6-tahun-lebih-di-riau-imigran-minta-diterbangkan-ke-negara-ketiga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/19/340/2093833/6-tahun-lebih-di-riau-imigran-minta-diterbangkan-ke-negara-ketiga</guid><pubDate>Senin 19 Agustus 2019 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/19/340/2093833/6-tahun-lebih-di-riau-imigram-minta-diterbangkan-ke-negara-ketiga-HkFWCp26qA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak-anak imigran di Riau turut berunjuk rasa di depan Kantor UNHCR Pekanbaru (Foto: Banda/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/19/340/2093833/6-tahun-lebih-di-riau-imigram-minta-diterbangkan-ke-negara-ketiga-HkFWCp26qA.jpg</image><title>Anak-anak imigran di Riau turut berunjuk rasa di depan Kantor UNHCR Pekanbaru (Foto: Banda/Okezone)</title></images><description>PEKANBARU - Kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) perwakilan di Pekannbaru, Riau, disambangi ratusan Imigran dari berbagai negera. Kedatangan mereka menuntut agar segera diberangkatkan ke negara ketiga.
Aksi demo ini diikuti oleh imigran dari Afganistan, Pakistan, Banglades dan beberapa negara lainnya. Selain orang dewasa, puluhan anak imigran juga ikut berdemontrasi. Mereka membawa berbagai spanduk yang tulisannya meminta segera berangkatkan ke Kanada atau Australia.
&quot;Kita sudah lebih enam tahun berada di Riau. Kita datang ke UNHCR ini meminta seegra diberangkat ke negara ketiga. Karena Indonesia bukan negara tujuan kita. Kita ingin diberangkat ke Kanada atau Australia agar bisa menjadi warga negara sana,&quot; kata Syawaludin Sahab juru bicara imigran Senin (19/8/2019).

Ketidakjelasan kapan keberangkatan para imigran yang sudah bertahun-tahun di Pekanbaru membuat mereka resah.
&quot;Kita ingin hidup layak. Kita ingin bekerja, mencari nafkah. Selama di sini kita tidak bisa berbuat apa-apa, tidak bisa bekerja. Untuk itu kita mendesak UNHCR segera berangkat kami. Kita demo seperti ini agar dunia tau nasib kita,&quot; ucap Imigran asal Afganistan itu.
Baca Juga: Ganggu Istri Orang, Pengungsi Afganistan Diamankan di Pekanbaru
Aksi demo ini dikawal oleh pihak kepolisian. Imigran yang bersatus sebagai pengungsi tinggal di berbagai tempat. Kebanyakan mereka dipisah-pisahkan sesuai dengan negara masing-masing.
&quot;Total imigran di Pekanbaru ada 1008,&quot; imbuh Imigran yang sudah fasih berbahasa Indonesia itu. (aky)</description><content:encoded>PEKANBARU - Kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) perwakilan di Pekannbaru, Riau, disambangi ratusan Imigran dari berbagai negera. Kedatangan mereka menuntut agar segera diberangkatkan ke negara ketiga.
Aksi demo ini diikuti oleh imigran dari Afganistan, Pakistan, Banglades dan beberapa negara lainnya. Selain orang dewasa, puluhan anak imigran juga ikut berdemontrasi. Mereka membawa berbagai spanduk yang tulisannya meminta segera berangkatkan ke Kanada atau Australia.
&quot;Kita sudah lebih enam tahun berada di Riau. Kita datang ke UNHCR ini meminta seegra diberangkat ke negara ketiga. Karena Indonesia bukan negara tujuan kita. Kita ingin diberangkat ke Kanada atau Australia agar bisa menjadi warga negara sana,&quot; kata Syawaludin Sahab juru bicara imigran Senin (19/8/2019).

Ketidakjelasan kapan keberangkatan para imigran yang sudah bertahun-tahun di Pekanbaru membuat mereka resah.
&quot;Kita ingin hidup layak. Kita ingin bekerja, mencari nafkah. Selama di sini kita tidak bisa berbuat apa-apa, tidak bisa bekerja. Untuk itu kita mendesak UNHCR segera berangkat kami. Kita demo seperti ini agar dunia tau nasib kita,&quot; ucap Imigran asal Afganistan itu.
Baca Juga: Ganggu Istri Orang, Pengungsi Afganistan Diamankan di Pekanbaru
Aksi demo ini dikawal oleh pihak kepolisian. Imigran yang bersatus sebagai pengungsi tinggal di berbagai tempat. Kebanyakan mereka dipisah-pisahkan sesuai dengan negara masing-masing.
&quot;Total imigran di Pekanbaru ada 1008,&quot; imbuh Imigran yang sudah fasih berbahasa Indonesia itu. (aky)</content:encoded></item></channel></rss>
