<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mahfud MD Sebut Pemicu Konflik Papua Hanya Kesalahpahaman   </title><description>Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyebut konflik di Papua akibat kesalahpahaman yang tak terlalu serius.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/22/512/2095315/mahfud-md-sebut-pemicu-konflik-papua-hanya-kesalahpahaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/22/512/2095315/mahfud-md-sebut-pemicu-konflik-papua-hanya-kesalahpahaman"/><item><title> Mahfud MD Sebut Pemicu Konflik Papua Hanya Kesalahpahaman   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/22/512/2095315/mahfud-md-sebut-pemicu-konflik-papua-hanya-kesalahpahaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/22/512/2095315/mahfud-md-sebut-pemicu-konflik-papua-hanya-kesalahpahaman</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2019 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/22/512/2095315/mahfud-md-sebut-pemicu-konflik-papua-hanya-kesalahpahaman-Zkho1kdWKE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD di Semarang (foto: Taufik Budi/inews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/22/512/2095315/mahfud-md-sebut-pemicu-konflik-papua-hanya-kesalahpahaman-Zkho1kdWKE.jpg</image><title>Mahfud MD di Semarang (foto: Taufik Budi/inews)</title></images><description>

SEMARANG &amp;ndash; Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyebut konflik di Papua akibat kesalahpahaman yang tak terlalu serius. Untuk itu, seluruh anak bangsa diminta kembali bersatu dan mengakhiri konflik.

&amp;ldquo;Jika seluruhnya bersatu maka Indonesia menjadi besar dan kalau Indonesia terpecah tidak ada yang diuntungkan, semuanya rugi, Indonesia rugi, Papua rugi,&amp;rdquo; kata Mahfud MD usai menjadi pembicara dalam Seminar Nasional &amp;ldquo;Pendidikan Bangsa dalam Menyiapkan SDM Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0&amp;rdquo; di Kota Semarang Jawa Tengah, Kamis (22/8/2019).

&amp;ldquo;Oleh sebab itu mari kita ambil keuntungan dan kebaikan bersama untuk ke depannya yaitu segera kita akhiri rasa panas di hati. Kemudian bersatu lagi sebagai saudara, sebagai sesama anak bangsa.,&amp;rdquo; tambah pria asal Madura itu.
&amp;nbsp;Baca juga: Aktivitas Warga di Papua Barat Kembali Normal Pasca-Kerusuhan
Mahfud juga mengapresiasi langkah sejumlah pihak yang mengedepankan kerukunan bangsa. Sebab, tokoh-tokoh adat dan tokoh masyarakat juga memiliki peranan sangat penting untuk menjaga persatuan bangsa.

&amp;ldquo;Sekarang saya melihat tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh pemerintah pusat, daerah, dan tokoh masyarakat saya kira sudah mengarah ke sana (bersatu). Untuk kita segera bersatu dan mengakhiri kesalahpahaman yang sebenarnya tidak terlalu serius,&amp;rdquo; beber dia.
&amp;nbsp;Baca juga: Menkominfo Belum Pastikan Kapan Pembatasan Internet di Papua Dihentikan
&amp;ldquo;Itu kan hanya kesalahpahaman antar-anak muda yang yang sangat sedikit jumlahnya dan tidak menyangkut hal-hal yang sangat prinsip sebenarnya. Insya Allah akan selesai,&amp;rdquo; tandasnya.
</description><content:encoded>

SEMARANG &amp;ndash; Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyebut konflik di Papua akibat kesalahpahaman yang tak terlalu serius. Untuk itu, seluruh anak bangsa diminta kembali bersatu dan mengakhiri konflik.

&amp;ldquo;Jika seluruhnya bersatu maka Indonesia menjadi besar dan kalau Indonesia terpecah tidak ada yang diuntungkan, semuanya rugi, Indonesia rugi, Papua rugi,&amp;rdquo; kata Mahfud MD usai menjadi pembicara dalam Seminar Nasional &amp;ldquo;Pendidikan Bangsa dalam Menyiapkan SDM Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0&amp;rdquo; di Kota Semarang Jawa Tengah, Kamis (22/8/2019).

&amp;ldquo;Oleh sebab itu mari kita ambil keuntungan dan kebaikan bersama untuk ke depannya yaitu segera kita akhiri rasa panas di hati. Kemudian bersatu lagi sebagai saudara, sebagai sesama anak bangsa.,&amp;rdquo; tambah pria asal Madura itu.
&amp;nbsp;Baca juga: Aktivitas Warga di Papua Barat Kembali Normal Pasca-Kerusuhan
Mahfud juga mengapresiasi langkah sejumlah pihak yang mengedepankan kerukunan bangsa. Sebab, tokoh-tokoh adat dan tokoh masyarakat juga memiliki peranan sangat penting untuk menjaga persatuan bangsa.

&amp;ldquo;Sekarang saya melihat tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh pemerintah pusat, daerah, dan tokoh masyarakat saya kira sudah mengarah ke sana (bersatu). Untuk kita segera bersatu dan mengakhiri kesalahpahaman yang sebenarnya tidak terlalu serius,&amp;rdquo; beber dia.
&amp;nbsp;Baca juga: Menkominfo Belum Pastikan Kapan Pembatasan Internet di Papua Dihentikan
&amp;ldquo;Itu kan hanya kesalahpahaman antar-anak muda yang yang sangat sedikit jumlahnya dan tidak menyangkut hal-hal yang sangat prinsip sebenarnya. Insya Allah akan selesai,&amp;rdquo; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
