<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PAN: Sampai Hari Ini Enggak Ada yang Nawarin Menteri, Tuh</title><description>PAN menyadari bahwa capres-cawapres yang didukung PAN kalah dalam Pilpres 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/21/605/2094932/pan-sampai-hari-ini-enggak-ada-yang-nawarin-menteri-tuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/21/605/2094932/pan-sampai-hari-ini-enggak-ada-yang-nawarin-menteri-tuh"/><item><title>PAN: Sampai Hari Ini Enggak Ada yang Nawarin Menteri, Tuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/21/605/2094932/pan-sampai-hari-ini-enggak-ada-yang-nawarin-menteri-tuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/21/605/2094932/pan-sampai-hari-ini-enggak-ada-yang-nawarin-menteri-tuh</guid><pubDate>Rabu 21 Agustus 2019 21:31 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/21/605/2094932/pan-sampai-hari-ini-enggak-ada-yang-nawarin-menteri-tuh-tsVJ7pZbGe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPP PAN, Yandri Susanto (Foto: Harits/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/21/605/2094932/pan-sampai-hari-ini-enggak-ada-yang-nawarin-menteri-tuh-tsVJ7pZbGe.jpg</image><title>Ketua DPP PAN, Yandri Susanto (Foto: Harits/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengaku hingga sekarang partainya belum mendapatkan tawaran untuk bergabung di dalam Koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode keduanya.

&quot;Tapi kalau sampai hari ini, enggak ada tuh yang ngajak PAN (bergabung) atau nawarin menteri itu enggak ada,&quot; ujar Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Yandri mengatakan posisi partainya sekarang ini pasif saja karena PAN menyadari bahwa capres-cawapres yang didukung PAN kalah dalam Pilpres 2019.

&quot;Pasif saja dan kita sadar bahwa kita kalah. Kita enggak ada ngoyo, enggak ada ngusulkan nama enggak lobi sana-sini, enggak ngotot untuk masuk,&quot; katanya.

Baca Juga: Ketum PAN Ajak Kader dan Masyarakat Move On dari Pilpres 2019

Meski tak masuk dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Yandri menuturkan partainya bakal mendukung program pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin secara kritis.

&quot;Program pak Jokowi yang bagus kita dukint, yang enggak kritisi dengan adab dan sopan santun,&quot; tandas dia.

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengaku hingga sekarang partainya belum mendapatkan tawaran untuk bergabung di dalam Koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode keduanya.

&quot;Tapi kalau sampai hari ini, enggak ada tuh yang ngajak PAN (bergabung) atau nawarin menteri itu enggak ada,&quot; ujar Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Yandri mengatakan posisi partainya sekarang ini pasif saja karena PAN menyadari bahwa capres-cawapres yang didukung PAN kalah dalam Pilpres 2019.

&quot;Pasif saja dan kita sadar bahwa kita kalah. Kita enggak ada ngoyo, enggak ada ngusulkan nama enggak lobi sana-sini, enggak ngotot untuk masuk,&quot; katanya.

Baca Juga: Ketum PAN Ajak Kader dan Masyarakat Move On dari Pilpres 2019

Meski tak masuk dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Yandri menuturkan partainya bakal mendukung program pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin secara kritis.

&quot;Program pak Jokowi yang bagus kita dukint, yang enggak kritisi dengan adab dan sopan santun,&quot; tandas dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
