<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istri di UEA Ajukan Gugatan Cerai Karena Suaminya Terlalu Baik </title><description>Dalam permohonan perceraiannya, wanita itu mengatakan dia merasa &quot;tercekik oleh cinta dan kasih sayang&quot; suaminya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/26/18/2096747/istri-di-uea-ajukan-gugatan-cerai-karena-suaminya-terlalu-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/26/18/2096747/istri-di-uea-ajukan-gugatan-cerai-karena-suaminya-terlalu-baik"/><item><title>Istri di UEA Ajukan Gugatan Cerai Karena Suaminya Terlalu Baik </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/26/18/2096747/istri-di-uea-ajukan-gugatan-cerai-karena-suaminya-terlalu-baik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/26/18/2096747/istri-di-uea-ajukan-gugatan-cerai-karena-suaminya-terlalu-baik</guid><pubDate>Senin 26 Agustus 2019 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/26/18/2096747/istri-di-uea-ajukan-gugatan-cerai-karena-suaminya-terlalu-baik-00zDgVA0aF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/26/18/2096747/istri-di-uea-ajukan-gugatan-cerai-karena-suaminya-terlalu-baik-00zDgVA0aF.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>DUBAI &amp;ndash; Seorang wanita yang di Uni Emirat Arab mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Syariah Fujairah karena suaminya &amp;ldquo;terlalu baik&amp;rdquo;. Wanita itu mengatakan dia merasa tercekik karena &amp;ldquo;cinta dan kasih sayang sang suami yang ekstrem&amp;rdquo;.
Menurut perempuan itu, suaminya sangat baik, bahkan rela untuk melakukan diet dan latihan ketat yang membuatnya patah kaki saat istrinya menegurnya karena berat badannya bertambah. Namun, alih-alih membuat bahagia, perbuatan pria itu justru membuat istrinya merasa tersiksa.
&quot;Saya sangat merindukan satu hari perselisihan, tetapi ini tampaknya mustahil dengan suami romantis saya yang selalu memaafkan saya dan menghujani saya dengan hadiah setiap hari,&amp;rdquo; katanya sebagaimana dilansir Metro, Senin (26/8/2019).
Kepada pengadilan, sang istri mengeluh bahwa pasangannya tidak pernah berdebat atau berteriak kepadanya dan selalu baik. Tetapi perlakuan tanpa perselisihan atau kekerasan ini membuatnya menginginkan yang lebih lagi.
&quot;Saya butuh diskusi nyata, bahkan argumen, bukan kehidupan tanpa kerumitan ini yang penuh dengan kepatuhan,&quot; katanya.
&amp;ldquo;Saya tercekik oleh cinta dan kasih sayang yang ekstrem. Dia bahkan membantu saya membersihkan rumah tanpa saya memintanya.&quot;
Bahkan dalam permohonan perceraian itu tidak membendung kasih sayang dari suaminya, yang memohon pengadilan untuk menolaknya, demikian dilaporkan Khaleej Times.
&amp;ldquo;Tidak adil untuk menilai pernikahan dari tahun pertama, dan semua orang belajar dari kesalahan mereka. Saya dan selalu berharap untuk menjadi suami yang sempurna dan baik,&quot; kata pria itu.
Pengadilan memerintahkan penundaan kasus untuk memberikan pasangan itu kesempatan untuk menyelesaikan perselisihan mereka sendiri.
</description><content:encoded>DUBAI &amp;ndash; Seorang wanita yang di Uni Emirat Arab mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Syariah Fujairah karena suaminya &amp;ldquo;terlalu baik&amp;rdquo;. Wanita itu mengatakan dia merasa tercekik karena &amp;ldquo;cinta dan kasih sayang sang suami yang ekstrem&amp;rdquo;.
Menurut perempuan itu, suaminya sangat baik, bahkan rela untuk melakukan diet dan latihan ketat yang membuatnya patah kaki saat istrinya menegurnya karena berat badannya bertambah. Namun, alih-alih membuat bahagia, perbuatan pria itu justru membuat istrinya merasa tersiksa.
&quot;Saya sangat merindukan satu hari perselisihan, tetapi ini tampaknya mustahil dengan suami romantis saya yang selalu memaafkan saya dan menghujani saya dengan hadiah setiap hari,&amp;rdquo; katanya sebagaimana dilansir Metro, Senin (26/8/2019).
Kepada pengadilan, sang istri mengeluh bahwa pasangannya tidak pernah berdebat atau berteriak kepadanya dan selalu baik. Tetapi perlakuan tanpa perselisihan atau kekerasan ini membuatnya menginginkan yang lebih lagi.
&quot;Saya butuh diskusi nyata, bahkan argumen, bukan kehidupan tanpa kerumitan ini yang penuh dengan kepatuhan,&quot; katanya.
&amp;ldquo;Saya tercekik oleh cinta dan kasih sayang yang ekstrem. Dia bahkan membantu saya membersihkan rumah tanpa saya memintanya.&quot;
Bahkan dalam permohonan perceraian itu tidak membendung kasih sayang dari suaminya, yang memohon pengadilan untuk menolaknya, demikian dilaporkan Khaleej Times.
&amp;ldquo;Tidak adil untuk menilai pernikahan dari tahun pertama, dan semua orang belajar dari kesalahan mereka. Saya dan selalu berharap untuk menjadi suami yang sempurna dan baik,&quot; kata pria itu.
Pengadilan memerintahkan penundaan kasus untuk memberikan pasangan itu kesempatan untuk menyelesaikan perselisihan mereka sendiri.
</content:encoded></item></channel></rss>
