<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemuda Papua: Kami Merah Putih Bukan Bintang Kejora!   </title><description>Ratusan massa Forum Pemuda Cenderawasih (FPC) menggelar aksi damai di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/03/337/2100300/pemuda-papua-kami-merah-putih-bukan-bintang-kejora</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/03/337/2100300/pemuda-papua-kami-merah-putih-bukan-bintang-kejora"/><item><title>Pemuda Papua: Kami Merah Putih Bukan Bintang Kejora!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/03/337/2100300/pemuda-papua-kami-merah-putih-bukan-bintang-kejora</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/03/337/2100300/pemuda-papua-kami-merah-putih-bukan-bintang-kejora</guid><pubDate>Selasa 03 September 2019 21:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/03/337/2100300/pemuda-papua-kami-merah-putih-bukan-bintang-kejora-FRWA5a1T1y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Forum Pemuda Cenderawasih saat aksi di depan Istana (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/03/337/2100300/pemuda-papua-kami-merah-putih-bukan-bintang-kejora-FRWA5a1T1y.jpg</image><title>Forum Pemuda Cenderawasih saat aksi di depan Istana (foto: ist)</title></images><description>
JAKARTA - Ratusan massa Forum Pemuda Cenderawasih (FPC) menggelar aksi damai di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Dalam aksi tersebut, mereka mengibarkan bendera merah putih menyatakan bahwa Papua NKRI, Papua Indonesia, dan Papua bukan Bintang Kejora.

&quot;Papua adalah Merah Putih bukan Bintang Kejora. Rakyat Papua tolak Referendum, NKRI harga mati,&quot; tegas Koordinator Lapangan Aksi, Daud kepada wartawan, Selasa (3/9/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Wiranto: Pengibaran Bendera Bintang Kejora Ilegal
Kata dia, pihaknya mendukung aparat Kepolisian untuk mengadili aktor provokasi dalam aksi pangibaran bendera bintang kejora. Pihaknya juga mengapresiasi kinerja Kapolri dan Panglima TNI yang saat ini berkantor di bumi Cenderawasih untuk menyelesaikan persoalan di Tanah Papua.

&quot;Kami mengapresiasi kinerja Kapolri dan Panglima TNI yang secara cepat menangani kerusuhan Papua dan meringkus para provokator. Biang keroknya sudah ditahan semoga Papua kembali damai,&quot; tuturnya lagi.
&amp;nbsp;
Dikatakannya, provokasi dibalik kerusuhan Papua telah mengganggu stabilitas nasional dan sudah menjadi perhatian bersama seluruh masyarakat Indonesia. Publik tanah air pun kompak tidak akan terprovokasi dan menghindari pemanfaatan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengadu domba dan memecah belah bangsa.
&amp;nbsp;Baca juga: Wiranto Tegaskan Tersangka Pengibaran Bendera Bintang Kejora Diadili secara Hukum
&quot;Ada oknum, dan LSM yang ikut mendukung kelompok Referendum tersebut. Kami kecewa dengan organisasi tersebut yang patut dipertanyakan Merah Putihnya. Padahal jelas Papua sudah sah sebagai bagian dari NKRI. Bubarkan organisasi yang berada di Indonesia yang jelas sebagai pendukung Makar dan Separatis,&quot; tandasnya.

Diakhir aksinya, massa menutup aksinya dengan menyanyikan bersama &quot;Padamu Negeri&quot;.</description><content:encoded>
JAKARTA - Ratusan massa Forum Pemuda Cenderawasih (FPC) menggelar aksi damai di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Dalam aksi tersebut, mereka mengibarkan bendera merah putih menyatakan bahwa Papua NKRI, Papua Indonesia, dan Papua bukan Bintang Kejora.

&quot;Papua adalah Merah Putih bukan Bintang Kejora. Rakyat Papua tolak Referendum, NKRI harga mati,&quot; tegas Koordinator Lapangan Aksi, Daud kepada wartawan, Selasa (3/9/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Wiranto: Pengibaran Bendera Bintang Kejora Ilegal
Kata dia, pihaknya mendukung aparat Kepolisian untuk mengadili aktor provokasi dalam aksi pangibaran bendera bintang kejora. Pihaknya juga mengapresiasi kinerja Kapolri dan Panglima TNI yang saat ini berkantor di bumi Cenderawasih untuk menyelesaikan persoalan di Tanah Papua.

&quot;Kami mengapresiasi kinerja Kapolri dan Panglima TNI yang secara cepat menangani kerusuhan Papua dan meringkus para provokator. Biang keroknya sudah ditahan semoga Papua kembali damai,&quot; tuturnya lagi.
&amp;nbsp;
Dikatakannya, provokasi dibalik kerusuhan Papua telah mengganggu stabilitas nasional dan sudah menjadi perhatian bersama seluruh masyarakat Indonesia. Publik tanah air pun kompak tidak akan terprovokasi dan menghindari pemanfaatan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengadu domba dan memecah belah bangsa.
&amp;nbsp;Baca juga: Wiranto Tegaskan Tersangka Pengibaran Bendera Bintang Kejora Diadili secara Hukum
&quot;Ada oknum, dan LSM yang ikut mendukung kelompok Referendum tersebut. Kami kecewa dengan organisasi tersebut yang patut dipertanyakan Merah Putihnya. Padahal jelas Papua sudah sah sebagai bagian dari NKRI. Bubarkan organisasi yang berada di Indonesia yang jelas sebagai pendukung Makar dan Separatis,&quot; tandasnya.

Diakhir aksinya, massa menutup aksinya dengan menyanyikan bersama &quot;Padamu Negeri&quot;.</content:encoded></item></channel></rss>
