<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes Minta TNI Perketat Pengawasan di RSUD Sorong</title><description>Kami akan minta kalau misalnya mereka takut dengan keamanan, kami minta untuk diawasi atau dibantu oleh TNI untuk keamanan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/21/337/2094734/menkes-minta-tni-perketat-pengawasan-di-rsud-sorong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/21/337/2094734/menkes-minta-tni-perketat-pengawasan-di-rsud-sorong"/><item><title>Menkes Minta TNI Perketat Pengawasan di RSUD Sorong</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/21/337/2094734/menkes-minta-tni-perketat-pengawasan-di-rsud-sorong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/21/337/2094734/menkes-minta-tni-perketat-pengawasan-di-rsud-sorong</guid><pubDate>Rabu 21 Agustus 2019 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/21/337/2094734/menkes-minta-tni-perketat-pengawasan-di-rsud-sorong-ZLiPaAdURS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Nila F Moeloek</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/21/337/2094734/menkes-minta-tni-perketat-pengawasan-di-rsud-sorong-ZLiPaAdURS.jpg</image><title>Menkes Nila F Moeloek</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperketat pengawasan dan keamanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sorong, Papua Barat, pasca-adanya aksi protes terkait insiden di Surabaya.

Demikian diungkapkan Nila usai menghadiri diskusi terkait pencegahan korupsi bersama pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

&quot;Kami akan minta kalau misalnya mereka (perawat dan dokter) takut dengan (kondisi) keamanan, kami minta untuk diawasi atau dibantu oleh TNI untuk keamanan. Biasanya kami akan kerjasama seperti biasanya,&quot; kata Nila, Rabu (21/8/2019).



Nila mengaku belum mendengar secara pasti terkait ada atau tidaknya rumah sakit yang berhenti beroperasi. Dia akan mengecek untuk memastikan apakah ada rumah sakit di Sorong yang berhenti beroperasi hingga hari ini.

Baca Juga : Massa Aksi Lempari Gedung DPRD Mimika dengan Batu

&quot;Nanti saya akan cek kalo RS Sorong tadi. Kita tetap harus bekerja, kita harus melayani,&quot; ucapnya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi dilakukan oleh masyarakat Papua di Kota Sorong, Papua Barat, pada Senin, 19 Agustus 2019. Masyarakat Papua memprotes terkait insiden yang dialami oleh mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperketat pengawasan dan keamanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sorong, Papua Barat, pasca-adanya aksi protes terkait insiden di Surabaya.

Demikian diungkapkan Nila usai menghadiri diskusi terkait pencegahan korupsi bersama pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

&quot;Kami akan minta kalau misalnya mereka (perawat dan dokter) takut dengan (kondisi) keamanan, kami minta untuk diawasi atau dibantu oleh TNI untuk keamanan. Biasanya kami akan kerjasama seperti biasanya,&quot; kata Nila, Rabu (21/8/2019).



Nila mengaku belum mendengar secara pasti terkait ada atau tidaknya rumah sakit yang berhenti beroperasi. Dia akan mengecek untuk memastikan apakah ada rumah sakit di Sorong yang berhenti beroperasi hingga hari ini.

Baca Juga : Massa Aksi Lempari Gedung DPRD Mimika dengan Batu

&quot;Nanti saya akan cek kalo RS Sorong tadi. Kita tetap harus bekerja, kita harus melayani,&quot; ucapnya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi dilakukan oleh masyarakat Papua di Kota Sorong, Papua Barat, pada Senin, 19 Agustus 2019. Masyarakat Papua memprotes terkait insiden yang dialami oleh mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.</content:encoded></item></channel></rss>
