<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wiranto Sebut Penebalan Pasukan TNI-Polri di Papua untuk Lindungi Masyarakat</title><description>Wiranto memastikan aparat akan mengedepankan cara-cara persuasif dalam melakukan pengamanan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/02/337/2099771/wiranto-sebut-penebalan-pasukan-tni-polri-di-papua-untuk-lindungi-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/02/337/2099771/wiranto-sebut-penebalan-pasukan-tni-polri-di-papua-untuk-lindungi-masyarakat"/><item><title>Wiranto Sebut Penebalan Pasukan TNI-Polri di Papua untuk Lindungi Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/02/337/2099771/wiranto-sebut-penebalan-pasukan-tni-polri-di-papua-untuk-lindungi-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/02/337/2099771/wiranto-sebut-penebalan-pasukan-tni-polri-di-papua-untuk-lindungi-masyarakat</guid><pubDate>Senin 02 September 2019 18:55 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/02/337/2099771/wiranto-sebut-penebalan-pasukan-tni-polri-di-papua-untuk-lindungi-masyarakat-yoaBzxwaXA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Wiranto. (Dok Okezone.com/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/02/337/2099771/wiranto-sebut-penebalan-pasukan-tni-polri-di-papua-untuk-lindungi-masyarakat-yoaBzxwaXA.jpg</image><title>Menko Polhukam Wiranto. (Dok Okezone.com/Arif Julianto)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengklaim penebalan pasukan Polri dan TNI di Papua-Papua Barat guna melindungi masyarakat di tengah konflik yang belum kunjung selesai. Wiranto memastikan aparat akan mengedepankan cara-cara persuasif dalam melakukan pengamanan.
&quot;Aparat keamanan agar mengedepankan cara-cara persuasif, sudah juga. Dari awal bahkan tidak diminta. Presiden telah memerintahkan persuasif, edukatif, kompromis, bahkan beliau juga mengedepankan satu perintah bahwa TNI-Polri dikirim ke sana sebagai tambahan kekuatan adalah untuk melindungi masyarakat untuk tidak menjadi korban,&quot; kata Wiranto saat jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (2/9/2019).
Wiranto menyebutkan, penebalan pasukan TNI/Polri di Bumi Cendrawasih juga untuk melindungi objek vital dan fasilitas umum agar tidak dirusak oknum tak bertanggung jawab. Kata dia, membangun infrastruktur itu susah, tetapi merusaknya gampang.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/30/58596/299948_medium.jpg&quot; alt=&quot;Menkopolhukam Wiranto Paparkan Kondisi Terkini di Papua&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Dan juga untuk melindungi objek vital, instansi pemerintah, dan fasilitas umum jangan sampai dibakar, dirusak, yang rugi kita sendiri. Bangunnya susah, merusaknya gampang,&quot; ucapnya.
Mantan Panglima ABRI itu menuturkan, saat ini aparat keamanan terus berkoordinasi dengan tokoh masyarakat agar massa tidak terus berunjuk rasa. Kalaupun tetap dilakukan, diimbau dengan tertib dan tidak merusak. Selain itu, aparat mencoba meniadakan konflik horizontal antara orang asli Papua dengan pendatang.

Baca Juga : Wiranto Sebut Benny Wenda Bagian Konspirasi Masalah di Papua

&quot;Saya kira imbauan dari Gubernur Papua itu dapat kita laksanakan, kita hormati masyarakat Papua yang ada di daerah lain dan di Papua dihormati masyarakat yang dari luar Papua,&quot; tutur Wiranto.

Baca Juga : Wiranto: 48 Orang Jadi Tersangka Terkait Kerusuhan Papua

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengklaim penebalan pasukan Polri dan TNI di Papua-Papua Barat guna melindungi masyarakat di tengah konflik yang belum kunjung selesai. Wiranto memastikan aparat akan mengedepankan cara-cara persuasif dalam melakukan pengamanan.
&quot;Aparat keamanan agar mengedepankan cara-cara persuasif, sudah juga. Dari awal bahkan tidak diminta. Presiden telah memerintahkan persuasif, edukatif, kompromis, bahkan beliau juga mengedepankan satu perintah bahwa TNI-Polri dikirim ke sana sebagai tambahan kekuatan adalah untuk melindungi masyarakat untuk tidak menjadi korban,&quot; kata Wiranto saat jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (2/9/2019).
Wiranto menyebutkan, penebalan pasukan TNI/Polri di Bumi Cendrawasih juga untuk melindungi objek vital dan fasilitas umum agar tidak dirusak oknum tak bertanggung jawab. Kata dia, membangun infrastruktur itu susah, tetapi merusaknya gampang.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/30/58596/299948_medium.jpg&quot; alt=&quot;Menkopolhukam Wiranto Paparkan Kondisi Terkini di Papua&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Dan juga untuk melindungi objek vital, instansi pemerintah, dan fasilitas umum jangan sampai dibakar, dirusak, yang rugi kita sendiri. Bangunnya susah, merusaknya gampang,&quot; ucapnya.
Mantan Panglima ABRI itu menuturkan, saat ini aparat keamanan terus berkoordinasi dengan tokoh masyarakat agar massa tidak terus berunjuk rasa. Kalaupun tetap dilakukan, diimbau dengan tertib dan tidak merusak. Selain itu, aparat mencoba meniadakan konflik horizontal antara orang asli Papua dengan pendatang.

Baca Juga : Wiranto Sebut Benny Wenda Bagian Konspirasi Masalah di Papua

&quot;Saya kira imbauan dari Gubernur Papua itu dapat kita laksanakan, kita hormati masyarakat Papua yang ada di daerah lain dan di Papua dihormati masyarakat yang dari luar Papua,&quot; tutur Wiranto.

Baca Juga : Wiranto: 48 Orang Jadi Tersangka Terkait Kerusuhan Papua

</content:encoded></item></channel></rss>
