<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPP Tegaskan soal Kursi Menteri Hak Prerogatif Presiden </title><description>Presiden Jokowi menegaskan, penunjukan menteri di dalam jajaran kabinet merupakan hak prerogatifnya dan tak ingin ada yang intervensi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/03/337/2100060/ppp-tegaskan-soal-kursi-menteri-hak-prerogatif-presiden</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/03/337/2100060/ppp-tegaskan-soal-kursi-menteri-hak-prerogatif-presiden"/><item><title>PPP Tegaskan soal Kursi Menteri Hak Prerogatif Presiden </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/03/337/2100060/ppp-tegaskan-soal-kursi-menteri-hak-prerogatif-presiden</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/03/337/2100060/ppp-tegaskan-soal-kursi-menteri-hak-prerogatif-presiden</guid><pubDate>Selasa 03 September 2019 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/03/337/2100060/ppp-tegaskan-soal-kursi-menteri-hak-prerogatif-presiden-9ElcXA7vdt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen PPP Arsul Sani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/03/337/2100060/ppp-tegaskan-soal-kursi-menteri-hak-prerogatif-presiden-9ElcXA7vdt.jpg</image><title>Sekjen PPP Arsul Sani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partau Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menegaskan bila partainya sangat menghormati keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pemilihan kursi menteri di periode keduanya.

&quot;Kalau PPP berprinsip sekali lagi menghormati hak prerogatif presiden. Kami menunggu saja diundang,&quot; ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Dinilai Tak Akan Lagi Pilih Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN, Ini Alasannya&amp;nbsp;
Presiden Jokowi sebelumnya menegaskan, penunjukan menteri di dalam jajaran kabinet merupakan hak prerogatifnya dan tak ingin ada yang intervensi.
&amp;nbsp;
Soal hal itu, Arsul meyakini partai yang ada dalam koalisi tak melakukan intervensi kepada Jokowi mengenai kursi menteri. Sebab semuanya masih menunggu panggilan dari kepala negara untuk menyerahkan nama kader.

&quot;Partai-partai itu enggak ikut campur karena rata-rata partai menunggu semua dari Pak Jokowi. Ya ambil contohnya, misalnya saya ditanya apakah PPP sudah mengajukan nama, ya belum wong belum diminta oleh Presiden kok,&quot; tutur dia.

Memang diakuinya partai koalisi sangat ingin mendapatkan kursi mendapat kursi sesuai harapan. Sama dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengharapkan dapat kursi banyak.

&quot;Tetapi tidak bisa dimaknai sebagai interpretasi, harapan kan boleh,&quot; kata Arsul.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sejumlah Nama Baru Calon Menteri Jokowi Mencuat Versi Survei Pemilih
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partau Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menegaskan bila partainya sangat menghormati keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pemilihan kursi menteri di periode keduanya.

&quot;Kalau PPP berprinsip sekali lagi menghormati hak prerogatif presiden. Kami menunggu saja diundang,&quot; ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Dinilai Tak Akan Lagi Pilih Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN, Ini Alasannya&amp;nbsp;
Presiden Jokowi sebelumnya menegaskan, penunjukan menteri di dalam jajaran kabinet merupakan hak prerogatifnya dan tak ingin ada yang intervensi.
&amp;nbsp;
Soal hal itu, Arsul meyakini partai yang ada dalam koalisi tak melakukan intervensi kepada Jokowi mengenai kursi menteri. Sebab semuanya masih menunggu panggilan dari kepala negara untuk menyerahkan nama kader.

&quot;Partai-partai itu enggak ikut campur karena rata-rata partai menunggu semua dari Pak Jokowi. Ya ambil contohnya, misalnya saya ditanya apakah PPP sudah mengajukan nama, ya belum wong belum diminta oleh Presiden kok,&quot; tutur dia.

Memang diakuinya partai koalisi sangat ingin mendapatkan kursi mendapat kursi sesuai harapan. Sama dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengharapkan dapat kursi banyak.

&quot;Tetapi tidak bisa dimaknai sebagai interpretasi, harapan kan boleh,&quot; kata Arsul.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sejumlah Nama Baru Calon Menteri Jokowi Mencuat Versi Survei Pemilih
</content:encoded></item></channel></rss>
