<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beredar Surat Palsu Seleksi Pegawai KPK di Bali</title><description>Beredar surat palsu seleksi pegawai KPK di Denpasar, Bali. Pihak KPK pun mengimbau masyarakat lebih berhati-hati.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/22/337/2095100/beredar-surat-palsu-seleksi-pegawai-kpk-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/22/337/2095100/beredar-surat-palsu-seleksi-pegawai-kpk-di-bali"/><item><title>Beredar Surat Palsu Seleksi Pegawai KPK di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/22/337/2095100/beredar-surat-palsu-seleksi-pegawai-kpk-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/22/337/2095100/beredar-surat-palsu-seleksi-pegawai-kpk-di-bali</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2019 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/22/337/2095100/beredar-surat-palsu-seleksi-pegawai-kpk-di-bali-9BIuo6Bv9P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/22/337/2095100/beredar-surat-palsu-seleksi-pegawai-kpk-di-bali-9BIuo6Bv9P.jpg</image><title>Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima informasi adanya surat palsu yang mengatasnamakan lembaganya. Surat palsu tersebut terkait seleksi pegawai KPK di Denpasar, Bali.
&quot;Hari ini beredar surat PDF dengan kop 'Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)' yang berlamat di Renon, Denpasar, Bali, tertanggal 21 Agustus 2019,&quot; ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangannya, Kamis (22/8/2019).
Baca juga:   Tak Hanya Penindakan, KPK Juga Akan Laporkan Hasil Pencegahan Korupsi&amp;nbsp;
 
Febri memastikan surat tersebut tidak resmi dari KPK. Dia menegaskan bahwa lembaga pimpinan Agus Rahardjo ini tidak pernah mengeluarkan surat terkait seleksi pegawai KPK di Denpasar, Bali.
&amp;lrm;&quot;Kami pastikan surat tersebut bukan dikeluarkan oleh KPK RI. Bagi pihak-pihak yang dihubungi atau diminta uang dengan dalih akomodasi atau sejenisnya harap segera melaporkan ke kantor kepolisian setempat atau menghubungi Call Center KPK 198,&quot; jelas Febri.

Berdasarkan surat palsu yang diterima KPK tersebut tertulis nama-nama calon karyawan KPK Republik Indonesia. Tak hanya itu, dalam surat palsu tersebut juga berisi jadwal dan tahapan seleksi pada 21&amp;ndash;24 Agustus 2018 di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Bali.
&quot;Terdapat lampiran 85 nama dengan lokasi tes di Denpasar-Bali,&quot; imbuh Febri.
Baca juga:   KPK: Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Harusnya di Atas 50 Poin&amp;nbsp;
 
Ia pun meminta masyarakat waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan KPK. Terlebih lagi jika ada pihak-pihak mengatasnamakan KPK dengan meminta sejumlah uang.
&amp;lrm;&quot;KPK mengajak masyarakat mewaspadai penipuan dengan modus seleksi pegawai seperti ini,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima informasi adanya surat palsu yang mengatasnamakan lembaganya. Surat palsu tersebut terkait seleksi pegawai KPK di Denpasar, Bali.
&quot;Hari ini beredar surat PDF dengan kop 'Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)' yang berlamat di Renon, Denpasar, Bali, tertanggal 21 Agustus 2019,&quot; ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangannya, Kamis (22/8/2019).
Baca juga:   Tak Hanya Penindakan, KPK Juga Akan Laporkan Hasil Pencegahan Korupsi&amp;nbsp;
 
Febri memastikan surat tersebut tidak resmi dari KPK. Dia menegaskan bahwa lembaga pimpinan Agus Rahardjo ini tidak pernah mengeluarkan surat terkait seleksi pegawai KPK di Denpasar, Bali.
&amp;lrm;&quot;Kami pastikan surat tersebut bukan dikeluarkan oleh KPK RI. Bagi pihak-pihak yang dihubungi atau diminta uang dengan dalih akomodasi atau sejenisnya harap segera melaporkan ke kantor kepolisian setempat atau menghubungi Call Center KPK 198,&quot; jelas Febri.

Berdasarkan surat palsu yang diterima KPK tersebut tertulis nama-nama calon karyawan KPK Republik Indonesia. Tak hanya itu, dalam surat palsu tersebut juga berisi jadwal dan tahapan seleksi pada 21&amp;ndash;24 Agustus 2018 di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Bali.
&quot;Terdapat lampiran 85 nama dengan lokasi tes di Denpasar-Bali,&quot; imbuh Febri.
Baca juga:   KPK: Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Harusnya di Atas 50 Poin&amp;nbsp;
 
Ia pun meminta masyarakat waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan KPK. Terlebih lagi jika ada pihak-pihak mengatasnamakan KPK dengan meminta sejumlah uang.
&amp;lrm;&quot;KPK mengajak masyarakat mewaspadai penipuan dengan modus seleksi pegawai seperti ini,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
