<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Percakapan Terakhir Dana dengan Kekasihnya Sebelum Dibunuh dan Dibakar Ibu Tiri</title><description>Elvira mendapatkan pesan singkat dari Dana yang mengabarkan pemuda tersebut sudah berada di rumah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/29/338/2098102/percakapan-terakhir-dana-dengan-kekasihnya-sebelum-dibunuh-dan-dibakar-ibu-tiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/29/338/2098102/percakapan-terakhir-dana-dengan-kekasihnya-sebelum-dibunuh-dan-dibakar-ibu-tiri"/><item><title>Percakapan Terakhir Dana dengan Kekasihnya Sebelum Dibunuh dan Dibakar Ibu Tiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/29/338/2098102/percakapan-terakhir-dana-dengan-kekasihnya-sebelum-dibunuh-dan-dibakar-ibu-tiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/29/338/2098102/percakapan-terakhir-dana-dengan-kekasihnya-sebelum-dibunuh-dan-dibakar-ibu-tiri</guid><pubDate>Kamis 29 Agustus 2019 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/29/338/2098102/percakapan-terakhir-dana-dengan-kekasihnya-sebelum-dibunuh-dan-dibakar-ibu-tiri-qbjqw7Sezr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">M Adi Pradana alias Dana (23) tewas dibunuh ibu tirinya. (Foto : Instagram/@prvdana_)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/29/338/2098102/percakapan-terakhir-dana-dengan-kekasihnya-sebelum-dibunuh-dan-dibakar-ibu-tiri-qbjqw7Sezr.jpg</image><title>M Adi Pradana alias Dana (23) tewas dibunuh ibu tirinya. (Foto : Instagram/@prvdana_)</title></images><description>JAKARTA &amp;lrm;- Peristiwa tragis menimpa mahasiswa jurusan biologi Universitas Nasional (Unas), M Adi Pradana alias Dana (23). Dana dibunuh kakak dan ibu tirinya dengan cara dibekap oleh pembunuh bayaran, kemudian jasadnya dibakar di daerah Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

Dana dibunuh dan dibakar bersama dengan ayahnya Edi Chandra Purnama alias Pupung (54). Diduga, pembunuhan tersebut ditenggarai perselisihan hasil penjualan rumah antara ibu tiri Dana, Aulia Kesuma (AK) dengan ayahnya, Pupung, untuk membayar utang.

Sebelum dibunuh, Dana masih sempat berkomunikasi dengan pacarnya, Elvira Amanda. &amp;lrm;Kepada Okezone, Elvira menunjukkan bukti percakapan dirinya dengan Dana pada Sabtu, 24 Agustus 2019, sekira pukul 01.19 WIB, dini hari.

Elvira mendapatkan pesan singkat dari Dana yang mengabarkan pemuda tersebut sudah berada di rumah. Kepada Elvira, Dana juga mengatakan sedang ngobrol dengan saudaranya di rumah.

&quot;Aku dirumah. Ada sodara aku dirumah. Lagi ngobrol,&quot; begitu isi pesan singkat Dana kepada Elvira seperti yang diterima Okezone, pada Kamis (29/8/2019).

Elvira baru menjawab pesan singkat Dana pada pagi harinya. Sebab, terakhir kali Dana mengirimkan pesannya, Elvira sudah tertidur. Namun, hingga Minggu, 25 Agustus 2019, malam hari, Dana tidak juga membalas pesan dari Elvira.

Elvira mencoba terus menerus menghubungi Dana. Namun, usahanya tidak membuahkan hasil. Dana tidak juga memberikan kabar kepadanya hingga Senin, 26 Agustus 2019.



Elvira sempat mendapatkan informasi dari pemberitaan terkait adanya pembunuhan ayah dan anak dengan cara dibakar &amp;lrm;di dalam mobil, pada Senin, 26 Agustus 2019. Namun, saat itu Elvira belum mengetahui siapa korban pembunuhan tersebut.

Elvira tidak menyangka Dana dibunuh dengan cara yang tragis. Bahkan, dia sempat menduga bahwa informasi yang diterimanya soal pembunuhan Dana hanyalah prank atau iseng.

&quot;Karena baca berita, tapi waktu itu belum ada namanya. Pas akhirnya gua ditelepon keluarga, ibu kandungnya Dana, itu bener dia (Dana sebagai korban-red),&quot; cerita Elvira, yang sudah empat bulan menjalin kasih dengan Dana.

Sekadar informasi, Dana dan ayahnya, Egi Chandra Purnama (Pupung) dibunuh AK yang merupakan &amp;lrm;ibu tiri Dana atau istri dari Pupung serta KV yang tak lain adalah kakak tiri Dana.


Awalnya, AK menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa Dana dan  Pupung di daerah Jakarta. Kemudian, empat pembunuh yang disewa AK  tersebut menculik serta menghabisi nyawa Dana dan Pupung dari rumahnya  di daerah Lebak Bulus.

Setelah dibunuh, keempat pembunuh bayaran tersebut menyerahkan jasad  Dana dan Pupung ke Aulia Kesuma. Selanjutnya, AK dibantu KV membawa  kedua jasad ke daerah Cidahu, Sukabumi.

