<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggaran Pin Emas DPRD DKI Rp1,3 Miliar Sebaiknya untuk Rakyat</title><description>Pengamat menilai anggaran Rp1,3 miliar untuk pin emas anggota DPRD DKI Jakarta sebaiknya diberikan kepada rakyat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/21/338/2094586/anggaran-pin-emas-dprd-dki-rp1-3-miliar-sebaiknya-untuk-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/21/338/2094586/anggaran-pin-emas-dprd-dki-rp1-3-miliar-sebaiknya-untuk-rakyat"/><item><title>Anggaran Pin Emas DPRD DKI Rp1,3 Miliar Sebaiknya untuk Rakyat</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/21/338/2094586/anggaran-pin-emas-dprd-dki-rp1-3-miliar-sebaiknya-untuk-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/21/338/2094586/anggaran-pin-emas-dprd-dki-rp1-3-miliar-sebaiknya-untuk-rakyat</guid><pubDate>Rabu 21 Agustus 2019 06:31 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/21/338/2094586/anggaran-pin-emas-dprd-dki-rp1-3-miliar-sebaiknya-untuk-rakyat-OHl28VFYxJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi DPRD DKI Jakarta. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/21/338/2094586/anggaran-pin-emas-dprd-dki-rp1-3-miliar-sebaiknya-untuk-rakyat-OHl28VFYxJ.jpg</image><title>Ilustrasi DPRD DKI Jakarta. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Dr Ujang Komarudin, menilai usulan anggaran pengadaan pin emas untuk anggota DPRD DKI Jakarta 2019&amp;ndash;2024 sebesar Rp1.332.351.130 merupakan pemborosan.
Ia mengatakan, dana sebesar itu sebaiknya dialokasikan untuk kepentingan rakyat Jakarta, seperti bantuan di bidang ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan.
Baca juga:   Anggaran Pin Emas DPRD DKI Capai Rp1,3 Miliar, Anggota Dewan Ini Cuma Mau Pakai Sekali&amp;nbsp;
 
&quot;Uang rakyat harusnya untuk rakyat. Wakil rakyat jangan menghamburkan uang rakyat hanya untuk beli pin emas hingga miliaran,&quot; ungkap Ujang ketika dikonfirmasi Okezone, Selasa 20 Agustus 2019.
Dia menyatakan setuju jika ada usulan anggota dewan Ibu Kota memakai replica pin emas. Hal itu, kata Ujang, agar tidak terjadi pemborosan uang rakyat.
&quot;Rakyat sedang susah. Pertumbuhan ekonomi juga sedang stagnan. Maka sangat tidak cocok jika menggunakan pin emas yang mahal hanya untuk memguatkan identitas diri sebagai wakil rakyat. Tidak wajib pakai pin. Itu kan soal kebiasaan mereka saja,&quot; papar Ujang.
Sebagaimana diketahui, sebanyak 106 anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019&amp;ndash;2024 rencananya dilantik pada 26 Agustus.
Baca juga:   Pin Emas DPRD DKI Seharga Rp1,3 Miliar Dinilai Buang-Buang Duit&amp;nbsp;
 
Mereka bakal mendapat pin emas lambang DPRD DKI untuk disematkan di pakaiannya. Sayangnya, anggaran pengadaan pin emas itu mencapai Rp1.332.351.130.
Nominal tersebut sebagaimana tertuang dalam Anggaran Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Plafon Prioritas Sementara (KUPA-PPAS) 2019 yang diunggah di situs apbd.jakarta.go.id, seperti dikutip Okezone.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Dr Ujang Komarudin, menilai usulan anggaran pengadaan pin emas untuk anggota DPRD DKI Jakarta 2019&amp;ndash;2024 sebesar Rp1.332.351.130 merupakan pemborosan.
Ia mengatakan, dana sebesar itu sebaiknya dialokasikan untuk kepentingan rakyat Jakarta, seperti bantuan di bidang ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan.
Baca juga:   Anggaran Pin Emas DPRD DKI Capai Rp1,3 Miliar, Anggota Dewan Ini Cuma Mau Pakai Sekali&amp;nbsp;
 
&quot;Uang rakyat harusnya untuk rakyat. Wakil rakyat jangan menghamburkan uang rakyat hanya untuk beli pin emas hingga miliaran,&quot; ungkap Ujang ketika dikonfirmasi Okezone, Selasa 20 Agustus 2019.
Dia menyatakan setuju jika ada usulan anggota dewan Ibu Kota memakai replica pin emas. Hal itu, kata Ujang, agar tidak terjadi pemborosan uang rakyat.
&quot;Rakyat sedang susah. Pertumbuhan ekonomi juga sedang stagnan. Maka sangat tidak cocok jika menggunakan pin emas yang mahal hanya untuk memguatkan identitas diri sebagai wakil rakyat. Tidak wajib pakai pin. Itu kan soal kebiasaan mereka saja,&quot; papar Ujang.
Sebagaimana diketahui, sebanyak 106 anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019&amp;ndash;2024 rencananya dilantik pada 26 Agustus.
Baca juga:   Pin Emas DPRD DKI Seharga Rp1,3 Miliar Dinilai Buang-Buang Duit&amp;nbsp;
 
Mereka bakal mendapat pin emas lambang DPRD DKI untuk disematkan di pakaiannya. Sayangnya, anggaran pengadaan pin emas itu mencapai Rp1.332.351.130.
Nominal tersebut sebagaimana tertuang dalam Anggaran Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Plafon Prioritas Sementara (KUPA-PPAS) 2019 yang diunggah di situs apbd.jakarta.go.id, seperti dikutip Okezone.</content:encoded></item></channel></rss>
