<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Belum Ungkap Jumlah Korban Kerusuhan Papua</title><description>Wiranto masih enggan mengungkapkan berapa jumlah korban yang jatuh dalam kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/30/337/2098812/pemerintah-belum-ungkap-jumlah-korban-kerusuhan-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/08/30/337/2098812/pemerintah-belum-ungkap-jumlah-korban-kerusuhan-papua"/><item><title>Pemerintah Belum Ungkap Jumlah Korban Kerusuhan Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/08/30/337/2098812/pemerintah-belum-ungkap-jumlah-korban-kerusuhan-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/08/30/337/2098812/pemerintah-belum-ungkap-jumlah-korban-kerusuhan-papua</guid><pubDate>Jum'at 30 Agustus 2019 21:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/30/337/2098812/pemerintah-ogah-ungkap-jumlah-korban-kerusuhan-papua-9qYcqS7qPE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Wiranto dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto (Foto: Okezone/Fakhrizal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/30/337/2098812/pemerintah-ogah-ungkap-jumlah-korban-kerusuhan-papua-9qYcqS7qPE.jpg</image><title>Menko Polhukam Wiranto dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto (Foto: Okezone/Fakhrizal)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto masih enggan mengungkapkan berapa jumlah korban yang jatuh dalam kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat.
Wiranto berdalih pada ratas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak ada membahas korban dalam aksi demonstrasi yang berujung pada pengrusakan sejumlah fasilitas umum itu.
&quot;Malam ini kita enggak bicara soal korban. Itu penjelasan yang lain karena laporan terus berjalan,&quot; kata Wiranto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Baca Juga: Kerusuhan Papua, Prabowo Minta Semua Elite Politik Bantu Jokowi
Mantan Panglima ABRI itu mengungkapkan bahwa pihaknya baru menerima laporan terkait kondisi dan situasi di Papua dan Papua Barat pada malam hari.
Kemudian, laporan tersebut baru akan disampikan ke publik pada esok harinya. Wiranto juga tak menjawab saat adanya pemberitaan yang menyatakan bahwa korban sipil yang jatuh dalam kerusuhan Papua mencapai tujuh orang.
&quot;Kita biasa terima laporan malam ini dan kita kompilasi untuk akan kita jawab,&quot; tandasnya.Sebelumnya, Wiranto hanya menyatakan ada tiga anggota TNI dan empat  polisi jadi korban saat mengamankan unjuk rasa berakhir rusuh di Deiyai,  Papua, Rabu 28 Agustus kemarin. Sementara dari warga sipil dua orang  tewas.
&amp;ldquo;Di Daiyai kemarin korban dari TNI ada tiga orang. Yang  satu meninggal dunia, dua luka dan sekarang masih kritis, yang satu kena  luka parang dan panah. Sedangkan dari aparat kepolisian ada empat yang  luka-luka,&amp;rdquo; kata Wiranto kemarin.
Sebelumnya Polri merilis  kerusuhan di Deiyai menewaskan seorang anggota TNI dan melukai lima  polisi akibat diserang dengan panah oleh kelompok anarkis yang  bersembunyi dalam massa.
Prajurit TNI yang tewas bernama Serda  Rikson Edy Chandra asal Sumatera Selatan. Jenazahnya dikebumikan di  Taman Makam Pahlawan Prabumulih, Sumatera Selatan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto masih enggan mengungkapkan berapa jumlah korban yang jatuh dalam kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat.
Wiranto berdalih pada ratas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak ada membahas korban dalam aksi demonstrasi yang berujung pada pengrusakan sejumlah fasilitas umum itu.
&quot;Malam ini kita enggak bicara soal korban. Itu penjelasan yang lain karena laporan terus berjalan,&quot; kata Wiranto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Baca Juga: Kerusuhan Papua, Prabowo Minta Semua Elite Politik Bantu Jokowi
Mantan Panglima ABRI itu mengungkapkan bahwa pihaknya baru menerima laporan terkait kondisi dan situasi di Papua dan Papua Barat pada malam hari.
Kemudian, laporan tersebut baru akan disampikan ke publik pada esok harinya. Wiranto juga tak menjawab saat adanya pemberitaan yang menyatakan bahwa korban sipil yang jatuh dalam kerusuhan Papua mencapai tujuh orang.
&quot;Kita biasa terima laporan malam ini dan kita kompilasi untuk akan kita jawab,&quot; tandasnya.Sebelumnya, Wiranto hanya menyatakan ada tiga anggota TNI dan empat  polisi jadi korban saat mengamankan unjuk rasa berakhir rusuh di Deiyai,  Papua, Rabu 28 Agustus kemarin. Sementara dari warga sipil dua orang  tewas.
&amp;ldquo;Di Daiyai kemarin korban dari TNI ada tiga orang. Yang  satu meninggal dunia, dua luka dan sekarang masih kritis, yang satu kena  luka parang dan panah. Sedangkan dari aparat kepolisian ada empat yang  luka-luka,&amp;rdquo; kata Wiranto kemarin.
Sebelumnya Polri merilis  kerusuhan di Deiyai menewaskan seorang anggota TNI dan melukai lima  polisi akibat diserang dengan panah oleh kelompok anarkis yang  bersembunyi dalam massa.
Prajurit TNI yang tewas bernama Serda  Rikson Edy Chandra asal Sumatera Selatan. Jenazahnya dikebumikan di  Taman Makam Pahlawan Prabumulih, Sumatera Selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
