<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kementan Prediksi Ekspor Buah Meningkat pada September-Desember 2019</title><description>Diperkirakan ekspor buah-buahan meningkat pada September sampai akhir tahun, seiring dengan dimulainya masa panen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/01/1/2099270/kementan-prediksi-ekspor-buah-meningkat-pada-september-desember-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/01/1/2099270/kementan-prediksi-ekspor-buah-meningkat-pada-september-desember-2019"/><item><title>Kementan Prediksi Ekspor Buah Meningkat pada September-Desember 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/01/1/2099270/kementan-prediksi-ekspor-buah-meningkat-pada-september-desember-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/01/1/2099270/kementan-prediksi-ekspor-buah-meningkat-pada-september-desember-2019</guid><pubDate>Minggu 01 September 2019 15:06 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/01/1/2099270/kementan-prediksi-ekspor-buah-meningkat-pada-september-desember-2019-7nnylQXW5R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: dok.Humas Kementan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/01/1/2099270/kementan-prediksi-ekspor-buah-meningkat-pada-september-desember-2019-7nnylQXW5R.jpg</image><title>Foto: dok.Humas Kementan</title></images><description>JAKARTA - Kegiatan promosi dan misi dagang dalam bentuk pameran, forum bisnis, dan promosi lain yang diikuti oleh para eksportir berhasil meningkatkan animo ekspor sepanjang 2019 ini. Diperkirakan ekspor buah-buahan meningkat pada September sampai akhir tahun, seiring dengan dimulainya masa panen manggis dan mangga.
Sebagai gambaran, PT. Radja Manggis Sejati usai mengikuti pameran International Fruit Expo 2019 di Guangzhou, China, pada dua bulan lalu, mendapatkan kontrak baru untuk memasok buah sebanyak 21 kontainer. Pasokan manggis kemudian mereka dapatkan dari Aceh dan Sumatera Barat.
&amp;ldquo;Kontrak baru kami 21 kontainer dengan volume per kontainer 18,8 ton manggis. Saat ini kami sudah mengirimkan pesanan sebanyak dua kali. Selanjutnya akan lebih cepat karena sudah mulai memasuki masa panen raya buah manggis,&amp;rdquo; ujar Wawan, Direktur PT. Radja Manggis Sejati.
Manfaat promosi diakui para eskportir buah sangat membantu bisnis mereka. &amp;ldquo;Upaya promosi dari Ditjen Hortikultura sangat membantu kami untuk melebarkan sayap bisnis kami. Sehingga buah lokal kita makin dikenal negara lain,&amp;rdquo; ujar Pimpinan PT. Mahkota Multi Mandiri, Berry Gaswara.
Berry mengatakan bahwa perusahaannya rutin dua kali seminggu mengekspor sayuran seperti baby buncis, buncis super, water cress dan edamame ke Singapura. Pengiriman dilakukan setiap minggu pada Senin dan Kamis dengan jumlah 500 Kg sampai 1 ton per pengiriman.
&amp;ldquo;Kontrak ekspor sayuran ke Singapura ini adalah buah dari Forum Bisnis yang digagas oleh Forum Agri-Business Working Group (AWG) Indonesia-Singapura pada 2018 yang lalu. Kami juga hampir setiap hari mengekspor Mangga Arumanis dan Gedong ke Singapura dengan volume 5-10 ton per minggu. Ada sebanyak tiga buyer/importir mangga yang menjadi pembeli tetap perusahaan,&amp;rdquo; tambah Berry.
Selain ke Singapura, PT. Mahkota Multi Mandiri juga rutin mengekspor mangga ke Malaysia sebanyak 2-3 ton setiap minggu. Perusahaan ini menargetkan ekspor mangga pada 2019 sebanyak 200 ton.
Sementar itu Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Yasid Taufik mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus berupaya meningkatkan daya saing komoditas  hortikultura di pasar Internasional. Berbagai kebijakan seperti peningkatan produksi dan penerapan Good Agriculture Practices, mutu pasca panen, pengolahan hasil serta promosi dan diseminasi dilakukan sesuai dengan Permentan Nomor 19 Tahun 2019.
