<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur Sumsel Herman Deru Apresiasi Upaya Kementan Bangun Pertanian Modern   </title><description>Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi perhatian Kementan terhadap pembangunan pertanian di wilayahnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/29/1/2097966/gubernur-sumsel-herman-deru-apresiasi-upaya-kementan-bangun-pertanian-modern</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/29/1/2097966/gubernur-sumsel-herman-deru-apresiasi-upaya-kementan-bangun-pertanian-modern"/><item><title>Gubernur Sumsel Herman Deru Apresiasi Upaya Kementan Bangun Pertanian Modern   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/29/1/2097966/gubernur-sumsel-herman-deru-apresiasi-upaya-kementan-bangun-pertanian-modern</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/29/1/2097966/gubernur-sumsel-herman-deru-apresiasi-upaya-kementan-bangun-pertanian-modern</guid><pubDate>Kamis 29 Agustus 2019 07:43 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/29/1/2097966/gubernur-sumsel-herman-deru-apresiasi-upaya-kementan-bangun-pertanian-modern-W3WyXegUL6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: dok.Humas Kementan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/29/1/2097966/gubernur-sumsel-herman-deru-apresiasi-upaya-kementan-bangun-pertanian-modern-W3WyXegUL6.jpg</image><title>Foto: dok.Humas Kementan</title></images><description>BANYUASIN - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengapresiasi perhatian Kementerian Pertanian (Kementan) terhadap pembangunan pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, dan mitigasi kebakaran lahan di wilayahnya,.
&quot;Terima kasih kami kepada Pak Mentan Amran Sulaiman karena sudah begitu perhatian kepada Sumatera Selatan. Pada tahun ini Sumsel diberikan program SERASI atau Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani 200 ribu hektar untuk kawasan pertanian di Banyuasin dan OKI (Ogan Kemering Ilir). Mentan Amran membantu petani tradisional yang konvensional mengolah lahan menjadi petani modern,&quot; ujarnya saat mendampingi Amran meninjau pertanian di OKI.
Menurut Herman kenaikan produksi padi di wilayahnya awalnya cuma 1.6 juta ton, namun penerapan Program SERASI diperkirakan akan membuat Sumsel menjadi penghasil beras nomor satu di Indonesia.&quot;Dulu kami hanya peringkat delapan nasional, namun kita sudah lima besar nasional sejak periode Mentan Amran dilaksanakan secara masif,&quot; tuturnya.
&quot;Sumsel masih membutuhkan Pak Amran untuk mendampingi pertanian kita, kita doakan beliau masih menjadi Menteri Pertanian di Kabinet Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan datang&quot;, tambah Herman.
Pertanian Modern Cegah Kebakaran Lahan
Herman mengatakan kebakaran lahan juga dapat dicegah dengan menerapkan modernisasi pertanian, hal ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu dalam Rapat Koordinasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Istana. Saat itu Presiden setuju dengan usulan agar dilakukan modernisasi para petani, sehingga mereka tidak lagi perlu membakar hutan dan lahan untuk membuka lahan baru.
Menurut Presiden, dalam lima tahun ini Kementan sudah membagi yang namanya traktor, excavator, dan bulldozer untuk daerah-daerah yang memiliki lahan luas seperti Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Sumut).
&amp;ldquo;Saya juga kaget juga dalam satu kabupaten traktornya begitu banyaknya, excavator-nya begitu banyaknya, sehingga lahan besar bisa dikerjakan dengan mekanisasi peralatan-peralatan yang ada, yang saya lihat itu bantuan dari Menteri Pertanian,&amp;rdquo; ucap Presiden Jokowi.
Untuk itu Presiden mengimbau bupati-bupati yang memiliki lahan yang dikerjakan secara manual, agar meminta bantuan ke Kementan mengucurkan alat-alat pertanian modern. &amp;ldquo;Jadi kita ubah petani yang sudah berpuluh-puluh tahun melakukan land clearing dengan cara membakar diganti dengan pembersihan land clearing dengan traktor, dengan excavator tanpa harus membuat api,&amp;rdquo; tutur Presiden Jokowi. (ADV)</description><content:encoded>BANYUASIN - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengapresiasi perhatian Kementerian Pertanian (Kementan) terhadap pembangunan pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, dan mitigasi kebakaran lahan di wilayahnya,.
&quot;Terima kasih kami kepada Pak Mentan Amran Sulaiman karena sudah begitu perhatian kepada Sumatera Selatan. Pada tahun ini Sumsel diberikan program SERASI atau Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani 200 ribu hektar untuk kawasan pertanian di Banyuasin dan OKI (Ogan Kemering Ilir). Mentan Amran membantu petani tradisional yang konvensional mengolah lahan menjadi petani modern,&quot; ujarnya saat mendampingi Amran meninjau pertanian di OKI.
Menurut Herman kenaikan produksi padi di wilayahnya awalnya cuma 1.6 juta ton, namun penerapan Program SERASI diperkirakan akan membuat Sumsel menjadi penghasil beras nomor satu di Indonesia.&quot;Dulu kami hanya peringkat delapan nasional, namun kita sudah lima besar nasional sejak periode Mentan Amran dilaksanakan secara masif,&quot; tuturnya.
&quot;Sumsel masih membutuhkan Pak Amran untuk mendampingi pertanian kita, kita doakan beliau masih menjadi Menteri Pertanian di Kabinet Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan datang&quot;, tambah Herman.
Pertanian Modern Cegah Kebakaran Lahan
Herman mengatakan kebakaran lahan juga dapat dicegah dengan menerapkan modernisasi pertanian, hal ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu dalam Rapat Koordinasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Istana. Saat itu Presiden setuju dengan usulan agar dilakukan modernisasi para petani, sehingga mereka tidak lagi perlu membakar hutan dan lahan untuk membuka lahan baru.
Menurut Presiden, dalam lima tahun ini Kementan sudah membagi yang namanya traktor, excavator, dan bulldozer untuk daerah-daerah yang memiliki lahan luas seperti Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Sumut).
&amp;ldquo;Saya juga kaget juga dalam satu kabupaten traktornya begitu banyaknya, excavator-nya begitu banyaknya, sehingga lahan besar bisa dikerjakan dengan mekanisasi peralatan-peralatan yang ada, yang saya lihat itu bantuan dari Menteri Pertanian,&amp;rdquo; ucap Presiden Jokowi.
Untuk itu Presiden mengimbau bupati-bupati yang memiliki lahan yang dikerjakan secara manual, agar meminta bantuan ke Kementan mengucurkan alat-alat pertanian modern. &amp;ldquo;Jadi kita ubah petani yang sudah berpuluh-puluh tahun melakukan land clearing dengan cara membakar diganti dengan pembersihan land clearing dengan traktor, dengan excavator tanpa harus membuat api,&amp;rdquo; tutur Presiden Jokowi. (ADV)</content:encoded></item></channel></rss>
