<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jurnalis Vivanews Dijambret di Atas Motor saat Ketik Berita</title><description>Keduanya hendak pulang menuju Depok dengan melintasi kawasan Simpang Susun Semanggi mengarah ke perempatan Pancoran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/22/338/2095138/jurnalis-vivanews-dijambret-di-atas-motor-saat-ketik-berita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/22/338/2095138/jurnalis-vivanews-dijambret-di-atas-motor-saat-ketik-berita"/><item><title>Jurnalis Vivanews Dijambret di Atas Motor saat Ketik Berita</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/22/338/2095138/jurnalis-vivanews-dijambret-di-atas-motor-saat-ketik-berita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/22/338/2095138/jurnalis-vivanews-dijambret-di-atas-motor-saat-ketik-berita</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2019 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/22/338/2095138/sedang-ketik-berita-jurnalis-vivanews-dijambret-di-atas-motor-7N2nxX2WWC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/22/338/2095138/sedang-ketik-berita-jurnalis-vivanews-dijambret-di-atas-motor-7N2nxX2WWC.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Seorang jurnalis Vivanews.com, Foe Peace Mayel Day Simbolon menjadi korban penjambretan di Simpang Susun Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019).
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (21/8/2019) sekira pukul 22.30 WIB. Awalnya Foe bersama dengan rekan seprofesinya Arga berboncengan satu sepeda motor usai melakukan peliputan di Polda Metro Jaya.
Keduanya hendak pulang menuju Depok dengan melintasi kawasan Simpang Susun Semanggi mengarah ke perempatan Pancoran.
Dalam perjalanan pulang Foe yang dibonceng sedang mengetik berita di atas sepeda motornya, ketika hendak memutar melintasi Simpang Susun Semanggi tiba-tiba kendaraannya dipepet oleh motor Yamaha R15 berwarna hitam.
&quot;Ketika itu, dua orang berboncengan langsung mencopet ponsel genggam saya,&quot; tutur Foe usai kejadian tersebut.
Awalnya ia berpikir bahwa dirinya tidak dicopet, belakangan baru diketahui mereka adalah jambret yang merampas ponsel genggamnya.
&quot;Saya pikir awalnya teman saya ternyata maling beneran. Kemudian pelaku langsung kabur ke jalur cepat sementara saya yang sudah belok k atas tidak bisa mengejar karena dibelakang banyak mobil,&quot; paparnya.
Usai kejadian tersebut Foe langsung membuat laporan ke SPKT Polda Metro Jaya. Laporan tersebut teregister dalam nomor laporan LP/5180/VIII/2019/PMJ/Dit. Reskrimum.</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang jurnalis Vivanews.com, Foe Peace Mayel Day Simbolon menjadi korban penjambretan di Simpang Susun Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019).
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (21/8/2019) sekira pukul 22.30 WIB. Awalnya Foe bersama dengan rekan seprofesinya Arga berboncengan satu sepeda motor usai melakukan peliputan di Polda Metro Jaya.
Keduanya hendak pulang menuju Depok dengan melintasi kawasan Simpang Susun Semanggi mengarah ke perempatan Pancoran.
Dalam perjalanan pulang Foe yang dibonceng sedang mengetik berita di atas sepeda motornya, ketika hendak memutar melintasi Simpang Susun Semanggi tiba-tiba kendaraannya dipepet oleh motor Yamaha R15 berwarna hitam.
&quot;Ketika itu, dua orang berboncengan langsung mencopet ponsel genggam saya,&quot; tutur Foe usai kejadian tersebut.
Awalnya ia berpikir bahwa dirinya tidak dicopet, belakangan baru diketahui mereka adalah jambret yang merampas ponsel genggamnya.
&quot;Saya pikir awalnya teman saya ternyata maling beneran. Kemudian pelaku langsung kabur ke jalur cepat sementara saya yang sudah belok k atas tidak bisa mengejar karena dibelakang banyak mobil,&quot; paparnya.
Usai kejadian tersebut Foe langsung membuat laporan ke SPKT Polda Metro Jaya. Laporan tersebut teregister dalam nomor laporan LP/5180/VIII/2019/PMJ/Dit. Reskrimum.</content:encoded></item></channel></rss>
