<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mobil Dinas Kembali Mogok, Jokowi Sebut Sudah Lebih dari 10 Kali</title><description>Jokowi mengaku mobil dinas presiden mogok merupakan hal biasa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/05/337/2101221/mobil-dinas-kembali-mogok-jokowi-sebut-sudah-lebih-dari-10-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/05/337/2101221/mobil-dinas-kembali-mogok-jokowi-sebut-sudah-lebih-dari-10-kali"/><item><title>Mobil Dinas Kembali Mogok, Jokowi Sebut Sudah Lebih dari 10 Kali</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/05/337/2101221/mobil-dinas-kembali-mogok-jokowi-sebut-sudah-lebih-dari-10-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/05/337/2101221/mobil-dinas-kembali-mogok-jokowi-sebut-sudah-lebih-dari-10-kali</guid><pubDate>Kamis 05 September 2019 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/05/337/2101221/mobil-dinas-kembali-mogok-jokowi-sebut-sudah-lebih-dari-10-kali-blCLn97hbl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/05/337/2101221/mobil-dinas-kembali-mogok-jokowi-sebut-sudah-lebih-dari-10-kali-blCLn97hbl.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (Dok Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mobil dinas Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mogok saat melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan, Kamis (5/9/2019). Mobil berpelat RI 1 itu diduga mogok karena kerusakan mesin.
Sebelumnya, Jokowi mengunjungi Taman Digulis, Pontianak, Kalimantan Barat. Namun, dalam perjalanan tersebut mobil yang ditumpangi Jokowi mogok. Alhasil, Kepala Negara terpaksa menaiki Toyota Alphard untuk menuju agenda selanjutnya.
Jokowi menaiki mobil Alphard tersebut ke Rumah Radakng untuk membagikan sertifikat tanah. Ia pun menilai mogoknya mobil dinasnya tersebut sudah termakan usia.
Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan mobil yang telah beroperasi sejak 2009 lalu itu sudah sepuluh kali mogok.

&quot;Ya biasa, kan lebih dari 10 kali mogok,&quot; kata Jokowi.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan mobil ini sudah lama beroperasi. Menurut dia, mobil tersebut mogok karena overheat.

Baca Juga : Selain Sertifikat Tanah, Jokowi Juga Serahkan SK TORA di Kalbar
&quot;Apalagi di lokasi-lokasi yang udara panas maka kendaraan tersebut bisa saja overheat,&quot; kata Heru.

Baca Juga : Jokowi Serahkan 133.602 Hektare Lahan untuk Hutan Adat (erh)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mobil dinas Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mogok saat melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan, Kamis (5/9/2019). Mobil berpelat RI 1 itu diduga mogok karena kerusakan mesin.
Sebelumnya, Jokowi mengunjungi Taman Digulis, Pontianak, Kalimantan Barat. Namun, dalam perjalanan tersebut mobil yang ditumpangi Jokowi mogok. Alhasil, Kepala Negara terpaksa menaiki Toyota Alphard untuk menuju agenda selanjutnya.
Jokowi menaiki mobil Alphard tersebut ke Rumah Radakng untuk membagikan sertifikat tanah. Ia pun menilai mogoknya mobil dinasnya tersebut sudah termakan usia.
Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan mobil yang telah beroperasi sejak 2009 lalu itu sudah sepuluh kali mogok.

&quot;Ya biasa, kan lebih dari 10 kali mogok,&quot; kata Jokowi.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan mobil ini sudah lama beroperasi. Menurut dia, mobil tersebut mogok karena overheat.

Baca Juga : Selain Sertifikat Tanah, Jokowi Juga Serahkan SK TORA di Kalbar
&quot;Apalagi di lokasi-lokasi yang udara panas maka kendaraan tersebut bisa saja overheat,&quot; kata Heru.

Baca Juga : Jokowi Serahkan 133.602 Hektare Lahan untuk Hutan Adat (erh)</content:encoded></item></channel></rss>
