<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polisi Hapus Puluhan Akun Penyebar Hoaks Soal Papua   </title><description>Untuk menciptakan situasi yang kondusif pasca adanya insiden di Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan 10, Surabaya, Jatim.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/21/519/2094933/polisi-hapus-puluhan-akun-penyebar-hoaks-soal-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/21/519/2094933/polisi-hapus-puluhan-akun-penyebar-hoaks-soal-papua"/><item><title> Polisi Hapus Puluhan Akun Penyebar Hoaks Soal Papua   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/21/519/2094933/polisi-hapus-puluhan-akun-penyebar-hoaks-soal-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/21/519/2094933/polisi-hapus-puluhan-akun-penyebar-hoaks-soal-papua</guid><pubDate>Rabu 21 Agustus 2019 19:04 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/21/519/2094933/polisi-hapus-puluhan-akun-penyebar-hoaks-soal-papua-B79Z2mIqBG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pasca-kerusuhan di Kota Mimika (foto: Saldi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/21/519/2094933/polisi-hapus-puluhan-akun-penyebar-hoaks-soal-papua-B79Z2mIqBG.JPG</image><title>Pasca-kerusuhan di Kota Mimika (foto: Saldi/Okezone)</title></images><description>
SURABAYA - Untuk menciptakan situasi yang kondusif pasca adanya insiden di Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan 10, Surabaya, Jatim, puluhan akun penyebar hoaks di media sosial (medsos) ditakedown atau dihapus oleh polda Jatim.

Sebab banyak masyarakat yang terprovokasi atau terpancing emosi dengan menyebarnya berita bohong alias hoaks. Salah satu berita bohong yang menyebar di medsos mengenai ditangkapnya puluhan mahasiswa asal papua oleh Polrestabes Surabaya.

Disamping itu, juga tersebar kabar ada salah satu mahasiswa papua yang menjadi korban akibat insiden di asrama papua Surabaya. Padahal kabar tersebut tidak benar sama sekali alias hoaks.
&amp;nbsp;Baca juga: Polri: Demo di Papua dan Papua Barat Telah Berakhir
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, sebanyak 43 akun penyebar hoaks terkait papua telah ditakedown atau dihapus. Hal itu hasil patroli yang dilakukan tim cyber crime akhir-akhir ini.

&quot;Ada 43 akun di medsos baik instagram, facebook dan youtube yang ditakedown. Karena puluhan akun ini menyebarkan hoaks mengenai papua,&quot; terang Barung pada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (21/8/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Polda Jatim Bentuk Tim Selidiki Dugaan Rasisme terhadap Mahasiswa Papua
Menurut Barung, dalam waktu dekat petugas akan mentakedown 200 akun lagi karena menyebar hoaks. Pihaknya menghimbau pada masyarakat jangan langsung percaya terhadap informasi yang beredar di medsos, apalagi sampai terprovokasi.

&quot;Masyarakat harus menyaring terlebih dulu informasi yang masuk. Bahkan bila perlu masyarakat klarifikasi pada polda untuk kebenaran informasi yang didapat,&quot; tandas Barung.

</description><content:encoded>
SURABAYA - Untuk menciptakan situasi yang kondusif pasca adanya insiden di Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan 10, Surabaya, Jatim, puluhan akun penyebar hoaks di media sosial (medsos) ditakedown atau dihapus oleh polda Jatim.

Sebab banyak masyarakat yang terprovokasi atau terpancing emosi dengan menyebarnya berita bohong alias hoaks. Salah satu berita bohong yang menyebar di medsos mengenai ditangkapnya puluhan mahasiswa asal papua oleh Polrestabes Surabaya.

Disamping itu, juga tersebar kabar ada salah satu mahasiswa papua yang menjadi korban akibat insiden di asrama papua Surabaya. Padahal kabar tersebut tidak benar sama sekali alias hoaks.
&amp;nbsp;Baca juga: Polri: Demo di Papua dan Papua Barat Telah Berakhir
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, sebanyak 43 akun penyebar hoaks terkait papua telah ditakedown atau dihapus. Hal itu hasil patroli yang dilakukan tim cyber crime akhir-akhir ini.

&quot;Ada 43 akun di medsos baik instagram, facebook dan youtube yang ditakedown. Karena puluhan akun ini menyebarkan hoaks mengenai papua,&quot; terang Barung pada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (21/8/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Polda Jatim Bentuk Tim Selidiki Dugaan Rasisme terhadap Mahasiswa Papua
Menurut Barung, dalam waktu dekat petugas akan mentakedown 200 akun lagi karena menyebar hoaks. Pihaknya menghimbau pada masyarakat jangan langsung percaya terhadap informasi yang beredar di medsos, apalagi sampai terprovokasi.

&quot;Masyarakat harus menyaring terlebih dulu informasi yang masuk. Bahkan bila perlu masyarakat klarifikasi pada polda untuk kebenaran informasi yang didapat,&quot; tandas Barung.

</content:encoded></item></channel></rss>
