<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsep Smart City Ibu Kota Baru Bikin ASN Hemat Gaji</title><description>Di sana semua fasilitas dan sarana-prasarana bagi masyarakat, termasuk ASN, akan dibangun lengkap sehingga lebih memudahkan beraktivitas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/27/337/2097242/konsep-smart-city-ibu-kota-baru-bikin-asn-hemat-gaji</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/27/337/2097242/konsep-smart-city-ibu-kota-baru-bikin-asn-hemat-gaji"/><item><title>Konsep Smart City Ibu Kota Baru Bikin ASN Hemat Gaji</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/27/337/2097242/konsep-smart-city-ibu-kota-baru-bikin-asn-hemat-gaji</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/27/337/2097242/konsep-smart-city-ibu-kota-baru-bikin-asn-hemat-gaji</guid><pubDate>Selasa 27 Agustus 2019 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/27/337/2097242/konsep-smart-city-ibu-kota-baru-bikin-asn-hemat-gaji-V9uOTO34Ku.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin. (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/27/337/2097242/konsep-smart-city-ibu-kota-baru-bikin-asn-hemat-gaji-V9uOTO34Ku.jpg</image><title>Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin. (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin, mengatakan aparatur sipil negara (ASN) yang berpindah ke ibu kota baru akan lebih menghemat pengeluarannya. Pasalnya, akses menuju sarana-prasarana akan lebih mudah, tidak seperti di Jakarta.

Syafruddin menuturkan, konsep ibu kota baru nanti adalah smart and green city. Di sana semua fasilitas dan sarana-prasarana bagi masyarakat, termasuk ASN, akan dibangun lengkap sehingga lebih memudahkan.

&quot;Kalau tinggal di Jakarta kan ngontrak di Bekasi, harus berangkat jam 04.00 subuh dari Bekasi menuju Jakarta,&quot; katanya saat jumpa pers di Kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Selasa (27/8/2019).



&quot;Kemudian transportasi, mungkin saja di sana karena itu smart city dan green city, di sana cukup berjalan 500 meter misalnya, seperti kita lihat di kota-kota Canberra, Den Haag, kemudian di Putrajaya yang terdekat,&quot; tuturnya.
Ia pun meminta rencana pemindahan ibu kota tidak direspons negatif. Menurutnya, justru dengan konsep smart city di ibu kota baru, ASN dapat menghemat gajinya.

Baca Juga : Kantor KPK Bakal Pindah ke Kalimantan Timur Lokasi Ibu Kota Baru

&quot;Jadi kita jangan berpikir negatif, apa-apa dikit berpikir negatif. Coba berpikir positif. Paling tidak transportasi itu tidak akan kita pakai, gaji akan utuh, tunjangan akan utuh, anak-anak sekolah tidak perlu diantar pakai mobil atau ojek atau tanpa mengeluarkan biaya karena cukup jalan kaki karena ini smart city, semua fasilitas akan ada,&quot; tutur mantan Wakapolri itu.

Baca Juga : Menpan-RB: ASN yang Pindah ke Ibu Kota Baru 180 Ribu Orang





</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin, mengatakan aparatur sipil negara (ASN) yang berpindah ke ibu kota baru akan lebih menghemat pengeluarannya. Pasalnya, akses menuju sarana-prasarana akan lebih mudah, tidak seperti di Jakarta.

Syafruddin menuturkan, konsep ibu kota baru nanti adalah smart and green city. Di sana semua fasilitas dan sarana-prasarana bagi masyarakat, termasuk ASN, akan dibangun lengkap sehingga lebih memudahkan.

&quot;Kalau tinggal di Jakarta kan ngontrak di Bekasi, harus berangkat jam 04.00 subuh dari Bekasi menuju Jakarta,&quot; katanya saat jumpa pers di Kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Selasa (27/8/2019).



&quot;Kemudian transportasi, mungkin saja di sana karena itu smart city dan green city, di sana cukup berjalan 500 meter misalnya, seperti kita lihat di kota-kota Canberra, Den Haag, kemudian di Putrajaya yang terdekat,&quot; tuturnya.
Ia pun meminta rencana pemindahan ibu kota tidak direspons negatif. Menurutnya, justru dengan konsep smart city di ibu kota baru, ASN dapat menghemat gajinya.

Baca Juga : Kantor KPK Bakal Pindah ke Kalimantan Timur Lokasi Ibu Kota Baru

&quot;Jadi kita jangan berpikir negatif, apa-apa dikit berpikir negatif. Coba berpikir positif. Paling tidak transportasi itu tidak akan kita pakai, gaji akan utuh, tunjangan akan utuh, anak-anak sekolah tidak perlu diantar pakai mobil atau ojek atau tanpa mengeluarkan biaya karena cukup jalan kaki karena ini smart city, semua fasilitas akan ada,&quot; tutur mantan Wakapolri itu.

Baca Juga : Menpan-RB: ASN yang Pindah ke Ibu Kota Baru 180 Ribu Orang





</content:encoded></item></channel></rss>
