<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua MPR: Rebut Hati Warga Papua, Tak Bisa Hanya Bangun Jalan Saja</title><description>Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan memberi masukan kepada pemerintah soal penyelesaian konflik yang terjadi di Papua dan Papua Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/25/337/2096309/ketua-mpr-rebut-hati-warga-papua-tak-bisa-hanya-bangun-jalan-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/25/337/2096309/ketua-mpr-rebut-hati-warga-papua-tak-bisa-hanya-bangun-jalan-saja"/><item><title>Ketua MPR: Rebut Hati Warga Papua, Tak Bisa Hanya Bangun Jalan Saja</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/25/337/2096309/ketua-mpr-rebut-hati-warga-papua-tak-bisa-hanya-bangun-jalan-saja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/25/337/2096309/ketua-mpr-rebut-hati-warga-papua-tak-bisa-hanya-bangun-jalan-saja</guid><pubDate>Minggu 25 Agustus 2019 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/25/337/2096309/ketua-mpr-rebut-hati-warga-papua-tak-bisa-hanya-bangun-jalan-saja-7fHigEi9rQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/25/337/2096309/ketua-mpr-rebut-hati-warga-papua-tak-bisa-hanya-bangun-jalan-saja-7fHigEi9rQ.jpg</image><title>Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan memberi masukan kepada pemerintah soal penyelesaian konflik yang terjadi di Papua dan Papua Barat dalam beberapa hari terakhir ini.
Menurutnya, penanganan sosial di bumi cenderawasih itu perlu diselesaikan dengan cara khusus yakni melalui pendekatan dari hati ke hati.
&quot;Tapi memang Papua perlu perlakuan khusus. Perlu kesetaraan, memang tidak mudah tentu,&quot; kata Zulhas sapaan akrabnya di kompleks parlemen, Jakarta, Minggu (25/8/2019).
Menurut Zulhas, pendekatan hati ke rakyat Papua dan Papua Barat tidak cukup hanya melalui pembangunan-pembangunan yang selama ini digencarkan oleh pemerintah. &quot;Hatinya direbut, tidak bisa bangun jalan saja, tidak bisa bangun airport (bandara) saja,&quot; ujarnya.
Kendati demikian, ia menekankan, penyelesaian permasalahan konflik sosial oleh pemerintah di Papua dan Papua Barat, bukan sekadar tanggung jawab seorang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Melainkan, lanjut Zulhas, seluruh elemen pejabat negara memiliki tanggung jawab yang sama untuk segera mengakhiri konflik yang terjadi di Papua dan Papua Barat.
&quot;Harus bersama tak bisa dong presiden sendiri saja, harus pemerintahnya, DPR-nya, TNI-nya. Contoh saja kemarin waktu pencalonan DPR, semua putra terbaik Papua yang kami calonkan dan berhasil dapat dua. Itu satu kehormatan, itu contoh merebut hati,&quot; tutur Zulhas.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan memberi masukan kepada pemerintah soal penyelesaian konflik yang terjadi di Papua dan Papua Barat dalam beberapa hari terakhir ini.
Menurutnya, penanganan sosial di bumi cenderawasih itu perlu diselesaikan dengan cara khusus yakni melalui pendekatan dari hati ke hati.
&quot;Tapi memang Papua perlu perlakuan khusus. Perlu kesetaraan, memang tidak mudah tentu,&quot; kata Zulhas sapaan akrabnya di kompleks parlemen, Jakarta, Minggu (25/8/2019).
Menurut Zulhas, pendekatan hati ke rakyat Papua dan Papua Barat tidak cukup hanya melalui pembangunan-pembangunan yang selama ini digencarkan oleh pemerintah. &quot;Hatinya direbut, tidak bisa bangun jalan saja, tidak bisa bangun airport (bandara) saja,&quot; ujarnya.
Kendati demikian, ia menekankan, penyelesaian permasalahan konflik sosial oleh pemerintah di Papua dan Papua Barat, bukan sekadar tanggung jawab seorang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Melainkan, lanjut Zulhas, seluruh elemen pejabat negara memiliki tanggung jawab yang sama untuk segera mengakhiri konflik yang terjadi di Papua dan Papua Barat.
&quot;Harus bersama tak bisa dong presiden sendiri saja, harus pemerintahnya, DPR-nya, TNI-nya. Contoh saja kemarin waktu pencalonan DPR, semua putra terbaik Papua yang kami calonkan dan berhasil dapat dua. Itu satu kehormatan, itu contoh merebut hati,&quot; tutur Zulhas.</content:encoded></item></channel></rss>