Upaya meningkatkan jumlah buyer dan memperluas pasar juga dilaksanakan dengan menyediakan stan pameran untuk diisi para eksportir hortikultura dalam pameran Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan berlangsung pada 16-20 Oktober 2019 di Indonesia nanti. Diharapkan para eksportir dapat memanfaatkan pameran TEI kali ini. Selain mengisi stand pameran, para eksportir berkesempatan mengikuti pertemuan business to business (B2B) dengan para buyer manca negara yang datang ke pameran.(ADV)</description><content:encoded>JAKARTA - Kegiatan promosi dan misi dagang dalam bentuk pameran, forum bisnis, dan promosi lain yang diikuti oleh para eksportir berhasil meningkatkan animo ekspor sepanjang 2019 ini. Diperkirakan ekspor buah-buahan meningkat pada September sampai akhir tahun, seiring dengan dimulainya masa panen manggis dan mangga.
Sebagai gambaran, PT. Radja Manggis Sejati usai mengikuti pameran International Fruit Expo 2019 di Guangzhou, China, pada dua bulan lalu, mendapatkan kontrak baru untuk memasok buah sebanyak 21 kontainer. Pasokan manggis kemudian mereka dapatkan dari Aceh dan Sumatera Barat.
&amp;ldquo;Kontrak baru kami 21 kontainer dengan volume per kontainer 18,8 ton manggis. Saat ini kami sudah mengirimkan pesanan sebanyak dua kali. Selanjutnya akan lebih cepat karena sudah mulai memasuki masa panen raya buah manggis,&amp;rdquo; ujar Wawan, Direktur PT. Radja Manggis Sejati.
Manfaat promosi diakui para eskportir buah sangat membantu bisnis mereka. &amp;ldquo;Upaya promosi dari Ditjen Hortikultura sangat membantu kami untuk melebarkan sayap bisnis kami. Sehingga buah lokal kita makin dikenal negara lain,&amp;rdquo; ujar Pimpinan PT. Mahkota Multi Mandiri, Berry Gaswara.
Berry mengatakan bahwa perusahaannya rutin dua kali seminggu mengekspor sayuran seperti baby buncis, buncis super, water cress dan edamame ke Singapura. Pengiriman dilakukan setiap minggu pada Senin dan Kamis dengan jumlah 500 Kg sampai 1 ton per pengiriman.
&amp;ldquo;Kontrak ekspor sayuran ke Singapura ini adalah buah dari Forum Bisnis yang digagas oleh Forum Agri-Business Working Group (AWG) Indonesia-Singapura pada 2018 yang lalu. Kami juga hampir setiap hari mengekspor Mangga Arumanis dan Gedong ke Singapura dengan volume 5-10 ton per minggu. Ada sebanyak tiga buyer/importir mangga yang menjadi pembeli tetap perusahaan,&amp;rdquo; tambah Berry.
Selain ke Singapura, PT. Mahkota Multi Mandiri juga rutin mengekspor mangga ke Malaysia sebanyak 2-3 ton setiap minggu. Perusahaan ini menargetkan ekspor mangga pada 2019 sebanyak 200 ton.
Sementar itu Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Yasid Taufik mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus berupaya meningkatkan daya saing komoditas  hortikultura di pasar Internasional. Berbagai kebijakan seperti peningkatan produksi dan penerapan Good Agriculture Practices, mutu pasca panen, pengolahan hasil serta promosi dan diseminasi dilakukan sesuai dengan Permentan Nomor 19 Tahun 2019.
Upaya meningkatkan jumlah buyer dan memperluas pasar juga dilaksanakan dengan menyediakan stan pameran untuk diisi para eksportir hortikultura dalam pameran Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan berlangsung pada 16-20 Oktober 2019 di Indonesia nanti. Diharapkan para eksportir dapat memanfaatkan pameran TEI kali ini. Selain mengisi stand pameran, para eksportir berkesempatan mengikuti pertemuan business to business (B2B) dengan para buyer manca negara yang datang ke pameran.(ADV)</content:encoded></item></channel></rss>
