<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KA Argo Parahyangan Tabrak Bus di Karawang</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/26/525/2096721/ka-argo-parahyangan-tabrak-bus-di-karawang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/26/525/2096721/ka-argo-parahyangan-tabrak-bus-di-karawang"/><item><title>KA Argo Parahyangan Tabrak Bus di Karawang</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/26/525/2096721/ka-argo-parahyangan-tabrak-bus-di-karawang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/26/525/2096721/ka-argo-parahyangan-tabrak-bus-di-karawang</guid><pubDate>Senin 26 Agustus 2019 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/26/525/2096721/ka-argo-parahyangan-tabrak-bus-di-karawang-UcXJ1nBKWx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kecelakaan kereta</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/26/525/2096721/ka-argo-parahyangan-tabrak-bus-di-karawang-UcXJ1nBKWx.jpg</image><title>Ilustrasi kecelakaan kereta</title></images><description>BANDUNG - Kereta api Argo Parahyangan menabrak bus, di KM 67 Klari, Kabupaten Karawang, pada Senin (26/8/2019). Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 12.36 WIB. Akibatnya, prasarana rel mengalami kerusakan dan sejumlah perjalanan KA lainnya tertahan.

&quot;Kecelakaan terjadi saat bus melintasi perlintasan liar di daerah Karawang &amp;ndash; Klari,&quot; ucap jelas Eva Chairunisa selaku Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, saat dikonfirmasi, Senin (26/8/2019).

Tim PT KAI Daop 1 Jakarta langsung melakukan evakuasi terhadap bus dan sejumlah proses lainnya agar jalur rel dapat kembali beroperasi.

&quot;Kami pun bekerja dengan cepat untuk memperbaiki rel yang mengalami kerusakan akibat kejadian ini. Kami berharap, agar perlintasan sebidang liar seperti ini dapat segera disolusikan bersama dengan instansi terkait agar dilakukan penutupan dan membuat jalur yang tidak sebidang,&quot; ucapnya.



Langkah awal yang dilakukan PT KAI Daop 1 Jakarta adalah mengirim lokomotif pengganti untuk KA 32 Argo Parahyangan, melakukan perbaikan pada jalur, serta melakukan evakuasi di tempat kejadian.

Seluruh crew KA dan penumpang pada KA 32 Argo Parahyangan selamat. Seluruh penumpang pada rangkaian tersebut sudah kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 14.29 WIB dengan lokomotif pengganti.

Saai ini tim keamanan PT KAI Daop 1 Jakarta bekerjasama dengan pihak kepolisian berupaya melakukan evakuasi Bus dengan menggunakan alat berat agar jalur dapat kembali dioperasikan untuk perjalanan kereta.

Sementara itu, jalur kereta dari Karawang menuju Klari sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas, sementara jalur sebaliknya antara Klari menuju Karawang hingga kini belum dapat dilalui karena masih proses perbaikan jalur rel dan menunggu proses evakuasi bus selesai dilakukan.

Adapun KA yang tertahan akibat kejadian ini adalah:

- KA Lokal 326 Walahar Ekspres (relasi Tanjung Priok &amp;ndash; Purwakarta) tertahan di Karawang
- KA 68 Cirebon Ekspres (Gambir &amp;ndash; Cirebon) tertahan di Kedunggedeh
- KA 156 Singasari (Pasar Senen &amp;ndash; Malang) tertahan di jalur III Lemahabang
- KA 2516 tertahan di jalur IV Lemahabang
- KA 34 Argo Parahyangan (Gambir &amp;ndash; Bandung) tertahan di Cikarang
- PLB 7051 Argo Parahyangan (Bandung &amp;ndash; Gambir) tertahan di Kosambi
- KA 144 Jayabaya (Pasar Senen &amp;ndash; Surabaya Gubeng) tertahan di Tambun</description><content:encoded>BANDUNG - Kereta api Argo Parahyangan menabrak bus, di KM 67 Klari, Kabupaten Karawang, pada Senin (26/8/2019). Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 12.36 WIB. Akibatnya, prasarana rel mengalami kerusakan dan sejumlah perjalanan KA lainnya tertahan.

&quot;Kecelakaan terjadi saat bus melintasi perlintasan liar di daerah Karawang &amp;ndash; Klari,&quot; ucap jelas Eva Chairunisa selaku Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, saat dikonfirmasi, Senin (26/8/2019).

Tim PT KAI Daop 1 Jakarta langsung melakukan evakuasi terhadap bus dan sejumlah proses lainnya agar jalur rel dapat kembali beroperasi.

&quot;Kami pun bekerja dengan cepat untuk memperbaiki rel yang mengalami kerusakan akibat kejadian ini. Kami berharap, agar perlintasan sebidang liar seperti ini dapat segera disolusikan bersama dengan instansi terkait agar dilakukan penutupan dan membuat jalur yang tidak sebidang,&quot; ucapnya.



Langkah awal yang dilakukan PT KAI Daop 1 Jakarta adalah mengirim lokomotif pengganti untuk KA 32 Argo Parahyangan, melakukan perbaikan pada jalur, serta melakukan evakuasi di tempat kejadian.

Seluruh crew KA dan penumpang pada KA 32 Argo Parahyangan selamat. Seluruh penumpang pada rangkaian tersebut sudah kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 14.29 WIB dengan lokomotif pengganti.

Saai ini tim keamanan PT KAI Daop 1 Jakarta bekerjasama dengan pihak kepolisian berupaya melakukan evakuasi Bus dengan menggunakan alat berat agar jalur dapat kembali dioperasikan untuk perjalanan kereta.

Sementara itu, jalur kereta dari Karawang menuju Klari sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas, sementara jalur sebaliknya antara Klari menuju Karawang hingga kini belum dapat dilalui karena masih proses perbaikan jalur rel dan menunggu proses evakuasi bus selesai dilakukan.

Adapun KA yang tertahan akibat kejadian ini adalah:

- KA Lokal 326 Walahar Ekspres (relasi Tanjung Priok &amp;ndash; Purwakarta) tertahan di Karawang
- KA 68 Cirebon Ekspres (Gambir &amp;ndash; Cirebon) tertahan di Kedunggedeh
- KA 156 Singasari (Pasar Senen &amp;ndash; Malang) tertahan di jalur III Lemahabang
- KA 2516 tertahan di jalur IV Lemahabang
- KA 34 Argo Parahyangan (Gambir &amp;ndash; Bandung) tertahan di Cikarang
- PLB 7051 Argo Parahyangan (Bandung &amp;ndash; Gambir) tertahan di Kosambi
- KA 144 Jayabaya (Pasar Senen &amp;ndash; Surabaya Gubeng) tertahan di Tambun</content:encoded></item></channel></rss>
