<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala BSSN Imbau Masyarakat Papua Tak Termakan Hoaks</title><description>Kepala BSSN mengimbau masyarakat Papua jangan sampai terpengaruh dengan berita bohong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/30/337/2098533/kepala-bssn-imbau-masyarakat-papua-tak-termakan-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/30/337/2098533/kepala-bssn-imbau-masyarakat-papua-tak-termakan-hoaks"/><item><title>Kepala BSSN Imbau Masyarakat Papua Tak Termakan Hoaks</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/30/337/2098533/kepala-bssn-imbau-masyarakat-papua-tak-termakan-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/30/337/2098533/kepala-bssn-imbau-masyarakat-papua-tak-termakan-hoaks</guid><pubDate>Jum'at 30 Agustus 2019 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/30/337/2098533/kepala-bssn-imbau-masyarakat-papua-tak-termakan-hoaks-nKqSlnZDoT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian. (Foto : Dok Okezone.com/Fahreza Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/30/337/2098533/kepala-bssn-imbau-masyarakat-papua-tak-termakan-hoaks-nKqSlnZDoT.jpg</image><title>Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian. (Foto : Dok Okezone.com/Fahreza Rizky)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian menemui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) Wiranto. Usai pertemuan, Hinsa mengimbau masyarakat tak terpengaruh berita bohong alias hoaks tentang konflik Papua.

Berdasarkan pantauan Okezone, Hinsa melakukan pertemuan dengan Wiranto selama sekira satu jam.

&quot;Saya hanya koordinasi saja, tidak rapat. Kita hanya mengimbau masyarakat yang ada di Papua jangan sampai terpengaruh dengan berita bohong,&quot; ucap Hinsa di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Menurutnya, di era banjir informasi seperti ini, masyarakat harus mampu mencerna serta menyeleksi berita yang diterima dengan baik. Ia yakin masyarakat di Papua cinta damai dan tidak terpengaruh hoaks.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/22/58500/299294_medium.jpg&quot; alt=&quot;Akhiri Rasisme dan Penjajahan di West Papua&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Saya yakin saudara kita di Papua pencinta damai. Kita imbau isu-isu itu jangan mudah terpengaruh,&quot; ujar Hinsa.

Baca Juga : Ribuan Pendemo Dievakuasi Naik Truk TNI/Polri dari Kantor Gubernur Papua

Hinsa menuturkan, persebaran hoaks bisa datang dari mana saja. Ia pun tak bisa langsung menuduh pihak mana yang menyebarkan hoaks tentang konflik Papua. Pasalnya proses pembuktian harus melalui mekanisme hukum.

&quot;Jadi dunia siber arahnya bisa dari mana saja. Pelakunya bisa perorangan atau kelompok. Jadi, kita tidak boleh langsung menuduh karena (hoaks-red) bisa dari mana-mana,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Fahri Hamzah Bicara Akar Konflik &amp;amp; Pihak Asing yang Ingin Usik Kedamaian Papua




</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian menemui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) Wiranto. Usai pertemuan, Hinsa mengimbau masyarakat tak terpengaruh berita bohong alias hoaks tentang konflik Papua.

Berdasarkan pantauan Okezone, Hinsa melakukan pertemuan dengan Wiranto selama sekira satu jam.

&quot;Saya hanya koordinasi saja, tidak rapat. Kita hanya mengimbau masyarakat yang ada di Papua jangan sampai terpengaruh dengan berita bohong,&quot; ucap Hinsa di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Menurutnya, di era banjir informasi seperti ini, masyarakat harus mampu mencerna serta menyeleksi berita yang diterima dengan baik. Ia yakin masyarakat di Papua cinta damai dan tidak terpengaruh hoaks.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/22/58500/299294_medium.jpg&quot; alt=&quot;Akhiri Rasisme dan Penjajahan di West Papua&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Saya yakin saudara kita di Papua pencinta damai. Kita imbau isu-isu itu jangan mudah terpengaruh,&quot; ujar Hinsa.

Baca Juga : Ribuan Pendemo Dievakuasi Naik Truk TNI/Polri dari Kantor Gubernur Papua

Hinsa menuturkan, persebaran hoaks bisa datang dari mana saja. Ia pun tak bisa langsung menuduh pihak mana yang menyebarkan hoaks tentang konflik Papua. Pasalnya proses pembuktian harus melalui mekanisme hukum.

&quot;Jadi dunia siber arahnya bisa dari mana saja. Pelakunya bisa perorangan atau kelompok. Jadi, kita tidak boleh langsung menuduh karena (hoaks-red) bisa dari mana-mana,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Fahri Hamzah Bicara Akar Konflik &amp;amp; Pihak Asing yang Ingin Usik Kedamaian Papua




</content:encoded></item></channel></rss>