Baca Juga : Pembunuh Bayaran Cekoki Ayah dan Anak Miras Sebelum Dibakar di Sukabumi

Mobil yang berisi jasad Dana dan Pupung lalu dibakar oleh KV  berdasarkan perintah dari AK. KV mengalami luka bakar akibat  perbuatannya tersebut. Usai dibakar, keduanya langsung bertolak kembali  ke Jakarta dan meninggalkan mobil berisi jasad yang terbakar tersebut.

Saat ini pihak kepolisian telah mengamankan AK dan KV yang diduga  sebagai otak pembunuhan Dana dan Pupung. Tak hanya itu, dua pembunuh  bayaran yang disewa AK juga telah diringkus polisi di daerah Lampung.

Baca Juga : Motif Istri Bakar Suami dan Anak Tirinya karena Sengketa Penjualan Rumah

&amp;lrm;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;lrm;- Peristiwa tragis menimpa mahasiswa jurusan biologi Universitas Nasional (Unas), M Adi Pradana alias Dana (23). Dana dibunuh kakak dan ibu tirinya dengan cara dibekap oleh pembunuh bayaran, kemudian jasadnya dibakar di daerah Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

Dana dibunuh dan dibakar bersama dengan ayahnya Edi Chandra Purnama alias Pupung (54). Diduga, pembunuhan tersebut ditenggarai perselisihan hasil penjualan rumah antara ibu tiri Dana, Aulia Kesuma (AK) dengan ayahnya, Pupung, untuk membayar utang.

Sebelum dibunuh, Dana masih sempat berkomunikasi dengan pacarnya, Elvira Amanda. &amp;lrm;Kepada Okezone, Elvira menunjukkan bukti percakapan dirinya dengan Dana pada Sabtu, 24 Agustus 2019, sekira pukul 01.19 WIB, dini hari.

Elvira mendapatkan pesan singkat dari Dana yang mengabarkan pemuda tersebut sudah berada di rumah. Kepada Elvira, Dana juga mengatakan sedang ngobrol dengan saudaranya di rumah.

&quot;Aku dirumah. Ada sodara aku dirumah. Lagi ngobrol,&quot; begitu isi pesan singkat Dana kepada Elvira seperti yang diterima Okezone, pada Kamis (29/8/2019).

Elvira baru menjawab pesan singkat Dana pada pagi harinya. Sebab, terakhir kali Dana mengirimkan pesannya, Elvira sudah tertidur. Namun, hingga Minggu, 25 Agustus 2019, malam hari, Dana tidak juga membalas pesan dari Elvira.

Elvira mencoba terus menerus menghubungi Dana. Namun, usahanya tidak membuahkan hasil. Dana tidak juga memberikan kabar kepadanya hingga Senin, 26 Agustus 2019.



Elvira sempat mendapatkan informasi dari pemberitaan terkait adanya pembunuhan ayah dan anak dengan cara dibakar &amp;lrm;di dalam mobil, pada Senin, 26 Agustus 2019. Namun, saat itu Elvira belum mengetahui siapa korban pembunuhan tersebut.

Elvira tidak menyangka Dana dibunuh dengan cara yang tragis. Bahkan, dia sempat menduga bahwa informasi yang diterimanya soal pembunuhan Dana hanyalah prank atau iseng.

&quot;Karena baca berita, tapi waktu itu belum ada namanya. Pas akhirnya gua ditelepon keluarga, ibu kandungnya Dana, itu bener dia (Dana sebagai korban-red),&quot; cerita Elvira, yang sudah empat bulan menjalin kasih dengan Dana.

Sekadar informasi, Dana dan ayahnya, Egi Chandra Purnama (Pupung) dibunuh AK yang merupakan &amp;lrm;ibu tiri Dana atau istri dari Pupung serta KV yang tak lain adalah kakak tiri Dana.


Awalnya, AK menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa Dana dan  Pupung di daerah Jakarta. Kemudian, empat pembunuh yang disewa AK  tersebut menculik serta menghabisi nyawa Dana dan Pupung dari rumahnya  di daerah Lebak Bulus.

Setelah dibunuh, keempat pembunuh bayaran tersebut menyerahkan jasad  Dana dan Pupung ke Aulia Kesuma. Selanjutnya, AK dibantu KV membawa  kedua jasad ke daerah Cidahu, Sukabumi.

Baca Juga : Pembunuh Bayaran Cekoki Ayah dan Anak Miras Sebelum Dibakar di Sukabumi

Mobil yang berisi jasad Dana dan Pupung lalu dibakar oleh KV  berdasarkan perintah dari AK. KV mengalami luka bakar akibat  perbuatannya tersebut. Usai dibakar, keduanya langsung bertolak kembali  ke Jakarta dan meninggalkan mobil berisi jasad yang terbakar tersebut.

Saat ini pihak kepolisian telah mengamankan AK dan KV yang diduga  sebagai otak pembunuhan Dana dan Pupung. Tak hanya itu, dua pembunuh  bayaran yang disewa AK juga telah diringkus polisi di daerah Lampung.

Baca Juga : Motif Istri Bakar Suami dan Anak Tirinya karena Sengketa Penjualan Rumah

&amp;lrm;</content:encoded></item></channel></rss>
